Saat Anda diukur tekanan darahnya oleh petugas medis, Anda mungkin hanya diberitahu bahwa berapa angka tekanan darah Anda saat itu dan termasuk normal, tinggi, atau rendah. Ya hanya sebatas itu, namun apakah Anda sebenarnya tahu apa arti hasil tekanan tersebut? Atau seberapa hasil tekanan darah yang disebut normal?

Bagaimana cara membaca hasil tekanan darah?

Semua orang pasti ingin memiliki tekanan darah normal agar terhindar dari berbagai penyakit kronis, terutama penyakit jantung. Oleh karena itu, sekarang ini banyak orang yang sengaja membeli alat tekanan darah otomatis agar bisa mengukur tekanan darah kapan saja dan di mana saja – tanpa harus periksa ke tenaga kesehatan. Kemudian, saat melihat angka hasil tekanan darah, apa yang Anda ketahui tentang angka tersebut?

Bila Anda lihat ada alat tekanan darah otomatis, terdapat dua angka besar yang tertera di sana, yaitu baris pertama dan kedua. Baris pertama disebut dengan angka sistolik sedangkan baris kedua merupakan angka diastolik. Kedua angka tersebut tak hanya sekadar angka, namun menggambarkan kondisi aliran darah serta fungsi jantung Anda saat itu.

Apa maksud angka sistolik pada hasil tekanan darah?

Ketika jantung berdetak, ada dua hal yang dilakukannya saat itu, yaitu berkontraksi kemudian mendorong darah untuk dialiri ke seluruh tubuh serta mengendur yang diiringi dengan kembalinya aliran darah ke jantung – dari seluruh tubuh. Kegiatan mendorong darah dan berkontraksi menghasilkan tekanan yang disebut dengan tekanan sistolik.

Normalnya, angka sistolik berada di antara 90-119 mmHg, apabila angka tersebut lebih atau kurang dari batas,  maka Anda mengalami gangguan kesehatan

Apa maksud angka diastolik pada hasil tekanan darah?

Sedangkan angka menandakan tekanan pada jantung ketika istirahat. Saat tersebut adalah waktu di mana jantung menerima darah dari paru-paru yang berisi oksigen. Darah ini merupakan darah yang akan dialirkan ke seluruh tubuh ketika tekanan sistolik terjadi. Di katakan normal bila tekanan diastolik antara 60-79 mmHg.

Berapa tekanan darah yang dianggap tidak sehat?

Hasil tekanan darah dikatakan tidak baik dan dianggap memiliki risiko tinggi untuk mengalami komplikasi kesehatan jika hasil tekanan darah lebih dari sama dengan 140/90 mmHg. Bila kondisi ini terjadi pada Anda maka segera periksakan diri ke dokter, sebab Anda berisiko tinggi untuk mengalami penyakit jantung koroner, stroke, bahkan gagal jantung.

Sedangkan seseorang yang telah memasuki masa pra hipertensi jika memiliki tekanan darah diantara 120-139 untuk tekanan sistolik dan 80-96 tekanan diastolik. Meskipun belum pasti mengalami hipertensi, namun bila Anda tidak mengendalikannya maka Anda akan mengalaminya di kemudian hari.

Bagaimana hanya salah satu angka saja yang tidak normal?

Hipertensi memang terdiagnosis jika Anda memiliki tekanan darah yang lebih dari sama dengan 140/90 mmHg. Lalu bagaimana bila hanya satu angka tekanan darah saja yang tidak normal?

Para ahli menyebutkan jika angka tekanan sistolik Anda tidak normal maka menandakan Anda mungkin mengalami beberapa gangguan seperti, pembuluh darah arteri kaku, ada masalah pada katup jantung, mengalami hipertiroidisme, atau diabetes mellitus. Sedangkan risiko yang terjadi bila Anda memiliki tekanan diastolik yang tidak normal, yaitu dapat terserang penyakit jantung koroner.

Seberapa sering saya harus memeriksa tekanan darah?

Frekuensi pemeriksaan tekanan darah akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dengan kondisi kesehatan serta hasil tekanan darahnya yang terakhir.

  • Apabila tekanan darah Anda termasuk normal, yaitu kurang dari 120/80 mmHg maka tidak masalah jika Anda memeriksanya setiap 2 tahun sekali, atau sesuai dengan anjuran dokter Anda.
  • Apabila Anda mengalami pra hipertensi, di mana tekanan darah sistolik di antara 120-139 mmHg dan diastolik 80-96 mmHg, maka setidaknya Anda melakukan pemeriksaan tekanan darah satu tahun sekali.
  • Jika Anda sudah memasuki tahap hipertensi, yaitu tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, sebaiknya konsultasikan hal tersebut pada dokter Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca