Penyebab Bau Mulut di Pagi Hari dan Cara Mengusirnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri untuk mengucapkan selamat pagi kepada pasangan karena bau mulut? Ya, banyak orang pasti pernah mengalaminya. Bau mulut di pagi hari memang terasa mengganggu. Dalam istilah medis kondisi ini disebut juga halitosis. Sally J. Cram, DDS, seorang periodontis di Amerika Serikat (AS) sekaligus penasihat konsumen untuk American Dental Association mengatakan setiap orang memiliki kadar bau mulut yang berbeda. 

Penyebab bau mulut di pagi hari

Halitosis sering disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut Anda yang menyebabkan radang dan mengeluarkan bau atau gas yang berbau seperti belerang  atau bahkan lebih buruk lagi. Mungkin Anda merasa terheran-heran mengapa bau mulut itu terjadi padahal Anda sudah menyikat gigi malam sebelumnya. Berikut ini beberapa penyebab yang akan menjawab mengapa napas Anda terasa bau di pagi hari:

1. Produksi air liur menurun saat tidur

Bau mulut di pagi hari sebagian besar disebabkan oleh kurangnya air liur. “Pada siang hari, mulut Anda menghasilkan air liur dalam jumlah besar. Namun saat Anda tidur, produksi air liur turun,” papar Drg. Hugh Flax, seorang dokter gigi dan mantan presiden American Academy of Cosmetic Dentistry di Atlanta dikutip dari Medical Daily.

Penurunan produksi air liur ini memungkinkan bakteri tumbuh dan menghasilkan senyawa sulfur yang mudah menguap (VSCs) sehinga menimbulkan bau mulut.

2. Adanya masalah pada gigi dan mulut

Penelitian menunjukkan sekitar 80 persen bau mulut berasal dari sumber oral. Misalnya rongga pada gigi, penyakit gusi, tambalan retak, hingga gigi palsu yang kurang bersih. Maka, bagi Anda yang mengalami masalah pada mulut dan gigi, itulah yang menjadi pemicu bau napas Anda di pagi hari.

3. Alergi

Alergi juga bisa menyebabkan bau mulut. Lendir yang menetes ke bagian belakang tenggorokan Anda menjadi sumber makanan bagi bakteri yang menyebabkan bau mulut semakin memburuk.

4. Tidur dengan mulut terbuka dan mendengkur

Dr. Cram, periodontis di Amerika Serikat, mengatakan bahwa jika Anda mendengkur atau tidur dengan mulut terbuka dan bernafas melalui mulut, Anda cenderung memiliki napas yang bau di pagi hari daripada yang tidak.  Kedua situasi tersebut membuat mulut lebih rentan kering sehingga bakteri tumbuh lebih banyak. Pada dasarnya ketika Anda “mengurangi” produksi air liur di mulut, sama saja dengan mengurangi kemampuan mulut untuk melawan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

5. Merokok

Merokok tidak hanya menyebabkan air liur Anda mengering, tapi juga bisa menaikkan suhu mulut Anda. Hal ini menjadikan mulut Anda sarang bagi bakteri untuk berkembang biak lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Kebiasaan merokok di malam hari sebelum tidur juga memicu bau mulut semakin parah di pagi hari.

6. Mengonsumsi obat

Beberapa obat dapat menyebabkan mulut Anda menjadi kering dalam semalam. Kondisi tersebut memperburuk halitosis Anda. Itulah sebabnya orang lanjut usia atau orang yang harus minum banyak obat, sering kali mendapati napas yang lebih tidak sedap di pagi hari.

7. Tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut

Bakteri makan senyawa seperti protein, asam amino, dan makanan sisa yang terjebak di gigi dan mulut Anda untuk menghasilkan senyawa sulfur. Hal ini yang menyebabkan bau busuk terjadi. Anda yang membersihkan kesehatan gigi dan mulut secara teratur sehabis makan dan sebelum tidur memiliki tingkat bau mulut yang lebih rendah dibandingkan yang tidak.

8. Kondisi kesehatan tertentu

Beberapa kondisi kesehatan juga bisa mempengaruhi bau mulut akibat adanya komplikasi kesehatan gigi. Biasanya, menurut  Dr. Matthew Nejad and Dr. Kyle Stanley, dokter gigi di Amerika Serikat, penyebab pertama bau mulut adalah masalah periodontal seperti gingivitis dan periodontitis, yang terbukti berkaitan dengan penyakit jantung dan stroke.

Ini menunjukkan bahwa kesehatan mulut Anda sangat terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Diabetes, penyakit hati, infeksi saluran pernafasan, dan bronkitis kronis juga dipercaya menyumbang bau mulut. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapat penjelasan lebih lanjut apakah kondisi kesehatan Anda mempengaruhi halitosis.

tips mencegah bau mulut

Cara mengurangi bau mulut di pagi hari

Sikat gigi dan lidah dengan benar

Bakteri penyebab bau mulut menumpuk di gigi dan lidah Anda. Untuk itu, jagalah kebersihannya dengan menyikat gigi paling tidak selama dua menit. Sikat hingga ke rongga dan sela-sela gigi agar tidak ada sisa makanan yang menempel yang bisa menyebabkan bakteri penyebab bau mulut berkembang biak.

Selain itu, bersihkan lidah secara perlahan baik bagian atas maupun bawah. Anda bisa menggunakan sikat gigi secara perlahan atau menggunakan pembersih lidah. Irwin Smigel, seorang dokter gigi dan presiden sekaligus pendiri American Society for Dental Estestics mengatakan, 85 persen bau mulut berasal dari lidah. 

Gunakan dental floss

Menyikat saja tidak akan menghilangkan partikel yang menempel di antara gigi dan gusi Anda. gunakan dental floss untuk membersihkan kotoran di bagian yang sulit. “Flossing sama pentingnya dengan menyikat gigi,” ucap Kimberly Harms DDS., dokter gigi sekaligus juru bicara American Dental Association.

Cara tersebut bisa Anda gunakan untuk mengurangi bau mulut di pagi hari. Namun, Anda tetap perlu ke dokter gigi untuk melakukan kontrol rutin kesehatan gigi dan mulut Anda. Anda juga bisa mengonsultasikannya jika bau mulut Anda memburuk dan bahkan terjadi sepanjang hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit