4 Masalah Umum yang Terjadi Pada Sistem Reproduksi Wanita

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak perempuan, dewasa dan muda, sering mengeluhkan adanya masalah pada sistem reproduksi mereka. Di bawah ini adalah sejumlah masalah reproduksi wanita yang umum dikeluhkan:

Masalah yang berhubungan dengan vulva dan vagina

  • Vulvovaginitis adalah peradangan vulva dan vagina yang dapat diakibatkan oleh iritasi (seperti sabun cuci atau sabun mandi). Kebersihan diri yang tidak dikelola dengan baik (seperti membilas dari belakang ke depan, bukan sebaliknya, usai buang air) juga dapat menyebabkan peradangan. Gejala vulvovaginitis termasuk timbul kemerahan dan gatal pada area vagina dan vulva, terkadang keluar cairan dari vagina.
  • Perdarahan nonmenstrual, umumnya terjadi akibat penumpukan partikel asing dalam vagina, misalnya tisu toilet. Perdarahan juga bisa diakibatkan oleh peluruhan uterus, kondisi di mana mukus membran uretra mencuat keluar dari vagina dan membentuk jaringan lunak berbentuk seperti lingkaran cincin yang mudah berdarah. Perdarahan nonmenstrual juga bisa disebabkan oleh cedera saat bersepeda (vagina terantuk frame sepeda) atau trauma akibat pelecehan seksual.

Masalah yang berhubungan dengan indung telur dan tuba falopi

  • Kehamilan ektopik, terjadi saat telur yang dibuahi (zygot) berkembang di luar rahim dan biasanya melekat pada tuba falopi. Perempuan dengan kondisi ini  dapat mengalami nyeri perut parah dan perlu berkonsultasi segera dengan dokter karena umumnya dibutuhkan prosedur operasi.
  • Endometriosis, adalah jaringan halus pembentuk uterus yang ditemukan berkembang di luar uterus seperti di indung telur, tuba falopi, atau bagian lain rongga panggul. Endomteriosis dapat menyebabkan perdarahan abnormal, menstruasi yang menyakitkan, dan nyeri panggul.
  • Tumor indung telur, walaupun jarang, namun bisa saja terjadi. Perempuan yang memiliki tumor indung telur akan mengalami nyeri perut bagian atas dan tekanan yang dapat dirasakan dalam abdomen. Diperlukan prosedur pengangkatan tumor untuk mengatasi kondisi ini.
  • Kista indung telur adalah kelenjar abnormal yang terbentuk dalam indung telur berisikan cairan atau material semi-padat lain. Kista umum terjadi dan tergolong tidak mengkhawatirkan, kecuali kelenjar terus bertumbuh besar. Kista besar dapat menekan organ di sekelilingnya dan menyebabkan nyeri pada perut. Pada kebanyakan kasus, kista akan menghilang dengan sendirinya dan tidak diperlukan suatu perawatan khusus untuk menangani kista. Jika kista terasa menyakitkan, dokter akan meresepkan pil KB untuk menghentikan pertumbuhannya, atau melakukan prosedur pengangkatan kista.
  • Sindrom ovarium polisistik, adalah suatu gangguan hormon di mana terjadi peningkatan produksi androgen (hormon pria) oleh ovarium. Kondisi ini menyebabkan indung telur membesar dan menumbuhkan kista. Sindrom ovarium polisistik umum timbul pertama kalinya pada saat remaja. Tergantung dari tipe dan keparahan kondisi, kelainan ini dapat ditangani dengan obat-obatan pengontrol keseimbangan hormon dan menstruasi.

Masalah yang berhubungan dengan menstruasi

Masalah reproduksi wanita yang berhubungan tentang menstruasi kerap dikeluhkan oleh sejumlah perempuan muda. Beberapa kondisi yang umum dikeluhkan, termasuk:

  • Dysmenorrhea, adalah periode menstruasi yang menyakitkan.
  • Menorrhagia, adalah periode menstruasi di mana volume perdarahan yang terjadi sangat banyak dan berat.
  • Oligomenorrhea, adalah kondisi di mana seorang perempuan memiliki periode menstruasi yang tidak teratur atau melewati jadwal menstruasinya, walaupun ia sudah pernah menstruasi dengan teratur sebelumnya dan tidak sedang hamil.
  • Amenore, terjadi saat seorang perempuan belum memulai periode menstruasinya setelah beranjak 16 tahun atau 3 tahun setelah masa pubertas, belum menunjukkan tanda-tanda pubertas saat berusia 14 tahun, atau memiliki periode menstruasi yang normal tetapi berhenti menstruasi mendadak tanpa alasan yang diketahui (selain kehamilan).

Masalah yang berhubungan dengan sistem reproduksi

  • Penyakit seks menular (STD/STI), termasuk radang panggul (PID), HIV/AIDS, human papillomavirus (HPV), sifilis, raja singa (gonorrhea), dan herpes (HSV). Penyakit ini menular melalui aktivitas seksual, dari satu orang ke orang lainnya.
  • Sindrom syok racun alias toxic shock syndrome. Penyakit ini jarang namun dapat mematikan, disebabkan oleh racun yang dilepaskan ke dalam tubuh selama infeksi bakteria yang akan berkembang jika tampon dibiarkan terlalu lama di dalam vagina. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti demam tinggi, diare, muntah, dan syok.

Jika Anda berpikir Anda memiliki tanda dan gejala tertentu dari suatu masalah sistem reproduksi atau jika Anda memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang Anda, bicarakan dengan dokter Anda. Sebagian besar kondisi kesehatan seputar sistem reproduksi mudah untuk ditangani.

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Fakta Menarik Seputar Air Mani Pria, Ternyata Berbeda dengan Sperma, Lho!

    Banyak yang mengira bahwa air mani pria dan sperma adalah dua hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar. Ini faktanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

    Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Ragam Obat Kuat Pria di Apotek, Apakah Bisa Bikin Tahan Lama di Ranjang?

    Obat kuat sering dijadikan solusi untuk menunjang stamina pria di ranjang. Tapi apakah obat ini efektif? Adakah efek samping yang berbahaya?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 16 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

    Benarkah Alkohol Membuat Pria Sulit Ereksi?

    Pernahkah Anda mengalami kesulitan ereksi setelah mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak? Apa efek alkohol terhadap kemampuan ereksi?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kesehatan Pria, Impotensi 16 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ciri hamil bercak darah seperti haid

    Muncul Flek Darah Saat Tidak Menstruasi: Haruskah Khawatir?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
    merangsang payudara

    Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    penurunan libido rendah

    Penurunan Libido

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
    ngantuk sehabis seks

    Kenapa Selalu Ngantuk Sehabis Seks?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit