Penyebab Keringat Malam, Tanda Menopause atau Serangan Jantung?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bila Anda kerap kali berkeringat saat tidur malam, sebaiknya ketahui penyebab keringat malam. Pasalnya, hal ini bisa saja wajar terjadi, tapi bisa juga tanda-tanda dari serangan jantung pada wanita. Wanita yang sudah berusia lebih dari 40 tahun akan mengalami menopause.

Penyebab keringat malam, tanda menopause atau serangan jantung?

Berkeringat adalah hal yang wajar terjadi pada wanita, bahkan hal ini berguna untuk membuat tubuh Anda tetap berada pada suhu yang normal. Namun, berbeda jika keringat di malam hari dihasilkan terlalu berlebihan.

Para ahli menyatakan bahwa 3 persen dari kasus sering berkeringat di malam hari adalah tanda penyakit yang serius, salah satunya adalah penyakit jantung.

Namun, hal ini sebenarnya wajar terjadi, apalagi wanita yang memasuki masa menopause. Lalu bagaimana cara membedakannya?

Penyebab keringat malam adalah menopause

Menopause adalah proses yang normal terjadi pada setiap wanita usia paruh baya. Pada masa ini, fungsi organ reproduksi wanita akan menurun dan menimbulkan berbagai perubahan serta gejala. Termasuk salah satunya berkeringat di malam hari. Ketika akan memasuki masa menopause, perubahan kadar hormon juga terjadi, yang kemudian menyebabkan tubuh akan merasa cepat panas dan gerah.

Ketika tubuh merasa panas atau gerah, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mempertahankan suhu normal. Kondisi ini yang terjadi ketika seorang wanita yang akan memasuki masa menopause berkeringat di malam hari.

Bila memang keringat yang dikeluarkan tubuh di malam hari tersebut disebabkan oleh menopause, Anda akan mengalami berbagai gejala berikut ini.

  • Berat badan naik
  • Mood dan emosi cepat berubah
  • Merasa kelelahan
  • Vagina kering
  • Sering buang air kecil
  • Insomnia
  • Depresi

Selain itu, memasuki masa menopause, Anda juga akan mengalami siklus haid yang tidak beraturan. Jika semua hal tersebut terjadi bersamaan dengan tubuh yang berkeringat tiap malam, maka bisa jadi ini tanda dari menopause.

Keringat malam juga tanda serangan jantung pada wanita

Mungkin tak banyak yang tahu kalau berkeringat di malam hari juga bisa menjadi tanda dari serangan jantung. Jika wanita berkeringat di malam hari tapi tak mengalami gejala menopause yang telah disebutkan sebelumnya, maka bisa jadi hal ini tanda dari gangguan fungsi jantung.

Jadi, di saat gangguan fungsi jantung terjadi, jantung  akan bekerja lebih berat dari biasanya. Ketika jantung bekerja lebih keras, energi yang dihasilkan lebih banyak. Energi ini didapatkan dari proses metabolisme yang memang menyebabkan kenaikan suhu tubuh. Hal ini kemudian yang menjadi salah satu pemicu keluarnya keringat berlebihan.

Gejala ini hampir mirip dengan gejala menopause. Namun, jika memang akibat gangguan fungsi jantung, maka keringat yang Anda hasilkan di malam hari akan cukup banyak hingga baju serta seprai Anda basah. Selain itu, bila hal ini adalah tanda dari serangan jantung, maka akan disertai dengan gejala seperti:

  • Terasa nyeri pada bagian lengan, leher, punggung, dan perut
  • Dada terasa nyeri dan tertekan
  • Sulit untuk bernapas atau napas menjadi pendek
  • Mual dan muntah
  • Kliyengan

Apa pun gejala yang Anda rasakan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah gejala yang Anda rasakan berbahaya atau tidak. Semakin cepat Anda periksa dan dideteksi, semakin besar pula peluang keberhasilan penanganan yang diberikan dokter.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan sakit setelah olahraga sebenarnya pertanda apa? Apakah ini baik atau justru sebaliknya? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit