Mental yg kadang drop tp berusaha baik baik saja baik

Hai gimn mengatasi suami yg cuek(bisa dibilang ngak peduli anak mau buat apa) dan suami selalu menyalahkan saya dengan segala hal,anak" yg ngak bisa dididik dengan baik mereka berperilaku sama seperti ayahnya saya selalu merasakan sakit hati pada mereka

Saya seorang anak yg kurang kasih sayang org tua berharap kl menikah keluarga ku yg bakal gantiin kebahagian yg tertunda tetapi itu cumn harapan yg ngak akan pernah terjadi Krn mereka lebih menyiksa ku dr pada keluarga ku

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Saya memahami bahwa Anda sedang menghadapi situasi yang sangat sulit dan menyakitkan, terutama dengan perasaan mental yang kadang drop dan harapan kebahagiaan yang belum terwujud. Perasaan sakit hati dan beban yang Anda rasakan sangat valid:

Dari cerita Anda, ada beberapa masalah utama yang perlu ditangani:

  1. Kesehatan Mental Anda: Perasaan "mental drop" dan sakit hati yang terus-menerus menunjukkan bahwa Anda membutuhkan dukungan untuk mengelola emosi dan trauma masa lalu.
  2. Masalah Pernikahan: Sikap suami yang cuek, tidak peduli pada anak, dan selalu menyalahkan Anda adalah sumber konflik serius dalam rumah tangga. Ini juga mencerminkan perbedaan pola asuh yang dapat memicu masalah, seperti yang disebutkan dalam konteks.
  3. Perilaku Anak-anak: Perilaku anak-anak yang meniru ayah mereka dan kesulitan Anda dalam mendidik mereka menambah beban emosional. Untuk mengatasi situasi kompleks ini, sangat disarankan untuk mencari bantuan profesional:
  • Psikolog atau Terapis: Untuk membantu Anda mengatasi perasaan sakit hati, trauma masa lalu, dan mengelola stres serta kesehatan mental Anda secara keseluruhan. Ini akan memberikan Anda ruang aman untuk memproses emosi dan mengembangkan strategi koping yang sehat.
  • Terapis Pernikahan dan Keluarga: Untuk membantu Anda dan suami berkomunikasi secara lebih efektif, mengatasi perbedaan pola asuh, dan menemukan solusi bersama untuk masalah dalam hubungan. Terapis dapat memfasilitasi diskusi yang sulit dan membantu suami memahami dampak perilakunya. Meskipun konteks menyarankan komunikasi terbuka dan berbagi tanggung jawab untuk mengatasi cobaan setelah memiliki anak, dalam kasus Anda yang sudah melibatkan rasa sakit hati mendalam dan pola perilaku negatif yang berulang, intervensi profesional akan sangat membantu. Jangan ragu untuk mencari dukungan ini demi kesejahteraan Anda dan keluarga.
3 jam yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan