Ketidakharmonisan hubungan dengan orang tua (Khusus Ibu)

Saya Wanita usia 28 Tahun. Dan saya belum menikah. Saya bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri, yang cukup untuk keperluan saya sendiri. Saya masih tinggal 1 rumah dengan kedua orang tua dan 1 adek perempuan.

Permasalahan saya ada pada ketidak mampuan saya memaafkan kesalahan mendidik orang tua saya dari dulu sampai sekarang. Mereka terlalu mendikte dalam menentukan masa depan anaknya.

Saya adalah anak ketiga dari 4 bersaudara. Umumnya anak tengah, yg keseringan dianggap antara ada dan tiada. Dan bukan perioritas. Beda dengan mereka yg anak sulung dan anak bungsu. Saya dari duku sampai sekarang masih sangat sering dibandingkan dengan saudara saya yang lain.

Belum lagi ketidakcocokan antar karakter kami. Saya orangnya sangat santai, dan orang tua saya khususnya Ibu, orangnya sangat Panikan, Cerewet dan Overthinking. Dan kadang saya sangat tidak nyaman dengan hal itu, itu bisa dengan cepat mengubah mood saya ketika kami sedang bersama.

Belum lagi orang tua saya sangat perhitungan, selalu menanyakan dan memperhitungkan gaji saya. Padahal kan saya juga punya kebutuhan sendiri.

Waktu kecil dan remaja memang saya sudah sangat sering berantem dengan Ibu, dan sebagian besar adalah karena Uang.

Ibu saya orangnya, waktu saya kecil, kalau saya mau disuruh berarti saya boleh minta uang. Tapi kalau saya lagi datang magernya, saya dilarang minta uang.Bahkan uang sekolah saya kadang DIUNGKIT😒 Semua tentang uang.

Mungkin dari kenangan dan memori yg tidak enak itu membuat saya selalu bersikap cuek dangan Ibu. Bersikap Cuek, menjawab ketus, dan mudah meledak kalau lagi berurusan dengan Ibu. Sangat malas aja rasanya membahas apapun dengannya.


So. How I can Handle it? Apa yg sebaikanya saya lakukan agar hubungan kami bisa hangat seperti keluarga lain. Sementara dendam dan rasa tidak suka masih sangat besar di hati dan fikiran saya???

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Memahami perasaan Anda mengenai hubungan yang tidak harmonis dengan ibu, terutama dengan adanya riwayat konflik dan perasaan dendam, adalah langkah awal yang penting. Situasi ini memang menantang, namun ada beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk memperbaiki hubungan dan menjaga kesehatan mental Anda:

Pertama, komunikasi terbuka dan jujur sangat krusial. Cobalah untuk berbicara dengan ibu Anda secara dewasa dan tenang mengenai perasaan Anda, tanpa menyalahkan. Jelaskan bagaimana beberapa perilakunya, seperti terlalu mendikte atau ikut campur dalam keuangan, memengaruhi Anda. Ini adalah upaya untuk membuat beliau menyadari dampaknya. Kedua, tetapkan batasan yang sehat. Anda sudah mandiri secara finansial, jadi penting untuk menentukan sejauh mana ibu boleh ikut campur dalam kehidupan pribadi dan keuangan Anda. Ini bukan berarti tidak menghormati, melainkan menjaga privasi dan kemandirian Anda. Bersikaplah tegas namun tetap lembut saat menyampaikan batasan ini. Ketiga, coba tanamkan sikap pengertian terhadap ibu Anda. Terkadang, kekhawatiran berlebihan atau sifat panikan orang tua berasal dari rasa sayang, meskipun diekspresikan dengan cara yang kurang tepat. Memahami latar belakang perilakunya bisa membantu mengurangi rasa tidak suka Anda. Keempat, kelola emosi Anda sendiri. Mengingat Anda mudah meledak dan cuek, cobalah untuk mengidentifikasi pemicu emosi tersebut. Belajar merespons dengan lebih tenang dan dewasa, daripada ketus atau meledak, dapat mengubah dinamika interaksi Anda. Jika perasaan dendam dan tidak suka masih sangat kuat, mencari dukungan dari psikolog atau terapis keluarga bisa sangat membantu. Profesional dapat memberikan strategi coping dan membantu Anda memproses emosi yang terpendam, serta memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara Anda dan ibu. Meskipun sulit, fokus pada membangun kembali hubungan dengan cara yang sehat, di mana Anda berdua bisa saling menghormati dan memahami, adalah tujuan yang baik. Ingatlah bahwa perubahan membutuhkan waktu dan kesabaran dari kedua belah pihak.

2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan