Bagaimana menghilangkan rasa trauma paska di selingkuhi yg berulang kali

Dok , bagaimana mana cara saya menghilangkan rasa trauma yg membuat saya jd org yg kesannya selalu curiga kepada suami , memang kejadian ini sudah 2th berlalu tapi itu kejadian kedua yg lebih pilu bagi saya mgkin rasa itu yg membuat saya susah mengontrol suasan ketika suami sdg bekerja dg lawan jenisnya sebagi partner dan lawan kerja nya ini perempuan yg masih lebih muda dr PD saya atau TDK sya jd ovt ,, ingin rasanya untuk TDK selalu memikirkan hal jatuhnya menuduh suami karena suami juga sedang berusaha untuk memperbaiki rmh tangga,, apa yg harus saya perbaiki ya dok? Terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Saya memahami betul perasaan Anda yang terluka dan trauma akibat perselingkuhan berulang, apalagi kejadian kedua terasa lebih pilu. Wajar sekali jika Anda merasa curiga dan sulit mengontrol emosi, terutama ketika suami berinteraksi dengan lawan jenis di tempat kerja. Perasaan ini adalah respons alami dari trauma yang belum sepenuhnya pulih:

Untuk mengatasi trauma dan kecurigaan yang Anda rasakan, ada beberapa langkah yang bisa Anda pertimbangkan:

  1. Fokus pada Pemulihan Trauma Diri Sendiri: Trauma yang Anda alami perlu diproses. Anda bisa mencoba langkah-langkah pemulihan trauma seperti yang disebutkan, yaitu fokus pada diri sendiri di tempat tenang, mengingat kembali memori yang menyakitkan, merasakan dan mengamati emosi yang muncul, mengenali dan menamai setiap sensasi, serta membiarkan perasaan itu mengalir. Penting untuk tidak mengabaikan emosi tersebut, melainkan memvalidasinya sebagai bagian dari proses penyembuhan.
  2. Mengatasi Trust Issue: Kecurigaan yang Anda rasakan adalah tanda dari trust issue yang muncul akibat pengkhianatan di masa lalu. Untuk mengatasinya, komunikasi yang jujur dan terbuka dengan suami sangat penting. Sampaikan perasaan Anda tanpa menuduh, dan akui juga upaya suami untuk memperbaiki rumah tangga. Memberikan kesempatan kedua dan memvalidasi perasaan masing-masing adalah kunci.
  3. Mencari Bantuan Profesional: Mengingat trauma ini sudah berlangsung dua tahun dan masih sangat memengaruhi kehidupan serta hubungan Anda, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau terapis. Ahli dapat membantu Anda memproses trauma secara lebih mendalam, mengelola emosi, dan memberikan strategi konkret untuk membangun kembali kepercayaan diri serta kepercayaan dalam hubungan. Ini adalah langkah yang sangat efektif jika upaya mandiri terasa sulit.
  4. Mengelola Kecemburuan: Memahami bahwa suami Anda memiliki rekan kerja lawan jenis adalah bagian dari realitas. Psikolog dapat membantu Anda mengembangkan mekanisme koping yang sehat untuk mengelola rasa cemburu dan kecurigaan, sehingga Anda tidak terus-menerus merasa cemas atau "overthinking". Ingatlah, proses pemulihan membutuhkan waktu dan kesabaran. Dengan dukungan yang tepat, baik dari suami maupun profesional, Anda bisa melewati masa sulit ini dan membangun kembali hubungan yang lebih sehat.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan