7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Infeksi saluran kemih (ISK) atau biasa disebut urinary tract infection disebabkan oleh bakteri yang berkembang di dalam saluran kencing. Infeksi saluran kencing bisa terjadi pada laki-laki maupun perempuan, tetapi perempuan lebih rentan terkena infeksi ini.

Umumnya, penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri harus diobati dengan antibiotik. Namun, ada berbagai bahan alami yang bisa digunakan sebagai pendamping obat penyakit infeksi saluran kencing. Apa saja?

Gejala dan penyebab penyakit infeksi saluran kencing

Sebelum mengetahui berbagai pengobatan alternatif untuk mengatasi penyakit ini, ada baiknya Anda juga mengetahui hal yang bisa menyebabkan infeksi saluran kencing dan apa saja gejala yang dapat muncul.

Ada beberapa penyebab infeksi saluran kencing, di antaranya:

  • Adanya penghalang atau yang menghalangi saluran kencing, misalnya batu ginjal.
  • Adanya kesulitan untuk mengeluarkan semua urine yang terdapat pada kandung kemih.
  • Penggunaan alat kontrasepsi seperti diafragma dan kondom.
  • Sistem daya tahan tubuh yang lemah karena penyakit atau kemoterapi.
  • Pada laki-laki, dapat juga dipicu oleh pembesaran kelenjar prostat.

Seperti penyakit lainnya, infeksi saluran kencing juga memiliki beberapa gejala. Berikut ini adalah gejala yang perlu diperhatikan.

  • Urine yang berwarna keruh atau bahkan berdarah.
  • Keluarnya bau tidak enak dari urine tersebut.
  • Keinginan untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  • Adanya kram di bagian perut bawah.
  • Demam hingga 38 derajat Celsius.
  • Adanya perasaan gelisah atau kebingungan.

Obat alami untuk infeksi saluran kencing

Mengobati infeksi saluran kencing tidak hanya bisa dilakukan secara medis dengan menggunakan obat dari dokter, tetapi bisa juga dilakukan dengan beberapa alternatif berbahan alami yang dapat Anda temui di rumah. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Minum air putih

Minum air putih secara teratur setiap hari bisa menjadi langkah awal untuk mengobati infeksi saluran kencing. Faktanya, delapan hingga sepuluh gelas per hari dapat membantu menghilangkan bakteri melalui urine yang dikeluarkan.

Kebutuhan air putih dalam sehari bisa berbeda-beda pada setiap orang. Namun jika Anda memiliki penyakit seperti batu ginjal, ada baiknya Anda diskusikan terlebih dahulu pada dokter tentang berapa gelas air putih yang aman dikonsumsi pada setiap harinya.

Jika Anda terkena infeksi saluran kencing, Anda juga dianjurkan untuk mengurangi minuman yang berwarna dan mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soda. Kafein dapat memperparah infeksi saluran kencing. Selain kafein, Anda juga harus menghindari minuman beralkohol, minuman manis, jus jeruk, jus lemon, jeruk nipis, dan anggur.

2. Mengonsumsi buah dengan vitamin C

Anda memang diminta untuk tidak meminum minuman seperti jeruk, tetapi Anda dapat menemukan vitamin C pada buah-buahan yang berwarna hijau atau Anda bisa mengkonsumsi tomat, buah yang paling mudah ditemukan.

Konsumsi vitamin C akan membantu menurunkan pH urine, sehingga kemungkinan bakteri penyebab infeksi saluran kencing bertahan hidup akan semakin kecil. Menurut National Institutes of Health, pada satu harinya wanita harus memenuhi sekitar 75 mg vitamin C, sedangkan pria membutuhkan sekitar 90 mg.

3. Asparagus

Ternyata, asparagus juga bisa menjadi obat alami untuk bantu mengatasi infeksi saluran kencing. Hal ini dikemukakan pada sebuah studi yang diterbitkan dalam African Journal of Traditional, Complementary and Alternative Medicine pada 2008.

Peneliti melaporkan, kandungan bahan aktif dalam asparagus memiliki fungsi antibakteri yang bekerja melawan bakteri penyebab penyakit infeksi saluran kemih. Tak hanya itu, asparagus juga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Buah beri, apel, dan persik

Buah-buahan ini mengandung d-mannose, yaitu salah satu jenis gula alami. Tubuh manusia sebenarnya mampu menghasilkan gula ini sendiri, akan tetapi sebagian besar d-mannose akan ikut terbuang lewat urine. Maka dari itu, dibutuhkan asupan d-mannose tambahan dari berbagai makanan yang memiliki kandungannya.

Dari penelitian yang diadakan oleh The National Institute for Health and Care Excellence di Inggris, d-mannose terlihat mampu mencegah kambuhnya penyakit ISK secara signifikan dibanding dengan orang-orang yang tidak melakukan pengobatan sama sekali.

Selain itu, d-mannose juga bantu melipatgandakan perkembangbiakan bakteri baik di dalam tubuh untuk melawan bakteri jahat penyebab infeksi. Bila ingin merasakan manfaatnya, Anda bisa mendapatkannya dari buah beri, apel, dan persik.

5. Buah cranberry

Cranberry adalah salah satu obat alami yang sering digunakan untuk bantu mengatasi kondisi yang berhubungan dengan masalah buang air kecil, tak terkecuali infeksi saluran kencing.

Buah ini memiliki kandungan antioksidan fitronutrien yang bernama Proanthocyanidins tipe-A. Kandungan ini dipercaya dapat mencegah bakteri E.coli menempel pada lapisan kandung kemih.

Menempelnya bakteri pada jaringan tubuh akan memudahkannya untuk berkembang biak. Dengan mengonsumsi buah cranberry inilah, Anda akan terbantu menghindari terjadinya proses tersebut.

Dilansir dari sebuah studi, cranberry juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri Proteus mirabilis yang biasa ditemukan pada infeksi saluran kemih. Tak hanya bisa memakan buahnya, kini sudah banyak ditemui suplemen dari ekstrak cranberry yang bisa Anda coba.

6. Minyak esensial

Minyak esensial telah lama dikenal sebagai alternatif yang cukup efektif untuk mengurangi beberapa gejala penyakit. Kegunaannya mungkin juga bisa dimanfaatkan sebagai obat alami untuk mengatasi infeksi saluran kemih.

Minyak oregano contohnya, dipercaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli atau bakteri lain yang resisten terhadap antibiotik.

Minyak lavender dikatakan dapat membunuh bakteri, jamur, dan sumber infeksi lainnya. Tambahannya, minyak lavender kaya akan antioksidan yang dibutuhkan untuk memerangi peradangan dalam tubuh.

Cara menggunakannya adalah dengan meneteskan minyak pilihan Anda secukupnya ke dalam wadah berisi air panas dan hirup uapnya.

Sayangnya meski cenderung aman, efektivitas minyak esensial dalam mengobati infeksi saluran kencing masih belum bisa dipastikan. Kebanyakan dokter juga belum menyarankan perawatan ini.

Hal lain untuk bantu obati infeksi saluran kencing

Meski ada beberapa obat alami yang terbukti bisa mengurangi gejala penyakit infeksi saluran kencing, bukan berarti Anda bisa bergantung sepenuhnya pada bahan-bahan di atas.

Pengobatan utama yang bisa menyembuhkan ISK tetaplah obat antibiotik, jadi baiknya bahan di atas hanya dijadikan sebagai pendamping saja. Anda juga harus mengonsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakannya.

Selain obat dengan bahan alami, ada pula berbagai kebiasaan yang bisa mulai dilakukan jika Anda ingin mempercepat masa pemulihan.

1. Jangan menahan buang air kecil

Jangan pernah menahan-nahan buang air kecil, karena melakukannya dapat menyebabkan bakteri semakin berkembang di dalam kandung kemih Anda.

Selain itu, Anda harus buang air kecil setelah berhubungan seks dengan pasangan Anda, hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko bakteri yang masuk lebih dalam ke saluran kencing.

2. Gunakan kompres panas

Bantal kompres panas dapat ditemukan di toko-toko yang menjual alat-alat kesehatan. Menggunakan bantal panas dapat meringankan rasa perih atau sakit pada area kandung kemih.

Cara menggunakannya adalah dengan tidak mengaplikasikannya langsung ke kulit, gunakan kain sebagai pemisah. Pakai selama 15 menit untuk menghindari rasa terbakar.

3. Gunakan pakaian yang nyaman

Gunakan pakaian dengan bahan yang dapat membuat kulit bernapas, seperti celana dalam katun, celana longgar bukan celana jeans, baju yang longgar, hal ini diperlukan agar tidak terasa lembap sehingga bakteri yang ‘hinggap’ pun berkurang.

4. Perhatikan kebersihan area kandung kemih

Anda harus selalu memperhatikan kebersihan sanitasi yang digunakan. Anda juga baiknya tidak menggunakan spray atau sabun pembersih kewanitaan. Bilas daerah genital dengan cara dari depan ke belakang, lalu keringkan.

Hal ini untuk menghindari kuman yang berpindah tempat ke saluran kencing. Ketika mandi, lebih baik menggunakan shower daripada berendam di bathtub. Gunakan sabun yang fragrance-free.

5. Gaya hidup sehat

Ganti gaya hidup Anda seperti makanan yang dikonsumsi, sebaiknya lebih sering mengkonsumsi buah dan sayur. Lebih sering mengkonsumsi air putih dibanding minuman berasa selain jus, atau minuman kemasan.

Janganlah merokok dan selalu menjaga kebersihan pakaian yang akan dipakai sangat penting.

Jika obat alami infeksi saluran kemih tak berhasil?

Jika pengobatan alami tidak berhasil, Anda dapat kembali menemui dokter dan mendapatkan obat infeksi saluran kencing. Pengobatan alami hanya membantu untuk mengurangi tingkat keparahan infeksi, tentunya pengobatan alami selalu dibarengi dengan obat dari dokter.

Dokter mungkin akan memberikan Anda antibiotik. Selain itu paracetamol juga bisa dikonsumsi untuk mengurangi rasa peri atau sakit. Dokter mungkin juga akan memberikan pereda rasa sakit seperti acetaminophen atau paracetamol dan ibuprofen.

Ada pula pengobatan lainnya seperti phenazopyridine (Pyridium) untuk mengurangi sensasi terbakar dan nyeri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit