home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Mudah untuk Menunda Menopause agar Tak Datang Terlalu Cepat

5 Cara Mudah untuk Menunda Menopause agar Tak Datang Terlalu Cepat

Menopause sebenarnya adalah fenomena alami yang akan dialami oleh setiap wanita. Namun, tidak sedikit wanita yang takut atau belum siap. Apalagi, tidak jarang Anda juga bisa mengalami menopause dini. Apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk menunda atau memperlambat terjadinya menopause? Ini penjelasan lengkapnya.

Cara untuk menunda menopause

menunda menopause

Menopause menjadi salah satu kondisi yang akan dialami setiap wanita dan disebut sebagai titik perubahan dalam hidup wanita.

Mengutip dari Cleveland Clinic, menopause adalah tahap dalam hidup ketika Anda tidak lagi mengalami menstruasi.

Ini merupakan kondisi normal dari penuaan dan menandai akhir dari masa reproduksi.

Walaupun setiap orang dapat mengalami gejala perimenopause yang berbeda-beda, tanda yang muncul tak jarang cukup mengganggu.

Sebagai contoh, siklus menstruasi yang tidak teratur, mengalami sulit tidur, perubahan suasana hati, hingga hot flashes.

Menopause bisa terjadi pada rentang usia 40 – 50 tahun tergantung dari kondisi kesehatan tubuh Anda. Akan tetapi, salah satu faktor penentu menopause adalah faktor keturunan.

Anda tidak dapat mencegah terjadinya menopause, tetapi ada kemungkinan Anda dapat mengurangi tingkat komplikasi hingga memperlambat kondisi ini.

Berikut adalah tips agar tidak cepat menopause.

1. Olahraga teratur

Menopause dini dapat terjadi ketika Anda tidak menjaga kesehatan tubuh sehingga racun di dalam tubuh terus menumpuk.

Apalagi, Anda tidak pernah melakukan aktivitas fisik seperti olahraga yang juga bisa memicu penuaan dini.

Maka dari itu, salah satu cara memperlambat atau menunda menopause adalah dengan berolahraga secara teratur.

Hal ini karena racun di dalam tubuh akan keluar bersamaan dengan keringat. Lalu, manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan sirkulasi darah dan melancarkan siklus menstruasi Anda.

Tidak hanya itu saja, olahraga secara teratur juga bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan tulang. Pasalnya saat menopause, Anda bisa mengalami hilangnya kepadatan tulang.

2. Mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan gizi

menunda menopause

Seiring bertambahnya usia, hormon reproduksi juga dapat mengalami penurunan.

Salah satunya, indung telur mulai lebih sedikit menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Hal ini pula yang menjadi penyebab terjadinya menopause.

Maka dari itu, Anda juga bisa melakukan tips menunda atau agar tidak cepat menopause dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan gizi.

Lalu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan penunda menopause dengan kandungan seperti fitoestrogen (kedelai), asam lemak omega, hingga kacang-kacangan.

Selain itu, makanan dengan nutrisi serta gizi seimbang juga bermanfaat untuk menjaga berat badan.

Apalagi, saat gejala menopause muncul ada kemungkinan Anda lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.

3. Menjaga pola tidur

Sebagian orang pasti pernah atau masih mengalami sulit tidur. Tidak ada salahnya mulai sekarang Anda mengubah kebiasaan untuk meningkatkan kualitas tidur.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah mengubah jadwal tidur, berolahraga, menghindari kafein, hingga mempelajari teknik relaksasi.

Ini juga merupakan cara menunda serta mencegah gejala menopause yang cukup mengganggu, yaitu sulit tidur.

Saat gejalanya tiba, Anda bisa mencoba mengatasinya dengan sebagian cara di atas.

4. Mengonsumsi kalsium dan vitamin D

menunda menopause

Vitamin D mempunyai fungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit, mencegah penuaan dini, serta meningkatkan keseimbangan hormon.

Tidak ada salahnya bagi Anda untuk rutin mengonsumsi suplemen atau makanan dengan kandungan vitamin D sebagai cara menunda menopause.

Begitu juga dengan menjaga asupan kalsium. Kedua kandungan ini bisa membantu Anda menjaga kepadatan tulang serta mencegah pengeroposan tulang saat menopause.

5. Berhenti merokok

Mengutip dari Mayo Clinic, merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, osteoporosis, kanker, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Merokok juga dapat meningkatkan risiko menopause dini serta gejala seperti hot flashes. Perlu diketahui bahwa merokok dapat menghambat sirkulasi darah di dalam tubuh Anda.

Semakin sedikit darah yang mengalir ke rahim dan ovarium, maka besar kemungkinannya untuk mengalami siklus menstruasi tidak teratur.

Jadi, dapat dikatakan bahwa berhenti merokok juga menjadi salah satu tips menunda sekaligus agar tidak cepat menopause.

Sudah dipaparkan sedikit di atas bahwa menopause bukanlah kondisi yang dapat dicegah.

Namun, tidak ada salahnya Anda mencoba untuk menjaga kesehatan sedini mungkin agar gejala menopause yang terasa nantinya tidak terlalu berat.

Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas dan bisa menyesuaikan dengan kondisi kesehatan saat ini.

Jadi tunggu apa lagi, yuk lakukan berbagai hal di atas bantu memperlambat atau menunda menopause.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Menopause, Perimenopause and Postmenopause. (2021). Retrieved 2 March 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15224-menopause-perimenopause-and-postmenopause#management-and-treatment

Menopause – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 2 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menopause/diagnosis-treatment/drc-20353401

Feskanich, D., Willett, W., & Colditz, G. (2003). Calcium, vitamin D, milk consumption, and hip fractures: a prospective study among postmenopausal women. The American Journal Of Clinical Nutrition, 77(2), 504-511. doi: 10.1093/ajcn/77.2.504

Topics, H. (2021). Menopause | Menopause Symptoms | MedlinePlus. Retrieved 2 March 2021, from https://medlineplus.gov/menopause.html

Purdue-Smithe, A., Whitcomb, B., Szegda, K., Boutot, M., Manson, J., & Hankinson, S. et al. (2017). Vitamin D and calcium intake and risk of early menopause. The American Journal Of Clinical Nutrition, ajcn145607. doi: 10.3945/ajcn.116.145607

Yang, H., Suh, P., Kim, S., & Lee, S. (2015). Effects of Smoking on Menopausal Age: Results From the Korea National Health and Nutrition Examination Survey, 2007 to 2012. Journal Of Preventive Medicine And Public Health, 48(4), 216-224. doi: 10.3961/jpmph.15.021

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 08/07/2017
x