🔥 Diskusi Menarik

Cara tidak posesif

Halo dok,bagaimana saya mengatasi posesif saya,dan mampu meredam emosi berlebihan saya.terimakasih dok

0
64k
2 komen

2 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda


Kami dapat mengerti perasaan yang anda alami. Dalam menjalani sebuah hubungan, terkadang sulit membedakan antara cinta dan obsesi. Namun, pada kenyataannya kedua hal tersebut sangat berbeda. Cinta merupakan salah satu emosi positif yang memunculkan perasaan bahagia, menghargai, serta adanya keinginan untuk tumbuh berproses bersama. Sedangkan obsesi adalah emosi negatif yang mementingkan kepuasan akan keinginan dan ego semata. Selain itu, terdapat perbedaan antara cinta dan obsesi, yaitu perasaan cinta akan membuat seseorang lebih tenang dalam menjalani hubungan karena dilandasi komitmen dan rasa percaya untuk tumbuh bersama, sedangkan obsesi hanya berfokus pada rasa memiliki saja.

Dengan beberapa gambaran perbedaan antara cinta dan obsesi di atas, dapat membantu anda untuk mengevaluasi diri dan perasaan anda saat ini untuk memutuskan menjalin relasi. Anda sebaiknya meluangkan waktu lebih banyak untuk berdialog dengan diri sendiri, sambil mengingat kembali tujuan anda dalam menjalin hubungan.


Anda perlu meluangkan waktu lebih banyak lagi berdialog dengan diri sendiri mengenai kekhawatiran yang muncul dibalik perilaku anda yang posesif yang anda alami. Anda dapat menanyakan kembali hal tersebut kepada diri sendiri mengenai seberapa penting pikiran, dan perilaku tersebut dipertahankan. Apabila kondisi tersebut berlangsung secara berlebihan, maka akan membuat pasangan menjadi tidak nyaman dan hubungan akan menjadi renggang. Dengan adanya penerimaan mengenai pikiran dan emosi, maka dapat membantu anda berdamai dengan pengalaman yang terjadi di masa lalu. Sebaiknya kembangkan kemampuan memaafkan dan berterima kasih terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

1 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Untuk mengatasi sifat posesif dan meredam emosi berlebihan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba: 1. Kesadaran diri: Mulailah dengan mengenali dan memahami bahwa sifat posesif dan emosi berlebihan Anda adalah masalah yang perlu diatasi. Sadari bahwa hal ini dapat merugikan hubungan Anda dengan orang lain. 2. Komunikasi yang baik: Berbicaralah dengan pasangan atau orang terdekat Anda tentang perasaan posesif dan emosi berlebihan yang Anda alami. Buka diri untuk menerima masukan dan saran dari mereka. 3. Kendalikan emosi: Latih diri Anda untuk mengendalikan emosi dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau olahraga. Hal ini dapat membantu Anda meredam emosi yang berlebihan. 4. Berikan ruang: Berikan ruang dan kebebasan kepada pasangan atau orang terdekat Anda. Percayalah bahwa kebebasan adalah hal yang penting dalam sebuah hubungan yang sehat. 5. Cari hobi atau kegiatan lain: Temukan kegiatan atau hobi yang dapat mengalihkan perhatian Anda dari rasa posesif dan emosi berlebihan. Hal ini dapat membantu Anda untuk lebih santai dan tenang. 6. Konsultasi dengan profesional: Jika Anda merasa kesulitan mengatasi sifat posesif dan emosi berlebihan Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau terapis. Mereka dapat memberikan bimbingan dan dukungan yang diperlukan. Semoga tips di atas dapat membantu Anda mengatasi sifat posesif dan meredam emosi berlebihan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.
1 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan