Mengenal Serumen Prop, Ketika Kotoran Menyumbat Saluran Telinga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Serumen prop atau impaksi serumen adalah kondisi yang mungkin terjadi jika Anda jarang atau salah membersihkan telinga. Kondisi ini, biasanya disebabkan penumpukan kotoran yang menyumbat liang telinga Anda. Kira-kira apa yang menyebabkan kondisi impaksi serumen pada telinga? Bagaimana impaksi serumen bisa diobati?

Apa itu serumen prop (impaksi serumen)?

bahaya sering mengorek telinga

Kotoran telinga atau juga disebut serumen, dihasilkan oleh tubuh untuk melindungi telinga. Serumen atau kotoran telinga ini bentuknya seperti cairan lilin berwarna kuning dan teksturnya lengket

Dalam kondisi tertentu, serumen dapat menimbulkan penyumbatan liang telinga yang dapat berujung pada gangguan pendengaran. Kondisi inilah yang disebut dengan serumen prop atau impaksi serumen. 

Penyumbatan semacam ini terkadang dapat pula menimbulkan rasa tertekan di telinga, penurunan kemampuan mendengar, hingga rasa berdengung.

Apa saja gejala dan ciri-ciri serumen prop (impaksi serumen)?

telinga berdenging atau tinnitus adalah

Berikut ini adalah gejala dan ciri-ciri dari serumen prop:

Apa penyebab serumen prop (impaksi serumen)?

kena infeksi telinga dewasa

Serumen di telinga Anda dihasilkan dari kelenjar di kulit yang melapisi bagian luar saluran telinga Anda. Serumen dan rambut kecil di bagian ini merangkap debu dan benda asing lainnya yang dapat merusak struktur telinga yang lebih dalam. 

Pada kebanyakan orang, sebagian kecil serumen dapat keluar dengan sendirinya. Namun, jika Anda mengeluarkan kotoran dalam jumlah yang berlebihan atau membersihkan telinga dengan cara yang tidak tepat, serumen dapat menyumbat dan mengakibatkan masalah telinga.

Selain itu, serumen prop juga bisa terjadi akibat membersihkan telinga dengan alat bantu, contohnya cotton bud. Telinga yang sering dibersihkan dan dikorek terlalu dalam dapat membuat sisa serumen terdorong semakin ke dalam. Serumen atau kotoran telinga yang semakin masuk ke dalam tersebut akan menumpuk di dalam liang telinga, membentuk gumpalan dan akhirnya mengeras.

Gumpalan kotoran telinga yang mengeras itu terbuat sedikit demi sedikit dan akan menjadi banyak, banyak orang yang tidak menyadari hal ini. Gumpalan kotoran telinga, biasanya baru diketahui setelah menimbulkan dampak yang mengganggu berupa gangguan atau keluhan pada telinga Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk mengatasi impaksi serumen?

mengatasi telinga berdenging

Ketika Anda mengalami gangguan yang diakibatkan oleh serumen, dokter atau ahli biasanya akan melakukan beberapa tindakan untuk mengatasi impaksi pada telinga. Dikutip dari National Center for Biotechnology Information, berikut metode yang dapat dilakukan untuk menyingkirkan serumen prop:

1. Serumenolitik

Serumenolitik atau cerumenolytic adalah larutan cair yang dapat membantu mengencerkan, melembutkan, memecah, dan/atau melarutkan serumen prop. Serumenolitik biasanya berbahan dasar air atau minyak. 

Bahan-bahan khas yang biasanya digunakan dalam serumenolitik berbahan dasar air adalah:

Sementara itu, bahan-bahan umum dalam serumenolitik yang berbahan dasar minyak biasanya terdiri dari:

  • Minyak kacang tanah
  • Minyak zaitun
  • Minyak almond

Obat tetes telinga ini biasanya tersedia tanpa resep dokter. Anda dianjurkan meneteskan lima tetes dalam satu hingga dua kali sehari selama tujuh hari. 

Sementara itu, serumenolitik yang memerlukan resep dokter adalah karbamid peroksiada. Anda dianjurkan meneteskan 5-10 tetes, dua kali sehari, selama empat hari. Obat tetes ini bekerja dengan melepaskan oksigen untuk melembutkan dan mendorong serumen dari dalam telinga dan memiliki efek antibakteri. 

2. Irigasi

Irigasi adalah cara lain untuk menghilangkan serumen prop dengan aman dan efektif. Cairan yang membantu serumen keluar dari telinga melalui metode ini terdiri dari:

  • Air hangat saja
  • Campuran air hangat dan hidrogen peroksida dengan perbandingan 50:50 

Cairan tersebut dimasukkan ke dalam semprit dan dibuang ke saluran telinga. Baskom sebagai penampung akan diletakkan di bawah telinga Anda. Cara ini tergolong murah dan mudah didapat, tapi hasilnya mungkin dapat menyebabkan trauma telinga ringan. 

Selain itu, irigasi juga dapat diberikan dengan cara diminum atau secara oral. Cara ini tergolong cepat dan murah. Namun, irigasi oral juga dapat menyebabkan trauma pada telinga, seperti perforasi membran timpani atau gendang telinga. 

3. Pelepasan manual

Pelepasan manual serumen prop dilakukan dengan menggunakan lingkaran atau sendok berbahan logam atau plastik. Cara ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada saluran telinga karena tidak menggunakan pelembap apapun. 

Meskipun begitu, metode ini memiliki risiko lebih kecil untuk gendang telinga pecah, terlebih jika Anda dapat bekerja sama ketika petugas kesehatan melakukan cara ini. 

Bagaimana mengatasi impaksi serumen dengan pengobatan rumahan?

Jerawat di telinga

Pengobatan rumahan untuk mengatasi serumen prop adalah hal yang umum. Pilihan pengobatan yang telah disebutkan di atas dapat tersedia dengan atau tanpa resep. 

Dikutip dari Mayo Clinic, lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasi serumen prop secara mandiri:

  • Lembutkan serumen dengan meneteskan beberapa tetes baby oil, minyak mineral, gliserin, atau hidrogen peroksida di saluran telinga Anda. 
  • Ketika serumen sudah melunak, masukkan air hangat ke dalam telinga Anda secara perlahan. Keluarkan serumen dengan memiringkan kepala Anda dan tarik telinga luar Anda ke depan dan belakang untuk meluruskan saluran telinga. Kemudian, miringkan kepala Anda untuk mengeluarkan air.
  • Setelah selesai, keringkan telinga Anda dengan handuk atau hairdryer. 

Anda mungkin perlu mengulangi langkah-langkah di atas untuk memastikan serumen prop sudah keluar dari telinga. Jika gejala tidak membaik setelah melakukan perawatan rumahan, konsultasikan kepada dokter Anda. 

Peralatan pembersih kotoran telinga yang tersedia di toko juga efektif untuk menghilangkan impaksi serumen. Diskusikan dengan dokter tentang cara memilih dan menggunakan cara mengatasi kotoran telinga yang tepat untuk kondisi Anda. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit