Rasa bersalah

assalmmualaikum

saya mau tanya, gimana ya caranya agar tegas pada diri sendiri dan tidak memikirkan perasaan org lain jika sy tegas menolak. saya takut akan reaksi mereka jika saya menolak.

saya merasa menyesal dan terus menyalahkan diri sendiri akan masa lalu sy bersama seseorang.

karena sy gabisa tegas dan memikirkan org yg dekat sm saya ketimbang pasangan saya (LDR), saya meninggalkannya(selingkuh) dan memilih org baru

tiap malam saya selalu denial kalo saya tidaklah salah. tp akhir puncaknya, di akhir tahun 2025, saya nangis sejadi jadinya dan menyalahkan diri sendiri.

saya seperti org jahat, telah selingkuh dengan org dekat di belakang pasangan saya yg jauh disana sedang meperjuangkan karirnya. tapii.. karena sy memiliki sifat/watak yg kaya gini. dia yg jadi korbannya.

sampai saat ini sy terus nangis dan menyalahkan diri sendiri sehingga menghukum diri saya dengan begadang smpe pagi, selera makan saya juga hilang. kdg kalo situasi down bgt, saya suka melukai diri sendiri. karena saya merasa pantas mendapatkan hukuman seperti ini.

saya juga sudah meminta maaf dengan mantan saya yg jauh disana

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Hai Sobat Sehat,

Saya memahami bahwa Anda sedang mengalami perasaan bersalah, penyesalan mendalam, dan tekanan emosional yang sangat berat akibat masa lalu Anda, terutama terkait perselingkuhan. Perasaan seperti ini, ditambah dengan kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri, begadang, dan kehilangan selera makan, menunjukkan bahwa Anda membutuhkan dukungan segera:

Sangat penting untuk segera mencari bantuan profesional dari psikolog atau psikiater. Mereka dapat membantu Anda mengelola emosi yang intens, mengatasi perilaku menyakiti diri sendiri, dan membimbing Anda dalam proses pemulihan dari trauma emosional ini. Mengenai rasa bersalah setelah perselingkuhan, langkah pertama yang baik adalah Anda sudah meminta maaf kepada mantan pasangan Anda. Selanjutnya, penting untuk:

  1. Pahami penyebab perselingkuhan: Refleksikan apa yang mungkin menjadi akar masalahnya, seperti kurangnya kepuasan dalam hubungan atau ketidakcocokan.
  2. Terima reaksi pasangan: Anda sudah meminta maaf, sekarang terima keputusan dan reaksi mantan pasangan Anda, apa pun itu.
  3. Bangun kembali rasa percaya: Fokuslah membangun kembali kepercayaan pada diri sendiri dan kemampuan Anda untuk membuat keputusan yang lebih baik di masa depan.
  4. Perbaiki masalah yang belum tuntas: Identifikasi dan perbaiki masalah pribadi yang mungkin berkontribusi pada perilaku tersebut, agar tidak terulang di kemudian hari. Untuk bisa lebih tegas pada diri sendiri dan tidak terlalu memikirkan perasaan orang lain saat menolak, Anda perlu fokus pada pengembangan diri dan harga diri:
  5. Mengenali keinginan diri sendiri: Pahami apa yang benar-benar Anda inginkan dan butuhkan, bukan hanya apa yang diharapkan orang lain.
  6. Mencintai diri sendiri dan menerima kekurangan: Ini adalah fondasi untuk bisa menetapkan batasan dan memprioritaskan kesejahteraan Anda.
  7. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain: Fokus pada perjalanan dan nilai-nilai Anda sendiri.
  8. Memberikan kritik yang membangun pada diri sendiri: Belajar dari kesalahan tanpa menghukum diri secara berlebihan. Ingatlah bahwa proses penyembuhan membutuhkan waktu dan dukungan. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional untuk membimbing Anda melalui masa sulit ini dan membantu Anda membangun kembali kehidupan yang lebih sehat dan bahagia.
1 jam yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan