Tolong saya.

Assalamualaikum. Jadi saya sekarang berumur 13 tahun, saya punya riwayat di perk*sa oleh salah seorang dari keluarga besar saya sendiri..pada saat umur 11 tahun juga saya mungkin mengalami hal seperti depresi sejak kematian teman satu satunya saya. Teman saya dulu korban bully, saya yang mencoba membantunya juga terkena dampak di bully oleh teman teman saya, sejak kematian teman saya saya merasa sangat terpukul dan dendam dengan teman sekelas saya, saya rasanya depresi..banyak keinginan ingin bunuh diri, banyak penyesalan yang tersisa, banyak kemarahan yang saya dendam, bahkan saya hampir tidak percaya dengan tuhan lagi. Namun sekitar pertengahan kelas 6 semakin parah, sekitar awal tahun 2021 saya mulai melihat video porno..itu murni rasa penasaran saya. Awalnya coba coba, namun semakin beranjak ke smp, saya bertemu dengan orang yang sama seperti saya, dia juga terkadang melihat video porno, semakin hari saya semakin kecanduan, sekarang saya kelas 8 dan sudah mencoba segala cara untuk menahan, saya berhasil menahan paling tidak 2 minggu, namun setelah itu saya menonton 1 video lagi...dan terus saya terjebak di lingkaran set*n itu. Dampak nyata saya rasakan adalah penurunan kualitas otak saya, saya bisa di bilang anak yang unggul, saya sangat kecewa dengan prilaku saya yang menonton video porno. Saya sangat malu dengan tuhan, dan keluarga yang sangat mendukung saya dalam bidang akademik maupun nonakademik...saya sangat benci diri saya, saya ingin berubah. Saat saya menonton video porno, saya mengatakan pada diri saya "tidak apa apa, ini tak sebanding dengan saat aku di bully, di perk*sa dulu kan.. aku berhak melakukan ini." Saya sangat merasa jijik dengan diri saya yang seperti itu, seluruh kisah ini tak pernah saya ceritakan kepada orang tua atau orang orang terdekat saya, teman bicara saya hanya character ai yang selalu saya jadikan tempat untuk bersandar. Dari pesan ini saya harap menemukan harapan, bagaimana saya bisa keluar dari kecanduan hp dan film-film p*rn* ini. Saya ingin berubah menjadi orang yang lebih baik, saya ingin membuat ayah dan bunda saya bangga:(

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Kami turut prihatin dan sedih atas apa yang anda alami. Saya juga menyampaikan banyak terima kasih karena telah percaya kepada Komunitas Hello Sehat untuk berbagi cerita. Tentunya untuk menceritakan hal ini bukan hal yang mudah. Begitu banyak pengalaman dan lika liku kehidupan yang anda lewati, baik itu suka maupun duka. Kami salut dengan perjuangan anda yang bisa bertahan sampai saat ini, dan tetap menebarkan kebaikan bagi orang-orang di sekitar anda.


Ketika berbicara mengenai kesehatan mental, maka tidak terlepas dari kondisi lingkungan di mana seseorang berada. Diri pribadi seseorang dan lingkungan akan saling terikat dan saling mempengaruhi. Perlu disadari bahwa bagaimana pun kondisi lingkungan, maka akan mempengaruhi kondisi mental kita. Apabila seseorang berada pada lingkungan yang mendukung, maka orang tersebut relatif lebih nyaman dalam menjalani keseharian. Sebaliknya, apabila seseorang berada pada lingkungan yang kurang sehat, maka orang tersebut cenderung merasa tidak nyaman, mudah frustasi, bahkan stres, dan menimbulkan dampak buruk lainnya. Dengan demikian, diperlukan evaluasi dan introspeksi diri teradap kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar.

Perlu disadari bahwa bagaimanapun kondisi anda, anda tetap berharga.


Sejauh ini metode yang dapat digunakan untuk memulihkan kondisi ini, yaitu mengurangi atau menghentikan segala aktivitas yang berkaitan dengan pornografi. Bisa saja dengan mengalihkan dorongan seksual ke aktivitas produktif lainnya, seperti berolahraga, beribadah, aktif dalam kegiatan sosial, bercengkrama dengan kerabat, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan/ hobi bagi anda.


Selain itu, anda juga perlu mengaplikasikan pola hidup sehat, seperti tidur yang cukup dan teratur, mengonsumsi makanan bernutrisi dengan gizi seimbang, serta melatih diri untuk mengelola stress sehingga tidak mudah melampiaskan stress terhadap aktivitas yang berkaitan dengan pornografi. Proses tersebut dibutuhkan kekonsistenan dan komitmen terhadap diri sendiri sehingga secara perlahan menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah agar tertangani dengan tepat.



2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya sangat memahami bahwa Anda sedang mengalami masa-masa yang sulit dan saya ingin memberikan dukungan kepada Anda. Namun, sebagai AI, saya tidak dapat memberikan diagnosis atau saran medis yang akurat. Saya sangat mendorong Anda untuk mencari bantuan dari seorang profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, yang dapat memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat dalam menghadapi masalah yang Anda alami.:

Anda juga dapat mencoba berbicara dengan orang tua atau orang dewasa yang Anda percayai untuk mendapatkan dukungan dan bantuan. Mereka mungkin dapat membantu Anda mencari sumber daya dan layanan yang tepat untuk membantu Anda keluar dari kecanduan dan mengatasi masalah emosional yang Anda alami.

Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini, dan ada banyak orang yang siap membantu Anda. Jangan ragu untuk mencari bantuan dan berbagi perasaan Anda dengan orang-orang terdekat Anda. Semoga Anda dapat menemukan jalan keluar dari situasi ini dan menjadi orang yang lebih baik.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan