Harus apa

Trauma masa kecil dmna saya mendapat pelecehan dan pemerkosaan ketika saya kecil oleh om saya , lalu ketika saya menginjak kelas 5 saya baru mengerti dan disitu saya mulai memikirkan semuanya tidak hanya ketakutan saja , lalu SMP saya baru berani untuk angkat bicara tentang apa yg terjadi tapi semua keluarga bungkam bahkan orang tua saya sendiri tanpa ada 1 pun yg peduli dan menanyakan efek trauma apa yg saya rasa dari situ kepribadian saya menjadi tertutup dan tidak pernah menceritakan permasalahan apapun , lalu saya menikah dlu saya berpikir ketika menikah mungkin trauma itu bisa sembuh namun nyata nya tidak ketakutan emosional itu bahkan lebih sering terjadi ditambah masalah2 pernikahan yg menyebabkan saya merasa gagal menjadi seorang anak dan seorang ibu , dengan banyak nya trauma yg saya lalui saat permasalahan rmh tangga pun terjadinya KDRT meskipun jarang terkena fisik tapi barang sekitar yg dijadikan sasaran juga suara bentakan2 yg membuat saya pun semakin berontak, permasalahan terbesar terjadi ya pada akhirnya saya dikecewakan lagi oleh keluarga saya sendiri suami saya berhubungan badan dengan sepupu saya sendiri sampai akhir nya saya cerai dan mereka menikah , saya tidak keberatan tapi rasa kecewa akan keluarga itu semakin besar dan semakin saya merasa bahwa tidak ada keluarga saya yg tidak menyakiti saya dan dmna selama 2 tahun saya keluar dari lingkungan keluarga saya saya melakukan pengobatan terapi dan psikiater dengan diagnosa depresi berat , bipolar dan anxiety

Dan akhir nya banyak yg mendorong saya untuk bangkit sampai dmna akhir nya saya bisa merasa damai dan mengontrol diri saya saya bisa terlepas dari obat bahkan tidak untuk berpikir mati karna ada orng yg sangat butuh saya ya itu anak dan pasangan saya saat ini , sampai dmna saat ini saya menikah , terjadilah minggu2 ini mood yg drastis turun bahkan saya tidak tau penyebabnya apa tidak ada pikiran yg membebani saya , rasanya cape air mata tidak tertahan bahkan tidur terus menerus tapi badan rasanya sangat lesu gaada semangat untuk hidup padahal saya sedang tidak ada masalah saya cape harus merasakan ini lagi saya kasihan dngn pasangan saya tapi saya bingung saya harus apa menjelas kan bagaimana karna saya pun tidak tau apa yg terjadi dengan saya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
14
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Menceritakan pengalaman yang tidak menyenangkan memang membutuhkan keberanian yang besar. Dengan menceritakan hal tersebut, berarti secara tidak langsung anda menyadari kondisi yang anda alami, dan menyadari pula kebutuhan akan bantuan tenaga profesional.


Kejadian tidak menyenangkan yang pernah anda alami bisa saja menyebabkan terjadinya trauma psikologis. Seiring berjalannya waktu, terkadang kejadian traumatis tersebut bisa pulih dengan sendirinya. Namun, terkadang juga keadaan traumatis tersebut akan menetap dalam jangka waktu yang lama sehingga mengganggu anda dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Adapun reaksi emosi yang ditampilkan setiap individu terhadap kejadian traumatis berbeda-beda, seperti munculnya rasa cemas berlebihan, sedih, takut, marah, benci, dan sebagainya.

Ketika pikiran akan kejadian traumatis tersebut muncul, maka akan memicu juga munculnya reaksi emosi negatif tersebut sehingga membuat anda merasa tidak nyaman. Pada saat kondisi tersebut terjadi, anda dapat melakukan relaksasi pernapasan sehingga menjadi lebih rileks, tenang dan dapat berpikir jernih kembali. Anda juga dapat mengalihkan pikiran tersbut kepada hal-hal positif yang anda senangi. Selain itu, sebaiknya anda tidak perlu menyalahkan diri sendiri, karena adanya proses penerimaan dapat membantu anda lebih mudah untuk pulih dari kejadian traumatis. Anda juga dapat mencoba mengembangkan kemampuan memaafkan terhadap diri

sendiri.

Untuk info lebih lanjut mengenai trauma psikologis dapat dibaca pada artikel berikut: https://hellosehat.com/mental/gangguan-kecemasan/trauma/


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya sangat memahami bahwa Anda telah mengalami banyak trauma dan kesulitan emosional dalam hidup Anda. Sangat penting untuk diingat bahwa saya adalah AI dan tidak memiliki kemampuan untuk memberikan diagnosis atau saran medis yang akurat. Namun, saya akan mencoba memberikan beberapa informasi umum yang mungkin berguna bagi Anda.:

Pertama-tama, penting untuk diingat bahwa trauma masa kecil dapat memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Mengalami pelecehan dan pemerkosaan adalah pengalaman yang sangat traumatis, dan tidak adanya dukungan dari keluarga dapat memperburuk efeknya. Mengatasi trauma masa kecil membutuhkan waktu dan upaya yang signifikan, dan seringkali memerlukan bantuan profesional.

Anda telah mencoba terapi dan konsultasi dengan psikiater, yang merupakan langkah yang baik dalam mengatasi trauma dan masalah kesehatan mental Anda. Terapi dapat membantu Anda memproses trauma, mengembangkan strategi pengelolaan stres, dan membangun kembali kepercayaan diri dan hubungan yang sehat. Jika Anda merasa bahwa terapi dan pengobatan saat ini tidak memberikan hasil yang diharapkan, penting untuk berbicara dengan profesional kesehatan mental Anda untuk mengevaluasi dan menyesuaikan rencana perawatan Anda.

Selain itu, penting juga untuk mencari dukungan sosial yang kuat. Mungkin ada kelompok dukungan atau organisasi yang dapat membantu Anda terhubung dengan orang-orang yang telah mengalami pengalaman serupa dan dapat memberikan dukungan dan pemahaman. Berbicara dengan orang-orang terdekat yang dapat dipercaya juga dapat membantu Anda merasa didengar dan didukung.

Jika Anda mengalami perubahan mood yang drastis, kelelahan yang berlebihan, dan perasaan putus asa, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Berbicaralah dengan profesional kesehatan mental Anda atau hubungi layanan darurat jika Anda merasa dalam bahaya.

Terakhir, ingatlah bahwa proses pemulihan dari trauma adalah unik bagi setiap individu. Jangan terlalu keras pada diri sendiri dan berikan diri Anda waktu dan kesabaran untuk mengatasi trauma dan memulihkan kesehatan mental Anda.

Saya mendorong Anda untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental yang dapat memberikan dukungan dan panduan yang lebih spesifik sesuai dengan situasi Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan