backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

100

Tanya Dokter
Simpan

5 Penyebab Darah Haid Sedikit dan Lama, Perlukah Khawatir?

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diah Ayu Lestari · Tanggal diperbarui 20/03/2024

5 Penyebab Darah Haid Sedikit dan Lama, Perlukah Khawatir?

Rata-rata, wanita mengeluarkan sekitar 30—50 mL darah selama satu siklus haid normal dengan durasi berkisar 3—7 hari. Namun, beberapa wanita mengeluarkan darah haid lebih sedikit dengan durasi yang lama.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah darah haid sedikit dan lama berkaitan? Apakah haid sedikit itu penyebab haid lama pada beberapa wanita? Ketahui jawabannya melalui ulasan di bawah ini.

Apakah darah haid yang sedikit akan menyebabkan durasi haid bertambah lama?

Belum diketahui secara pasti apakah darah haid yang sedikit berkaitan dan akan menyebabkan durasi haid bertambah lama.

Pasalnya, darah haid yang sedikit dan durasi haid yang lebih lama memiliki kemungkinan penyebab yang menyertainya.

Misalnya, darah haid yang sedikit bisa terjadi karena faktor stres, usia yang bertambah, perubahan berat badan, tubuh tidak melepaskan sel telur, hingga kondisi tertentu yang melibatkan hormon.

Sementara durasi haid bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk hormon, pola makan, tingkat stres, kondisi kesehatan, dan faktor-faktor lainnya.

Di samping itu, darah haid yang sedikit mungkin juga menimbulkan dampak yang berbeda pada setiap wanita.

Sebagai contoh, pada sebagian wanita, darah haid yang sedikit bisa disertai dengan siklus haid yang lebih panjang. Misalnya, haid lebih dari 10 atau bahkan 15 hari tapi sedikit.

Sementara pada wanita lainnya, darah haid yang sedikit mungkin hanya berlangsung selama periode yang normal atau sama seperti siklus sebelumnya.

Meski begitu, jika darah haid sedikit dan terjadi dalam durasi yang lebih lama, ini juga bisa menunjukkan bahwa terdapat perubahan hormon atau masalah kesehatan tertentu yang memengaruhi siklus menstruasi.

Penyebab darah haid sedikit dan lama

darah haid coklat

Mengutip Cleveland Clinic, siklus menstruasi akan tetap dianggap normal meski terjadi lebih lama, yakni sekitar 5—7 hari dari periode terakhir.

Namun, Anda perlu mewaspadai bila haid berlangsung lebih lama dari 2 minggu, tapi keluarnya sedikit-sedikit. Terlebih lagi, bila kondisi tersebut diikuti dengan gejala tertentu.

Berikut adalah beberapa kondisi yang mungkin dapat menyebabkan durasi haid atau menstruasi Anda bertambah lama.

1. Anda sedang mengalami ovulasi

Ini berarti bahwa ovarium (indung telur) sedang melepaskan sel telur. Ovulasi seharusnya terjadi sebelum perdarahan haid.

Namun terkadang, hormon estrogen bekerja lebih awal, sehingga membuat Anda mengalami perdarahan lebih awal dengan durasi yang lama.

2. Penggunaan KB

KB berbentuk pil, suntik, implan, atau spiral yang mengandung hormon dapat memengaruhi sistem hormon Anda, sehingga mengubah durasi haid.

Jenis KB tertentu mungkin tidak cocok dengan Anda dan menyebabkan durasi menstruasi Anda bertambah lama.

3. Sindrom ovarium polikistik (Polycystic ovary syndrome/PCOS)

Selain menyebabkan darah haid sedikit, PCOS juga dapat menambah durasi haid menjadi lebih lama. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan sejumlah kista pada ovarium.

Bila tidak ditangani, PCOS bisa menghambat pematangan sel telur dan mengganggu sistem hormon, sehingga turut menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.

4. Terdapat polip atau fibroid pada rahim

Polip rahim dan fibroid merupakan kondisi yang sering terjadi pada wanita. Keduanya dapat menyebabkan perubahan ruang pada rahim dan peningkatan aliran darah.

Tubuh Anda mendeteksi sesuatu yang asing pada rahim dan berusaha mengeluarkannya. Akibatnya, Anda mengalami perdarahan lebih lama dari yang seharusnya.

5. Endometriosis

Terkadang, durasi haid yang lebih lama dapat dipicu oleh endometriosis. Kondisi ini terjadi ketika beberapa sel yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di bagian lain dalam tubuh.

Endometriosis juga diyakini dapat menyebabkan perdarahan hebat, siklus haid tidak teratur, menstruasi menjadi terasa menyakitkan, dan durasi haid yang lebih panjang dari biasanya.

Kesimpulan

  • Jika ditilik kembali, perubahan hormon pada tubuh memegang peran penting dalam banyaknya darah haid yang keluar serta durasi haid. Perubahan ini dapat menyebabkan darah haid sedikit, durasi haid bertambah lama, atau keduanya secara sekaligus.
  • Namun, darah haid yang sedikit tidak serta-merta menjadikan durasinya bertambah lama. Kendati terdapat banyak kondisi medis yang menyebabkan perubahan hormon, Anda tak perlu panik jika mengalaminya.
  • Yang terpenting adalah tetap mencermati berbagai perubahan pada tubuh saat menstruasi Anda dan segera berkonsultasi kepada dokter bila ketidakteraturan haid Anda terasa mengganggu. Hal ini juga bermanfaat sebagai deteksi awal kondisi medis lain yang lebih serius. Tanyakan langsung kepada dokter untuk informasi lebih lanjut mengenai hal ini. 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diah Ayu Lestari · Tanggal diperbarui 20/03/2024

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan