3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Telinga Kemasukan Air

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Telinga seringkali kemasukan air saat berenang atau mandi. Akibatnya, telinga terasa penuh tersumbat sehingga pendengaran seperti terpendam. Air yang terperangkap di saluran telinga juga bisa menimbulkan sensasi tidak mengenakkan. Ada banyak cara mengatasi telinga yang kemasukan air, tapi Anda sebaiknya tidak melakukan hal-hal berikut, ya!

Jangan lakukan ini untuk mengatasi telinga yang kemasukan air

membersihkan kotoran telinga

Saat telinga kemasukan air, hal pertama yang perlu diingat yaitu jangan panik. Tenang, air yang masuk tidak akan selamanya berada di dalam.

Ketika panik, Anda justru bisa saja melakukan hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan, seperti:

1. Menggunakan cotton bud

Menurut Dr. Yu-Tu Wong seorang otologis (ahli telinga), menggunakan cotton bud atau korek kuping untk mengatasi telinga yang kemasukan air malah bisa memperburuk keadaan.

Cotton bud bisa mendorong kotoran telinga dan air masuk lebih dalam sehingga makin sulit untuk dikeluarkan, dan justru terperangkap di dalam.

Selain itu, korek kuping juga bisa menyebabkan gendang telinga tertusuk. Ketika gendang telinga terluka atau bahkan pecah, Anda bisa-bisa mengalami gangguan pendengaran.

Dalam kasus yang parah, korek kuping juga bisa merusak banyak saraf di belakang saluran telinga. Jika hal ini terjadi, efeknya cukup parah seperti tuli total, vertigo berkepanjangan dengan mual dan muntah, kehilangan sensor rada, dan kelumpuhan wajah.

Alih-alih membuat air terdorong keluar Anda justru bisa mengalami berbagai masalah pendengaran serius.

2. Mengorek telinga dengan jari

Saat telinga terasa kemasukan air, Anda mungkin spontan mengatasi hal ini dengan mengorek kuping pakai jari. Padahal, cara ini sama sekali tidak dibenarkan.

Mengorek telinga dengan jari dan kuku yang panjang bisa membuat jaringan di saluran telinga yang sangat halus terluka. Hal ini justru bisa membuat telinga mengalami infeksi dan terasa sakit berkepanjangan.

Oleh sebab itu, jauhkan jari-jari Anda dari telinga saat sedang kemasukan air.

3. Menggunakan tetes telinga mengandung hidrogen peroksida

Larutan hidrogen peroksida bisa membantu melunakkan kotoran telinga yang terjebak dan menyumbat saluran telinga.

Sayangnya, Anda tidak boleh menggunakan produk ini sebagai cara mengatasi telinga yang kemasukan air jika:

Tanyakan pada dokter mengenai pilihan obat tetes telinga lain yang lebih aman untuk Anda.

Kapan harus ke dokter?

telinga berdarah

Mengatasi telinga yang kemasukan air bisa dilakukan sendiri di rumah. Beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:

  • Menggoyang-goyangkan kepala dari satu sisi ke sisi lain atau memiringkannya ke samping bawah ke arah bahu
  • Memiringkan kepala ke samping sambil menutup telinga agar tercipta ruang hampa yang bisa menarik air keluar
  • Mengompres telinga dengan air hangat di sekitar 30 detik dan ulangi 4 sampai 5 kali
  • Menguapkan air yang terperangkap dengan mengarahkan hair dryer ke arah telinga dari jarak yang tidak terlalu dekat

Jika cara-cara di atas telah dilakukan tetapi air tak kunjung keluar, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Apalagi jika ada tanda-tanda lain seperti:

  • Infeksi telinga belum hilang selama 10 sampai 14 hari setelah menggunakan tetes telinga antibiotik
  • Kehilangan pendengaran di area telinga yang kemasukan air

Jangan tunda memeriksakan diri agar dokter bisa segera menemukan perawatan yang paling tepat untuk Anda.

Sumber foto: Hearing Care

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Telinga Berair dan Pilihan Pengobatannya

Telinga berair bisa disebabkan oleh banyak hal, dari yang sepele hingga serius. Lalu bagaimana cara mengobati telinga berair? Yuk, simak di sini pilihannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Cara Mengatasi Telinga Gatal yang Aman dan Efektif Selain Digaruk

Telinga termasuk salah satu bagian tubuh yang sensitif. Beberapa kondisi bisa membuatnya terasa gatal. Lantas bagaimana cara mengatasi telinga gatal?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 3 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Akibat Tindik di Telinga

Berikut cara mengatasi infeksi akibat tindik telinga agar infeksi tidak meluas dan mengharuskan Anda pergi ke rumah sakit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Sakit telinga perlu diatasi hingga tuntas dengan obat yang tepat. Ada berbagai macam obat tetes telinga yang bisa Anda gunakan. Apa saja? Simak di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Infeksi Telinga pada Bayi

Infeksi Telinga Pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
belakang telinga bau

Berbagai Penyebab Telinga Bau dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat sakit telinga alami

Berbagai Macam Obat Sakit Telinga, dari Alami Hingga Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
cara membersihkan telinga

Tak Bisa Sembarangan, Begini Cara Membersihkan Telinga yang Benar dan Aman

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit