home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Kesehatan mulut yang baik turut membantu menjaga kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengajarkan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini merupakan hal yang penting. Yuk, bimbing anak menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini dengan tips di bawah ini.

Cara mengajarkan kesehatan gigi dan mulut pada anak

Manfaat dari kebersihan mulut yang baik tidak hanya sebatas senyum yang indah. Gigi dan mulut yang sehat membuat seseorang dapat makan dengan nyaman dan menjaga kemampuan bicaranya. Di sisi lain, kebersihan mulut yang tidak dijaga dapat menyebabkan masalah, dari bau napas yang tidak sedap hingga penyakit gigi dan mulut.

Membacakan buku tentang kesehatan mulut

Untuk mendorong minat anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada keseharian, orangtua dapat membacakan buku yang memiliki nilai tentang kesehatan mulut.

Pilih buku atau bacaan dengan topik yang dapat menarik perhatian mereka. Contohnya bacaan mengenai sebuah monster dan bagaimana karakter yang masih anak-anak mampu mengalahkannya. Bacaan singkat yang dibuat oleh Persatuan Dokter Gigi Amerika Serikat (ADA) itu mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Salah satu poin penting yang diajarkan adalah bagaimana anak-anak dapat mengalahkan “monster” yang mengancam kesehatan, seperti plak, dengan cara sikat gigi 2 menit sebanyak 2 kali sehari.

Membuat kalender kesehatan gigi dan mulut pada anak

Kalender kesehatan gigi membantu orangtua mengawasi kebersihan mulut anak. Kalender ini dapat berisi kolom-kolom yang dapat dicentang, seperti kolom sikat gigi pagi dan malam hari.

Setelah menyikat gigi bersama dengan anak, minta anak untuk mencentang kolom sikat gigi pagi. Pada malam hari, lakukan hal yang serupa. Tujuan dari cara ini membantu menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut sejak dini.

Supaya minat anak menjaga kebersihan mulutnya tidak luntur, Anda dapat memberikan dorongan dengan memberikan sebuah hadiah bila anak berhasil mencentang semua kolom selama satu bulan penuh.

Memilih warna sikat dan pasta gigi

Salah satu cara menjaga kebersihan mulut adalah menyikat gigi. Supaya anak mau memulai kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada keseharian, biarkan anak memilih warna sikat gigi anak yang mereka sukai atau pasta gigi anak dengan kemasan yang menarik perhatian mereka

Satu hal yang orangtua harus awasi adalah memastikan sikat gigi tersebut cocok untuk anak. Kemudian, pastikan pasta gigi yang akan digunakan juga tidak berbahaya.

Aktivitas menyenangkan untuk mengajarkan menyikat gigi

Orangtua dapat mengajarkan anak cara menyikat gigi sendiri ketika anak sudah lebih mandiri, umumnya saat anak sudah dapat membuang pasta gigi dari mulut.

Untuk mengajarkan anak cara menyikat gigi, Anda dapat menggosok gigi bersama dengan anak. Ketika menyikat gigi bersama, putar lagu favorit anak supaya anak tidak tergesa-gesa untuk segera selesai. Pilih lagu favorit anak dengan durasi sedikitnya 2 menit agar anak mau menggosok gigi selama 2 menit.

Mengajarkan manfaat obat kumur dan hal lain untuk menjaga kebersihan mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak tidak hanya dengan menggosok gigi. Terapkan kebiasaan bermanfaat lain setelah anak sudah dapat menyikat gigi sendiri.

Ada dua kebiasaan baik untuk kesehatan mulut, yakni membilas mulut dengan obat kumur dan flossing gigi. Obat kumur membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut dan boleh digunakan ketika anak telah menginjak usia 6 tahun, diizinkan oleh dokter gigi, dan saat anak sudah dapat menahan cairan di mulut agar tidak tertelan. Obat kumur yang mengandung minyak esensial (thymol, eucalyptol, menthol, methyl salicate) bisa membantu menjaga kesehatan mulut anak.

Sebuah studi berjudul The efficacy of antiseptic mouth rinses in comparison with dental floss in controlling interproximal gingivitis menunjukkan, sikat gigi teratur dan membilas mulut menggunakan obat kumur dengan kandungan minyak esensial membantu mengurangi plak dan risiko radang gusi.

Keuntungan membilas mulut dengan obat kumur adalah menjaga napas tetap segar, karena kandungan minyak esensial yang ada mampu menyingkirkan bau tidak sedap.

Cara mengajarkan anak untuk berkumur dengan obat kumur adalah awalnya dengan mengajarkan anak berkumur menggunakan air minum. Apabila anak sudah dapat menahan air minum yang dikumur agar tidak tertelan, Anda dapat meminta anak untuk membilas mulutnya dengan obat kumur.

Selain itu, kebiasaan baik untuk menjaga kebersihan mulut adalah membersihkan sela-sela gigi menggunakan flossing atau benang gigi. Ajarkan anak mengenai cara flossing gigi dan lakukan hal ini setidaknya satu kali sehari. Dengan begitu, sela-sela gigi yang sulit dijangkau dengan hanya menyikat gigi tetap dapat terjaga kebersihannya.

Semoga cara-cara di atas bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Jangan lupa untuk memberi tahu anak tentang pentingnya pola makan sehat supaya tidak terkena masalah gigi dan mulut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Activity sheets. (n.d.). MouthHealthy – Oral Health – American Dental Association. Retrieved June 2, 2020, from https://www.mouthhealthy.org/en/resources/activity-sheets

Familydoctor.org editorial staff. (2000, September 1). Dental hygiene: How to care for your child’s teeth. familydoctor.org. Retrieved June 2, 2020, from https://familydoctor.org/dental-hygiene-how-to-care-for-your-childs-teeth/

Let the brushing games begin. (n.d.). HealthyChildren.org. Retrieved June 2, 2020, from https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/oral-health/Pages/Let-the-Brushing-Games-Begin.aspx

Mouthwash (Mouthrinse). (n.d.). Home – American Dental Association. Retrieved June 2, 2020, from https://www.ada.org/en/member-center/oral-health-topics/mouthrinse

Mythri, H., Prashant, G., Chandu, G., Ananda, S., & Subba Reddy, V. (2011). The efficacy of antiseptic mouth rinses in comparison with dental floss in controlling interproximal gingivitis. Journal of International Society of Preventive and Community Dentistry, 1(1), 31. https://doi.org/10.4103/2231-0762.86385

Osso, D., & Kanani, N. (2013). Antiseptic Mouth Rinses: An Update on Comparative Effectiveness, Risks and Recommendations. Journal of Dental Hygiene, 87(1), 10-8. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23433693/

Vranić, E., Lačević, A., Mehmedagić, A., & Uzunović, A. (2004). Formulation ingredients for toothpastes and mouthwashes. Bosnian Journal of Basic Medical Sciences, 4(4), 51-58. https://doi.org/10.17305/bjbms.2004.3362

Foto Penulis
Ditulis oleh Willyson Eveiro pada 16/06/2020
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x