Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

1

ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

    Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

    Gigi tonggos merupakan keadaan di mana gigi depan terlihat maju sehingga mengubah bentuk wajah, hingga membuat pemiliknya sulit tersenyum. Keadaan ini tidak jarang membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri. Untungnya, masih ada cara untuk merapikan gigi tonggos dan membuat anatomi gigi kembali normal!

    Apa itu gigi tonggos?

    gigi tonggos, gigi tonggos, cara merapikan gigi tonggos

    Gigi tonggos dikenal juga dengan istilah gigitan berlebih (overbite) atau maloklusi. Kondisi ini terjadi ketika posisi gigi atas lebih maju dibandingkan dengan posisi gigi bawah. Beda jarak yang normal antara deret gigi atas dengan bawah biasanya tidak terlalu kentara, tapi dapat dikatakan tonggos jika berjarak lebih dari 2 mm.

    Seseorang dikatakan punya gigi tonggos, bila:

    • Ukuran rahang atas lebih besar dari ukuran normal, namun ukuran rahang bawah normal.
    • Ukuran rahang atas normal, namun ukuran rahang bawah lebih kecil dari normal.

    Penyebab gigi tonggos

    gigi tonggos, gigi maju, cara merapikan gigi tonggos

    Gigi tonggos sering dikaitkan dengan faktor genetik. Sebab, bentuk rahang dan wajah kita merupakan warisan turunan genetik dari generasi ke generasi. Apabila nenek, kakek, atau orang tua Anda ada yang bergigi tonggos, maka Anda berisiko untuk mengalaminya juga.

    Di samping faktor genetik, beberapa kebiasaan sehari-hari yang Anda jalani juga dapat memicu posisi gigi Anda berubah. Berikut beberapa hal yang dapat mengubah bentuk dan struktur rahang.

    1. Mengisap jempol

    Mengisap jempol adalah insting yang umum dilakukan anak kecil karena sudah tidak bisa lagi mengisap puting susu ibu. Ketika gigi dan rahang yang masih dalam tahap perkembangan mendapat tekanan dari ibu jari, ini dapat mengakibatkan pertumbuhan gigi ke sudut yang salah dan menjadi tonggos.

    2. Mengisap dot

    Mengisap dot atau empeng juga bisa jadi salah satu faktor pemicu anak punya gigi tonggos. Penelitian yang terbit dalam Journal of American Dental Association pada 2016 bahkan menunjukkan bahwa risiko gigi maju penggunaan dot lebih besar dari kebiasaan mengisap jempol.

    3. Gigi hilang atau berjejal

    Gigi renggang atau berantakan dapat menyebabkan tampilan gigi atas jadi lebih maju.

    Kondisi ompong di gigi bagian atas Anda, misalnya, dapat membuat gigi lain bergeser dan mempengaruhi posisi gigi depan Anda.

    Selain itu, gigi yang terlalu padat arau rapat juga bisa membuat susunan gigi terganggi hingga membuatnya menonjol karena tidak ada ruang tumuh yang mencukupi.

    4. Tumor di mulut

    Tumor di mulut maupun rahang juga dapat mengubah posisi gigi dan bentuk rahang Anda. Pertumbuhan jaringan lunak atau tulang yang tidak normal di mulut atau rahang bagian atas dapat menyebabkan gigi bergeser ke depan. Alhasil, gigi Anda terlihat lebih maju.

    Komplikasi gigi tonggos yang perlu diwaspadai

    gigi tonggos, gigi maju, cara merapikan gigi tonggos

    Meski sekilas tampak seperti masalah estetika saja, gigi tonggos dapat menyebabkan komplikasi, khususnya pada anak kecil. Namun, seberapa parah komplikasinya tergantung pada seberapa maju rahang atau gigi Anda.

    Mulut yang sering menganga juga dapat mengering karena terbiasa untuk bernapas lewat mulut. Ini bisa meningkatkan risiko masalah pernapasan lainnya.

    Selain kesulitan menutup mulut, gigi tonggos juga dapat mengganggu proses mengunyah makanan karena gigi atas yang tak bertemu secara tepat dengan gigi bawah. Maka, orang yang punya gigi terlalu maju lebih rentan mengalami masalah pencernaan dan malnutrisi.

    Gigi tonggos juga meningkatkan risiko kerusakan pada gusi dan gigi yang berdekatan, sampai deformasi wajah yang tidak simetris.

    Cara merapikan gigi tonggos

    Selama gigi tonggos tidak mengganggu, kondisi ini tidak perlu diberikan perawatan sama sekali. Namun jika Anda merasa terganggu, tidak ada salahnya untuk memperbaiki struktur gigi tonggos.

    Selain memperbaiki estetika gigi, perawatan ini juga dapat bertujuan untuk menghindari komplikasi yang mungkin timbul.

    Berikut pilihan cara merapikan gigi tonggos dengan prosedur medis yang aman:

    1. Pemasangan kawat gigi

    pemakai behel kawat gigi

    Pemasangan kawat gigi atau behel merupakan perawatan yang paling sering dianjurkan dokter untuk mengatasi gigi tonggos. Semakin dini perawatan ini dilakukan maka hasilnya akan semakin baik.

    Sebelum pasang kawat gigi, Anda harus melakukan beberapa sesi konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi gigi dan mulut Anda. Langkah pertama pemasangan behel adalah melakukan Rontgen gigi dengan sinar X untuk menilai apakah Anda memerlukan pemasangan kawat gigi atau tidak.

    Durasi pemakaian behel berbeda setiap orang, tergantung kingkat kerusakan gigi. Anda juga perlu melakukan kontrol rutin selama pemakaian behel dan mungkin menghindari makanan tertentu sesuai anjuran dokter. Setelah behel dilepas, Anda harus memakai retainer supaya susunan gigi tidak lagi geser.

    2. Invisalign

    Invisalign adalah cara merapikan gigi tonggos untuk tingkatan ringan atau sedang. Alat satu ini terbuat dari plasting bening elastis yang didesain sesuai susunan gigi Anda yang bisa dilepas pasang.

    Idealnya, invisalgin harus digunakan selama 20 sampai 22 jam sehari dan dilepas saar makan, minum di suhu panas dan mengandung gula, serta saat gigi dibersihkan. Anda juga harus rajin membersihkan invisalign supaya tidak ada noda yang menempel pada alat ini.

    3. Operasi

    Operasi ortognatik (rahang) bisa jadi solusi terbaik untuk memperbaiki kelainan struktur rahang dan gigi yang parah. Dokter dapat memasang sebuah pelat atau sekrup untuk menstabilkan tulang rahang.

    Sebelum menjalani prosedur operasi pastikan Anda berkonsultasi terlebih dulu ke dokter. Tanyakan semua hal yang ingin diketahui dan sampaikan pula kekhawatiran Anda terkait kondisi ini. Dokter gigi dapat memberikan saran tentang pilihan perawatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

    Perawatan rumahan untuk gigi tonggos

    Perawatan rumahan ini bukan untuk memundurkan gigi yang maju melainkan meminimalisir komplikasi yang mungkin muncul dan membuat kerusakan gigi makin parah.

    Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merawat kondisi ini di antaranya:

    1. Rajin menyikat gigi

    Menyikat gigi dua kali sehari adalah hal yang wajib dilakukan semua orang. Namun, pastikan untuk menyikat gigi dengan benar. Tak perlu menggosok gigi keras-keras, cukup ayunkan sikat gigi secara perlahan ke seluruh permukaan gigi.

    Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride karena pasta gigi jenis ini efektif membantu melindungi dan menjaga kekuatan enamel gigi.

    2. Gunakan benang gigi (flossing)

    Menyikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan plak dan sisa makanan di gigi. Anda butuh membersihkan gigi menggunakan benang (dental floss) supaya gigi benar-benar bersih.

    Benang gigi efektif membersihkan sela-sela gigi dan garis gusi yang sulit dijangkau dengan sikat gigi. Caranya, gesekkan benang di sela-sela gigi dengan perlahan. Gesekan terlalu keras dapat melukai gusi dan membuatnya berdarah.

    3. Pakai pelindung mulut

    Gunakan pelindung mulut saat akan berolahraga atau aktivitas fisik yang ekstrem untuk mengurangi risiko cedera saat melakukan kegiatan tersebut. Jika Anda memiliki kebiasan menggertakkan gigi saat tidur atau stres, pelindung gigi juga dapat mencegah posisi gigi yang lama kelamaan bisa terganggu. Mintalah rekomendasi dari dokter terkait produk pelindung mulut yang bagus dan cocok untuk Anda.

    4. Berhenti merokok

    Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan bahwa perokok aktif dua kali berisiko mengalami periodontitis dibanding mereka yang tidak perokok. Periodontitis adalah infeksi serius pada gusi yang bila dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan parah pada gigi.

    Itu sebabnya, supaya gigi yang tidak bertambah parah, sebaiknya cobalah untuk berhenti merokok. Tak hanya terhindar dari kerusakan gigi, berhenti merokok juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.

    Bisakah gigi tonggos dicegah?

    Gigi tonggos kebanyakan disebabkan oleh faktor genetik atau bawaan lahir sehingga cukup sulit untuk dicegah. Jadi yang bisa dilakukan adalah pencegahan gigi tonggos yang semakin parah dengan deteksi sedini mungkin.

    Selain membantu merawat kesehatan gigi, dokter juga dapat mendeteksi ada tidaknya kelainan pada rongga mulut Anda. Bila setelah pemeriksaan dokter menemukan suatu masalah, ia dapat segera menentukan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

    Idealnya setiap orang dianjurkan rutin cek ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Namun, jika Anda memiliki riwayat medis tertentu mungkin butuh cek ke dokter gigi lebih sering.


    Sering sakit gigi atau punya gigi sensitif?

    Yuk gabung Komunitas Gigi Mulut agar kamu bisa tanya dokter atau berbagi cerita bersama member lainnya.


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Buck teeth need correction as they can cause long term dental issues. My Kid’s Dentist. Retrieved 28 September 2022 from https://www.mykidsdentist.com.au/buck-teeth-2/

    Malocclusion in Children – Health Encyclopedia – University of Rochester Medical Center . (2019). Urmc.rochester.edu. Retrieved 28 September 2022 from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=90&contentid=P01860

    default – Stanford Children’s Health. (2019). Stanfordchildrens.org. Retrieved 28 September 2022 from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=malocclusion-90-P01860

    Gpmadmin. (2022). Causes of buck teeth. Nicholas Dose, DMD. Retrieved 28 September 2022 from https://lakeoswegodentalcare.com/causes-of-buck-teeth/

    Australia, O. (2021). Can buck teeth be fixed? Causes & treatment options. Orthodontics Australia. Retrieved 28 September 2022 from https://orthodonticsaustralia.org.au/can-buck-teeth-be-fixed/

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri Diperbarui 9 hours ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
    Next article: