Apakah ini trauma?

Halo dok, nama saya Ati.

saya pernah mengalami kejadian yang sangat menyakitkan ketika saya masih kecil, mulai dari saya sd sampai smp.

ketika saya tumbuh dewasa, saya sangat susah mengontrol emosi saya. ketika tindakan atau kata-kata sedikit kasar saja dari mulut orang lain, terutama pacar saya, emosi saya berapi-api, saya bisa saja melukai diri sendiri, pacar saya, dan merusak barang apa saja yang ada di depan saya.

saya juga sering merasa sendiri, merasa kurang perhatian, merasa semua orang tidak mencintai dan menginginkan saya.

apakah itu adalah akibat dari kejadian yang saya alami di masah kecil saya?

jika Ya, bagaimana caranya agar saya bisa sembuh?

ketika semua itu terjadi pada saya, saya sangat tersiksa.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
1
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Kejadian tidak menyenangkan yang pernah anda alami bisa saja menyebabkan terjadinya trauma psikologis. Seiring berjalannya waktu, terkadang kejadian traumatis tersebut bisa pulih dengan sendirinya. Namun, terkadang juga keadaan traumatis tersebut akan menetap dalam jangka waktu yang lama sehingga mengganggu anda dalam menjalani keseharian saat ini atau merencanakan kehidupan yang akan datang. Adapun reaksi emosi yang ditampilkan setiap individu terhadap kejadian traumatis berbeda-beda, seperti munculnya rasa cemas berlebihan, sedih, takut, marah, benci, dan sebagainya. Selain itu, kondisi fisik dan psikologis bukan hal yang dapat dipisahkan sehingga ketika teringat akan kejadian tersebut akan memunculkan perubahan pada sensasi fisik.

Dengan menyadari kondisi anda saat ini, berarti secara tidak langsung anda menyadari pula kebutuhan akan bantuan tenaga profesional. Ketika pikiran akan kejadian traumatis tersebut muncul, maka akan memicu juga munculnya reaksi emosi negatif tersebut sehingga membuat anda merasa tidak nyaman. Pada saat kondisi tersebut terjadi, anda dapat melakukan relaksasi pernapasan sehingga menjadi lebih rileks, tenang dan dapat berpikir jernih kembali. Anda juga dapat mengalihkan pikiran tersbut kepada hal-hal positif yang anda senangi. Selain itu, sebaiknya anda tidak perlu menyalahkan diri sendiri, karena adanya proses penerimaan dapat membantu anda lebih mudah untuk pulih dari kejadian traumatis. Anda juga dapat mencoba mengembangkan kemampuan memaafkan terhadap diri sendiri, lingkungan dan orang lain yang menyebabkan anda mengalami kejadian traumatis tersebut.

Untuk info lebih lanjut mengenai trauma psikologis dapat dibaca pada artikel berikut: https://hellosehat.com/mental/gangguan-kecemasan/trauma/


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah agar tertangani dengan tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan beberapa informasi yang mungkin dapat membantu Anda.:

Berdasarkan apa yang Anda ceritakan, ada kemungkinan bahwa Anda mengalami trauma di masa kecil Anda. Trauma adalah pengalaman yang sangat menyakitkan atau mengancam yang dapat meninggalkan dampak emosional yang kuat pada seseorang. Gejala yang Anda alami, seperti kesulitan mengontrol emosi, reaksi yang berlebihan terhadap kata-kata atau tindakan kasar, perasaan sendiri, dan merasa tidak dicintai, dapat menjadi tanda-tanda trauma.

Untuk mengatasi trauma, sangat penting untuk mencari bantuan profesional. Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog atau psikiater yang berpengalaman dalam bidang trauma. Mereka dapat membantu Anda memahami dan mengatasi dampak trauma yang Anda alami.

Terapi trauma, seperti terapi kognitif perilaku atau terapi trauma berfokus pada pemulihan (TF-Focused Therapy), dapat membantu Anda mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku yang tidak sehat. Terapis juga dapat membantu Anda mengembangkan strategi pengaturan emosi yang lebih sehat dan memperkuat rasa harga diri Anda.

Selain itu, penting juga untuk memiliki dukungan sosial yang kuat. Berbicara dengan orang-orang terdekat Anda tentang pengalaman Anda dan meminta dukungan mereka dapat membantu Anda merasa didengar dan didukung.

Ingatlah bahwa proses pemulihan dari trauma membutuhkan waktu dan kesabaran. Setiap orang memiliki perjalanan pemulihan yang berbeda, jadi jangan terlalu keras pada diri sendiri. Tetaplah terbuka untuk mencari bantuan dan berkomitmen untuk bekerja pada pemulihan Anda.

Saya mohon maaf jika jawaban saya tidak dapat memberikan solusi yang lengkap, karena saya bukan dokter. Namun, saya harap informasi ini dapat memberikan Anda arah yang berguna. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan bantuan tambahan, saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan mental yang dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan