🔥 Diskusi Menarik

Obat batuk infeksi bakteri/ virus

Halo dok mau tanya, saya sudah beberapa bln mengalami batuk. Kadang batuk kering dan juga berdahak. Tapi saya batuknya saat makan mkanan pedas, minum kopi atau gak sengaja minum air yang berkapur atau minum minuman dingin/Es. Saya sudah periksakan ke dokter dan dikasih obat amoxilin dan demacolin. Tapi saya minumnnya tidak teratur/ tidak tepat waktu. Mungkin karena bnyak kegiatan jadi saya lupa minum obat. Setelah obat yang dikasih dokter habis trus saya beli lagi tapi sampai sekarang batuk saya belum juga sembuh dok. Saya mau tanya dok obat apa yang harus saya minum. makasih..

0
414k
2 komen

2 komentar

Hallo sobat sehat,

Terimakasih atas pertanyaannya.

Batuk saat makan makanan pedas, minum kopi, atau minum es dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang berbeda.

Beberapa penyebab umumnya meliputi:

  1. Iritasi Tenggorokan: Makanan pedas, minuman berkafein seperti kopi, atau minuman es yang sangat dingin dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Ini bisa memicu refleks batuk sebagai respons terhadap iritasi.
  2. Reaksi Alergi atau Intoleransi: Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau intoleransi terhadap bahan tertentu dalam makanan atau minuman, yang dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan reaksi batuk.
  3. Asma: Pada beberapa individu, makanan pedas atau minuman tertentu dapat memicu gejala asma, seperti batuk. Ini dikenal sebagai "asma pemicu makanan."
  4. Refluks Asam Lambung: Refluks asam lambung dapat menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan, yang dapat mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan batuk. Makanan pedas atau minuman asam seperti kopi dapat memperburuk refluks ini.
  5. Sensitivitas Dingin: Minuman es sangat dingin dapat menyebabkan sensasi dingin yang tiba-tiba di tenggorokan, yang dalam beberapa kasus dapat memicu reaksi batuk.

Untuk mengatasi batuk yang disebabkan oleh makanan pedas, minum kopi, atau minuman es, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut:

  • Minum air hangat atau teh hangat untuk meredakan iritasi tenggorokan.
  • Hindari makanan pedas atau minuman yang Anda tahu memicu reaksi batuk.
  • Hindari minuman berkafein jika Anda merasa kafein memperburuk gejala Anda.
  • Jika Anda memiliki refluks asam lambung, hindari makan terlalu cepat sebelum tidur dan angkat kepala tempat tidur Anda untuk mencegah refluks.

Jika batuk Anda berlanjut atau sangat mengganggu, atau jika Anda memiliki gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk diperiksa secara langsung ya, sehingga dapat membantu menilai penyebab batuk Anda dan memberikan saran dan perawatan yang sesuai.

Semoga membantu,

Salam, dr. Syifa.

6 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya bukan dokter, tetapi saya dapat memberikan beberapa informasi umum mengenai obat batuk. Batuk yang Anda alami bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Obat yang diresepkan oleh dokter seperti amoxicillin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Namun, jika batuk Anda belum sembuh setelah mengonsumsi obat tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda coba. Pertama, pastikan Anda minum obat sesuai dengan dosis dan jadwal yang ditentukan oleh dokter. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan tepat agar obat dapat bekerja secara efektif. Jika Anda kesulitan mengingat minum obat, cobalah mengatur pengingat atau menghubungkannya dengan kegiatan sehari-hari yang rutin. Selain itu, perhatikan juga faktor-faktor pemicu batuk Anda. Seperti yang Anda sebutkan, makanan pedas, minum kopi, dan minuman dingin dapat memicu batuk. Cobalah untuk menghindari atau membatasi konsumsi makanan dan minuman tersebut untuk melihat apakah ada perbaikan dalam gejala batuk Anda. Jika batuk Anda masih berlanjut dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter Anda. Dokter dapat melakukan evaluasi lebih lanjut dan mungkin meresepkan obat lain yang lebih sesuai dengan kondisi Anda. Selain itu, dokter juga dapat memberikan saran mengenai perawatan tambahan yang dapat membantu mempercepat pemulihan Anda. Ingatlah bahwa informasi yang saya berikan hanya bersifat umum dan bukan pengganti nasihat medis langsung dari dokter. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda.
6 bulan yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Iklan
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan