Pilihan Makanan untuk Menaikkan Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seseorang yang menunjukkan tanda-tanda kadar gula darah rendah atau disebut juga dengan hipoglikemia, perlu mengetahui cara menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Terutama bagi Anda yang mengalami hipoglikemia secara berulang (hipoglikemia reaktif). Pasalnya, hipoglikemia bisa menyebabkan dampak kesehatan yang membahayakan nyawa sehingga membutuhkan penanganan darurat. Bagaimana cara menaikkan gula darah dengan cepat? Adakah makanan penambah gula darah yang sebaiknya dikonsumsi?

Cara menaikkan gula darah saat terserang hipoglikemia

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah seseorang berada di bawah gula darah normal. Kondisi ini bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, tapi bisa jadi menandai gangguan kesehatan lain yang Anda miliki.

Menurut American Diabetes Association, hipoglikemia bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti diet, pengaruh obat-obatan dan kondisi tertentu, serta olahraga. Selain itu, gangguan kesehatan ini juga bisa terjadi akibat efek samping dari terapi insulin.

Seseorang yang mengalami hipoglikemia biasanya merasakan sakit kepala, gemetar, mual, badan lemas, serta kecemasan.

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami serangan gejala hipoglikemia secara mendadak, cara menaikkan gula darah pertama yang dianjurkan adalah segera konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat tinggi, makanan manis, ataupun makanan yang bisa meningkatkan gula darah.

Anda juga disarankan mengonsumsi makanan makanan dengan indeks glikemik yang cukup tinggi seperti roti putih, nasi putih, atau sereal.  Biasanya gejala akan mereda setelah 10-20 menit.

Berbagai makanan untuk menaikkan gula darah rendah

makanan penambah gula darah

Pada prinsipnya, Anda yang memiliki hipoglikemia sebaiknya makan sedikit-sedikit tapi sering dan tambahkan camilan di samping makanan utama. Berikut ini beberapa makanan penambah gula darah yang dapat menjadi pilihan:

1. Roti gandum utuh dengan selai kacang

Roti gandum utuh memiliki indeks glikemik rendah. Sementara itu, selai kacang mengandung protein dan lemak.

Mengombinasikan makanan yang berasal dari biji-bijian dengan protein dan lemak akan membuat gula darah Anda stabil untuk waktu yang lebih lama sehingga menghindari kekambuhan gejala yang mungkin terjadi.

2. Buah dan keju

Buah termasuk dalam sumber serat yang baik  yang dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Beberapa buah memang mengandung karbohidrat yang cukup tinggi.

Beberapa buah yang aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki kadar gula darah rendah, antara lain apel, pir, dan jeruk. Menambahkan protein dan lemak yang terdapat dalam sepotong keju ke potongan buah Anda dapat menjadi cara menaikkan gula darah yang rendah.

3. Kacang-kacangan

Kacang merupakan makanan ringan yang sangat baik untuk orang hipoglikemia. Kacang mengandung sejumlah zat yang dapat memperlambat penyerapan glukosa. Camilan yang satu ini kaya akan protein dan lemak yang dapat memperlambat penyerapan glukosa di dalam tubuh. Usahakan untuk membawa kacang sebagai camilan wajib di tas Anda.

4. Yogurt dengan buah

Konsumsilah yogurt bebas gula (biasanya yang plain, bukan yang ada rasanya). Dengan campuran potongan buah, seperti mangga, pisang, dan stroberi, makanan penambah gula darah ini akan menjadi lebih nikmat sekaligus kaya serat.

Campuran keduanya akan menghasilkan karbohidrat dan protein sebagai sumber energi. Lemak dan serat yang terkandung di dalamnya juga berperan untuk memperlambat metabolisme glukosa.

Seseorang yang mengalami kadar gula di bawah normal dianjurkan untuk makan setiap 3 jam sekali dan mengikuti pola makan berikut ini untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuhnya tetap stabil.

Biasanya jadwal makan untuk mengatasi hipoglikemia yang diterapkan adalah:

  • Makan segera setelah bangun tidur
  • Camilan sebelum makan siang
  • Makan siang
  • Camilan sore
  • Makan malam
  • Camilan sebelum tidur

Bisakah menaikkan gula darah rendah tanpa makanan?

Selain makanan tertentu, mengonsumsi gel dan tablet glukosa juga dapat menjadi salah satu cara menaikkan kadar gula darah rendah. Keduanya ampuh meningkatkan gula darah dengan cepat dan bisa diperoleh tanpa menggunakan resep dokter. Pastikan Anda membaca petunjuk penggunaannya dengan saksama. Baik gel maupun tablet glukosa sangat direkomendasikan bagi orang yang kerap mengalami hipoglikemia berkali-kali.
Pengobatan glukagon juga bisa menjadi salah satu cara menaikkan gula darah. Glukagon adalah hormon yang merangsang hati untuk melepas glukosa ke aliran darah.
Namun, untuk mendapatkan pengobatan ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu karena hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Pengobatan glukagon tersedia dalam sejumlah perlengkapan yang terdiri dari jarum dan glukagon.
Pengobatan glukagon biasanya dilakukan ketika hipoglikemia telah menyebabkan penderitanya hilang kesadaran. Orang lain seperti keluarga atau teman yang berada di dekat Anda akan membantu menyuntikkan glukagon ke bagian lengan, paha, atau bokong Anda.
Jika Anda memang mengalami gejala hipoglikemia berat yang sampai membuat Anda tidak sadarkan diri, Anda membutuhkan bantuan darurat dari orang-orang di sekeliling Anda.
Oleh karena itu, pastikan untuk bertanya kepada dokter Anda kapan dan bagaimana menggunakan perlengkapan glukagon. Pastikan Anda juga memberi tahu keluarga dan teman cara menggunakannya dan cara mengenali keadaan darurat hipoglikemik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Meski populer, mi instan sering dicap sebagai makanan tidak sehat. Lantas, apakah diabetesi boleh makan mie instan? Jika boleh, bagaimana tips amannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Semakin bertambah usia seseorang, pada umumnya semakin banyak penyakit yang diderita. Apa saja penyakit pada lansia yang sering terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Mengurangi gula tak semudah berhenti minum teh pakai gula atau menghindari makan cake. Ada banyak makanan sehari-hari yang ternyata mengandung gula tinggi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kanker Tiroid

Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit
Konten Bersponsor
mencegah diabetes sejak dini

3 Langkah Lindungi Keluarga untuk Mencegah Diabetes Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
mencegah diabetes pada keluarga

Ibu, Ini Cara Cegah Risiko Diabetes pada Keluarga Tercinta Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 11 menit
bisul atau abses

Bisul

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit