Apakah Gendang Telinga Pecah Bisa Sembuh Sendiri Tanpa Pengobatan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 November 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gendang telinga adalah bagian terpenting dari indra pendengaran yang membuat Anda bisa menerima suara-suara dari luar. Jika gendang telinga pecah atau rusak, Anda tentu akan mengalami gangguan pendengaran. Gendang telinga yang pecah umumnya dapat diatasi dengan minum antibiotik secara rutin. Namun, beberapa orang mengaku telinganya membaik dengan sendirinya padahal belum sempat diobati. Lantas, apa benar gendang telinga pecah bisa sembuh sendiri? Cari tahu jawabannya lewat ulasan berikut ini.

Mungkinkah gendang telinga pecah sembuh sendiri?

penyebab gendang telinga pecah

Gendang telinga pecah dalam istilah medis disebut dengan perforasi timpani. Kondisi ini terjadi ketika selaput timpani mengalami sobekan hingga berlubang. Selaput timpani itu sendiri adalah jaringan tipis yang membagi telinga tengah dan saluran telinga bagian luar.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Hal ini dapat terjadi saat Anda mengalami infeksi telinga tengah (otitis media) atau mendengar suara-suara keras, entah itu suara petir, ledakan, atau tembakan.

Kabar baiknya, gendang telinga pecah bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan apa pun, lho. Kebanyakan kasus gendang telinga pecah hanya bersifat sementara karena lubang pada gendang telinga memiliki kemampuan untuk menutup dengan sendirinya. Alhasil, fungsi pendengaran Anda dapat berangsur-angsur normal dan membuat Anda bisa kembali mendengar dengan jelas.

Biasanya, gendang telinga pecah bisa sembuh sendiri dalam beberapa minggu sampai tiga bulan ke depan. Namun, hal ini tergantung dari penyebab gendang telinga pecah yang Anda alami.

Jika disebabkan oleh infeksi telinga, maka gendang telinga Anda biasanya akan segera membaik setelah infeksi tersebut diobati. Dokter akan meresepkan antibiotik, baik obat minum maupun obat tetes telinga, untuk mengobati infeksi telinga Anda. Semakin cepat infeksi telinga diatasi, maka semakin cepat pula fungsi gendang telinga Anda kembali normal seperti semula.

Bagaimana caranya supaya gendang telinga cepat sembuh?

sumbat telinga saat berenang

Meskipun gendang telinga pecah bisa sembuh sendiri, ini bukan berarti Anda hanya tinggal duduk dan menunggu sampai gendang telinga Anda benar-benar sembuh, lho. Pasalnya, Anda perlu memastikan kondisi telinga Anda tetap kering untuk mempercepat penyembuhan.

Ini artinya, Anda tidak dianjurkan untuk berenang atau menyelam sampai gendang telinga Anda sembuh total. Begitu pula saat mandi, sebaiknya gunakan penutup kepala untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Anda juga bisa menutup lubang telinga dengan kapas yang dilapisi petroleum jelly untuk mencegah telinga kemasukan air.

Untuk sementara waktu, hindari bepergian naik pesawat untuk mencegah tekanan tinggi di bagian telinga (barotrauma). Bila ada hal-hal tertentu yang mengharuskan Anda naik pesawat, gunakan sumbat telinga (earplug) atau mengunyah permen karet untuk menjaga keseimbangan tekanan di telinga bagian dalam dan luar. Dengan begitu, masalah gendang telinga Anda bisa diatasi dengan baik dan mencegahnya kambuh lagi.

Gendang telinga pecah tak kunjung sembuh, harus bagaimana?

cara minum obat

Kalau Anda masih saja mengalami gangguan pendengaran yang cukup mengganggu, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan:

1. Obat pereda nyeri

Ketika gendang telinga pecah membuat Anda kesakitan, maka dokter akan meresepkan obat pereda nyeri untuk dikonsumsi secara rutin. Obat ini berfungsi untuk melindungi telinga Anda dari infeksi berlanjut. Anda biasanya akan diberikan paracetamol atau ibuprofen, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

2. Patch

Jika masalah gendang telinga Anda tak kunjung sembuh meski sudah minum obat, Anda biasanya akan dirujuk ke dokter THT (telinga, hidung, dan tenggorokan). Dokter mungkin akan meletakkan patch untuk menambal lubang pada gendang telinga Anda.

Patch ini berfungsi untuk mendorong pertumbuhan jaringan gendang telinga dan menutupi lubang yang ada. Dengan begitu, masalah pendengaran Anda akan berangsur-angsur berkurang dan kembali normal.

3. Operasi timpanoplasti

Operasi timpanoplasti adalah prosedur pembedahan dengan menutup lubang yang terbuka pada membran timpani atau gendang telinga. Cara ini menjadi pilihan terakhir yang ditempuh setelah semua upaya tidak berhasil mengobati gendang telinga pecah.

Untuk menutup lubang pada gendang telinga, dokter biasanya akan mengambil jaringan tubuh Anda sendiri dari bagian tubuh tertentu. Karena termasuk jenis operasi kecil, Anda tidak memerlukan rawat inap alias boleh langsung pulang setelah operasinya selesai sembari menunggu masa pemulihan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit