Sarapan
Halo dok, saya sedang melakukan intermittent fasting sampai jam 11. Tetapi saya bingung mau isi perut dengan makanan apa? Sebelumnya saya memakan mentimun biar perut ga kosong, setelah itu saya minum jeruk peras. Apakah itu dibolehkan dok ?
Halo dok, saya sedang melakukan intermittent fasting sampai jam 11. Tetapi saya bingung mau isi perut dengan makanan apa? Sebelumnya saya memakan mentimun biar perut ga kosong, setelah itu saya minum jeruk peras. Apakah itu dibolehkan dok ?
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Dalam pola makan intermittent fasting, Anda membatasi waktu makan Anda dalam jendela waktu tertentu, misalnya dari jam 11 pagi hingga 7 malam. Jika Anda ingin mengisi perut sebelum jam 11 pagi, ada beberapa pilihan makanan yang bisa Anda pertimbangkan.:Mentimun adalah pilihan yang baik karena rendah kalori dan mengandung banyak air, sehingga dapat memberikan rasa kenyang tanpa menambah banyak kalori. Mengonsumsi mentimun sebelum jam 11 pagi adalah pilihan yang baik untuk mengisi perut Anda.
Minum jus jeruk peras juga bisa menjadi pilihan yang baik karena jeruk mengandung vitamin C dan serat. Namun, perlu diingat bahwa jus jeruk peras mengandung gula alami, jadi pastikan untuk membatasi jumlah yang Anda minum agar tidak melebihi asupan kalori yang diperbolehkan selama periode puasa.
Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan makanan lain yang rendah kalori dan mengandung serat, seperti sayuran hijau, buah-buahan, atau yoghurt rendah lemak. Pastikan untuk memilih makanan yang sehat dan bergizi agar tetap mendapatkan nutrisi yang cukup selama periode puasa.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan Anda.
Related content