Ada satu metode yang cukup populer di kalangan wanita untuk membantu memperlancar haid, yaitu pijat. Akhirnya banyak wanita, mungkin termasuk Anda, yang mencari tahu bagaimana cara memijat agar cepat haid sendiri di rumah.
Ada satu metode yang cukup populer di kalangan wanita untuk membantu memperlancar haid, yaitu pijat. Akhirnya banyak wanita, mungkin termasuk Anda, yang mencari tahu bagaimana cara memijat agar cepat haid sendiri di rumah.

Namun, benarkah cara memijat ini efektif untuk memperlancar siklus menstruasi? Ketahui jawabannya melalui ulasan berikut ini.
Memijat area perut merupakan cara tradisional yang dipercaya dapat memperlancar haid agar lebih cepat datang.
Teknik pijatan yang dilakukan biasanya melibatkan pijatan lembut di sekitar area perut bagian bawah dengan gerakan melingkar.
Namun, benarkah pijatan di area perut bisa membuat haid cepat datang?
Faktanya meski praktik tradisional ini sudah digunakan sejak dahulu kala, melakukan cara memijat agar cepat haid sendiri di rumah belum terbukti secara medis.
Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa memijat dapat secara langsung memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur siklus menstruasi, yaitu hormon estrogen dan progesteron.
Namun, bila telat haid atau tidak lancarnya menstruasi disebabkan oleh stres, teknik pijatan agar cepat haid ini mungkin bisa membantu.
Pasalnya, pijatan di area sekitar perut dapat membantu merelaksasi otot-otot dan meningkatkan aliran darah di area panggul.
Meningkatnya sirkulasi darah ke bagian tubuh tersebut, termasuk rahim dan ovarium di dalamnya, dipercaya dapat membantu menstimulasi siklus menstruasi.
Apalagi, stres merupakan salah satu penyebab telat haid yang paling sering dialami wanita.
Saat sedang stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol secara berlebihan, sehingga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron.
Nah, relaksasi melalui pijat mungkin dapat membantu mengurangi stres yang secara tidak langsung bisa membuat siklus menstruasi jadi lebih teratur.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa cara memijat perut agar cepat haid tidak secara langsung memperlancar siklus menstruasi, tetapi bisa mengurangi faktor risiko yang menyebabkan haid tidak teratur, seperti stres.
Di sisi lain, Cleveland Clinic menyebut memijat area perut justru bukan menjadi cara agar cepat haid, tetapi guna mengatasi nyeri haid yang kerap terjadi pada wanita.

Meski pijat di titik tertentu belum terbukti dapat melancarkan haid, memijat area perut diketahui dapat mengurangi risiko telat haid.
Berkat manfaat tersebut, tidak ada salahnya bagi Anda jika ingin mencoba teknik pijatan refleksi yang satu ini.
Berikut ini adalah cara yang dapat dicoba untuk memijat perut secara aman.
Sebelum memulai memijat, pastikan Anda berada di tempat yang nyaman dan tenang. Berbaringlah di permukaan yang rata dan nyaman agar pijatan lebih terasa manfaatnya.
Gunakan minyak pijat atau losion agar tangan Anda dapat bergerak dengan lancar di atas kulit. Minyak esensial seperti lavender atau rosemary juga bisa digunakan karena memiliki efek menenangkan.
Coba gosokkan kedua tangan Anda bersama-sama sebelum memulai pijatan. Hal ini dilakukan untuk memanaskan tangan agar pijatan membuat Anda lebih rileks.
Berikut ini adalah beberapa teknik pijat yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai cara memijat perut agar cepat haid.
Untuk mendapatkan efek kenyamanan, lakukan pijatan ini selama 10—15 menit setiap hari atau sesuai kebutuhan Anda.
Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau merasa tidak nyaman saat melakukan pijatan, sebaiknya konsultasikan kepada profesional kesehatan terlebih dahulu.
Ingat, pijatan ini mungkin membantu memberikan rasa nyaman dan mengurangi ketegangan, tetapi tidak menjamin dapat mempercepat datangnya menstruasi.

Alih-alih melakukan pijatan, berikut adalah beberapa metode yang mungkin bisa membantu agar haid cepat datang.
Jika menstruasi Anda terlambat lebih dari beberapa minggu, sering tidak teratur, atau jika Anda mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan, penting untuk berbicara kepada dokter.
Dokter dapat membantu mengevaluasi penyebab yang mendasarinya dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Versi Terbaru
25/06/2024
Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Ihda Fadila
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita