Emosi Tidak Stabil

Selamat siang dok, jadi gini nggak tau kenapa saya hampir setiap hari slalu berpikir ingin bunuh diri. Makin kesini makin suka melamun, dan berpikir cara-cara untuk mengakhiri hidup walaupun sejauh ini belum ada yang saya lakukan. Emosi saya juga sering meledak-ledak, dan terkadang merasakan sedih karna hal2 sepele.

Yang menurut saya ekstrim adalah sesekali saya berpikir untuk mengakhiri hidup orang lain, atau berharap orang lain meninggal dunia.

Apa yang sebaiknya saya lakukan dok? Terima kasih 🙏🏻

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
6
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Kami dapat mengerti kondisi yang anda alami, karena setiap orang memiliki respon yang berbeda dalam menghadapi permasalahannya. Kondisi mental seseorang ikut serta mempengaruhi bagaimana respon yang dimunculkan. Permasalahan yang dihadapi terkadang membuat seseorang tidak mampu berpikir jernih untuk menemukan solusi terbaik terhadap permasalahannya, sehingga tanpa disadari akan mengembangkan pikiran bunuh diri untuk mengakhiri semuanya. Namun, strategi coping tersebut bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan.


Apapun kondisi anda saat ini, anda tetap manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan sama seperti yang lainnya dengan keunikan masing-masing. Anda tetap berharga dengan segala kelebihan dan kelemahan yang dimiliki. Hal yang penting untuk diperhatikan yaitu menyadari kelebihan yang anda miliki dan fokus mengembangkan hal tersebut sehingga anda dapat menjadi versi terbaik dari diri anda. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengendalikan hal yang dapat dikontrol, seperti mengendalikan respon pikiran, perasaan, perilaku, dan sebagainya) terhadap stimulus/ kondisi yang tidak menyenangkan yang anda peroleh dari lingkungan.


Hal lainnya yang dapat anda lakukan untuk mengelola kondisi tersebut, yaitu perlu mengenali situasi/ kondisi yang memicu anda berpikir demikian, apabila kebingungan maka dapat menuliskannya pada kertas sehingga terlihat lebih jelas pemicunya, serta kenali juga pikiran dan perasaan anda yang muncul saat itu. Anda dapat menuangkan seluruh pikiran dan perasaan tersebut melalui menulis jurnal harian secara berkala, sehingga anda dapat lebih mengenali kondisi diri anda sendiri, serta sebagai bentuk katarsis dan peluapan emosi. Anda tidak perlu ragu atau malu untuk meminta dukungan dan bantuan dari orang terdekat untuk menghadapi atau menyelesaikan permasalahan yang anda alami.

Selain itu, anda dapat menuliskan minimal 3 hal yang dapat disyukuri setiap hari (tidak harus hal yang besar, tetapi hal kecil juga termasuk), sehingga dapat membantu anda untuk lebih memaknai hidup dan memiliki sudut pandang lainnya. Anda juga dapat menemukan aktivitas yang dapat mengalihkan pikiran bunuh diri (seperti olahraga, merawat tanaman, memelihara hewan, memasak, melukis, dan sebagainya).


Jika dirasa belum maksimal, anda tidak perlu ragu mencari bantuan professional (psikolog/ psikiater) sehingga kondisi anda segera tertangani dengan tepat. Semoga dapat membantu ya dan terima kasih telah berjuang keras untuk hidup anda

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya sangat prihatin mendengar bahwa Anda mengalami perasaan ingin bunuh diri dan memiliki pemikiran yang ekstrim terkait mengakhiri hidup orang lain. Ini adalah masalah serius yang perlu ditangani dengan segera.:

Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa Anda tidak sendirian dalam menghadapi perasaan seperti ini. Banyak orang mengalami kesulitan emosional dan pikiran yang gelap pada suatu titik dalam hidup mereka. Namun, penting untuk mencari bantuan dan dukungan untuk mengatasi hal ini.

Saya sangat mendorong Anda untuk segera mencari bantuan profesional. Silakan hubungi psikolog atau psikiater terdekat untuk mendapatkan evaluasi dan perawatan yang tepat. Mereka akan dapat membantu Anda dalam mengatasi perasaan ingin bunuh diri dan mengelola emosi yang tidak stabil.

Selain itu, penting juga untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat Anda. Berbicaralah dengan keluarga, teman, atau orang yang Anda percaya untuk berbagi apa yang Anda alami. Mereka dapat memberikan dukungan emosional dan membantu Anda mencari solusi yang tepat.

Selama menunggu bantuan profesional, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba untuk mengelola emosi Anda. Pertama, cobalah untuk mengidentifikasi pemicu yang memicu perasaan negatif dan mencoba menghindarinya atau mengatasinya dengan cara yang sehat. Misalnya, jika melamun membuat Anda merasa lebih buruk, cobalah untuk terlibat dalam kegiatan yang membuat Anda sibuk dan terfokus.

Selanjutnya, penting untuk menjaga kesehatan fisik Anda. Lakukan olahraga secara teratur, tidur yang cukup, dan makan makanan sehat. Ini dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Terakhir, jangan ragu untuk mencari dukungan dari layanan darurat jika Anda merasa dalam bahaya atau tidak dapat mengendalikan pikiran Anda. Ada banyak organisasi yang siap membantu Anda dalam situasi darurat seperti ini.

Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian dan ada bantuan yang tersedia untuk Anda. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional segera. Semoga Anda segera mendapatkan dukungan yang Anda butuhkan dan dapat mengatasi perasaan ini.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan