Mengenal Berbagai Manfaat Ear Plug untuk Kesehatan Telinga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Ear plug merupakan alat penutup telinga dengan banyak manfaat untuk kesehatan telinga dan pendengaran. Alat kecil ini berguna untuk menyaring suara bising yang dapat membahayakan telinga. Selain itu, apa lagi keuntungan yang didapat dengan mengenakan ear plug? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Apa itu ear plug?

jenis gangguan pendengaran

Ear plug atau penyumbat merupakan salah satu alat penutup telinga untuk melindungi pendengaran. Alat ini terbuat dari busa atau plastik dan berukuran kecil. Ini dapat langsung digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam liang telinga.

Ada banyak jenis penyumbat telinga yang bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Penyumbat telinga juga mudah digunakan dan dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang kecil.  

Dikutip dari National Institutes of Health, ear plug terdiri dari dua jenis, yaitu

1. Ear plug busa yang bisa diperbesar

Ear plug busa adalah penutup telinga yang terbuat dari gulungan tipis busa. Alat ini digunakan dengan cara memasukkannya hingga sekitar setengah jalan ke dalam liang telinga. Setelah dimasukkan, penutup telinga dengan bahan busa akan menyesuaikan bentuk telinga Anda hingga tepat. 

2. Ear plug yang sudah dilipat

Penyumbat telinga jenis ini terbuat dari plastik, karet, atau silikon. Penyumbat telinga ini memiliki bentuk runcing, mirip dengan kerucut es krim. 

Penutup telinga ini tersedia dalam ukuran yang dibedakan menurut umur. Anak-anak dapat mengenakan penyumbat telinga berukuran kecil, sedangkan orang dewasa dapat mengenakan penyumbat telinga dengan ukuran yang lebih besar. 

Apa saja manfaat ear plug?

Seperti yang telah disebutkan, penyumbat telinga berfungsi menjaga telinga dari paparan suara bising. Namun, lebih dari itu, ear plug juga bermanfaat untuk menurunkan risiko Anda terkena berbagai penyakit telinga dan membantu Anda tidur lebih nyenyak. Simak penjelasannya.

1. Mencegah tuli akibat kebisingan

buta dan tuli

Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) atau tuli akibat kebisingan merupakan kerusakan struktur sensitif di dalam telinga akibat mendengarkan suara yang terlalu keras dalam waktu yang lama. Kondisi ini merupakan satu-satunya gangguan pendengaran yang dapat dicegah. Salah satu caranya adalah dengan mengenakan pelindung pendengaran. 

Pelindung pendengaran, termasuk ear plug, direkomendasikan setiap kali Anda terpapar suara bising dalam waktu tertentu yang melampaui batas, yaitu lebih dari 85 desibel (dB) selama lebih dari delapan jam terus menerus. Berikut aktivitas yang cenderung menghasilkan suara bising dalam waktu yang lama:

  • Mengoperasikan alat pemotong rumput
  • Beroperasi dengan perkakas listrik
  • Mengendarai mobil salju atau traktir pertanian
  • Melakukan olahraga berburu atau menembak
  • Menghadiri acara dengan suara bising, seperti kompetisi balapan mobil 

Anda juga disarankan memasangkan penutup telinga untuk anak Anda ketika mengajaknya ke konser musik atau tempat-tempat dengan suara bising. 

2. Mencegah infeksi telinga

Menggunakan ear plug saat berenang dapat mencegah terjadinya infeksi pada telinga Anda karena masuknya air seperti otitis eksterna. Otitis eksterna adalah infeksi yang terjadi pada saluran yang menyalurkan suara dari luar menuju gendang telinga (saluran telinga). 

Anda tentu akan rentan terinfeksi bila Anda sering berenang tanpa menggunakan sumbat telinga (ear plug). Tak mengherankan bila beberapa orang lalu menyebut infeksi ini dengan swimmer’s ear (telinga perenang).

3. Membuat tidur lebih nyenyak

tidur pakai sumbatan telinga

Ear plug sangat umum dan aman digunakan saat tidur. Alat ini dapat memblokir suara-suara di sekitar, terutama suara berisik yang mengganggu.

Bagi Anda yang tinggal di kawasan dekat pabrik, jalan besar, atau bandara, penutup telinga sangatlah memberikan manfaat.

Tidur lebih nyenyak pakai sumbatan telinga, tentu memberikan dampak pada kualitas hidup. Contohnya, Anda jadi tidak mengantuk di siang hari, tetap produktif, suasana hati terjaga, dan tentunya terhindar dari stres.

Selain untuk tidur nyenyak, memakai penutup telinga juga memberikan banyak manfaat. Sebuah studi yang diterbitkan Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research menunjukkan bahwa penyumbat telinga dan masker mata dapat merangsang hormon melatonin. Hormon inilah yang memerintahkan tubuh untuk beristirahat dan tertidur.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan tidur REM (rapid eye movement). Tidur REM adalah bentuk tidur yang meningkatkan aktivitas di otak dengan bermimpi. Tidur ini memengaruhi peningkatan daya ingat seseorang.

Apa risiko mengenakan ear plug?

telinga berdenging atau tinnitus adalah

Meskipun banyak manfaatnya dan terbilang aman, pakai penutup telinga juga bisa menimbulkan dampak buruk. Teerlebih, jika Anda sangat sering menggunakannya.

Penggunaan penyumbat dapat menyebabkan penyumbatan telinga. Penyumbat telinga dapat mendorong kotoran telinga yang seharusnya keluar. Akibatnya, kotoran telinga akan kembali masuk, menumpuk, dan menimbulkan penyumbatan.

Dalam jangka panjang, penyumbatan kotoran telinga ini bisa menyebabkan telinga gatal, pusing, susah mendengar, dan tinnitus (telinga berdenging). Oleh karena itu, jika Anda rutin mengenakan penyumbat telinga dan mengalami rasa tidak nyaman pada telinga, segera periksa ke dokter.

Apa tips aman mengenakan ear plug?

telinga berdenging

Meskipun bermanfaat bagi kesehatan telinga Anda, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar sumbat telinga saat berenang yang Anda pakai tetap aman untuk digunakan, yaitu dengan:

1. Perhatikan langkah-langkah mengenakan ear plug

Menekan sumbat telinga terlalu dalam, bahkan hingga mendekati gendang telinga, dapat meningkatkan tekanan udara dalam telinga Anda. Kondisi ini justru akan menyebabkan ketidaknyamanan hingga timbulnya rasa nyeri.

Perhatikan langkah-langkah menggunakan penyumbat telinga yang aman menurut CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat) berikut ini.

  • Bersihkan tangan sebelum memasang ear plug ke telinga sebelum tidur.
  • Masukkan earplug ke telinga dengan lembut. Jika sudah terpasang dengan baik, jangan lagi berusaha mendorongnya atau memaksakan masuk lebih dalam.
  • Jika earplug yang Anda gunakan dilengkapi bantalan berbusa, jangan lupa membersihkannya dan menggantinya secara berkala. Pastikan busanya kering sebelum digunakan.

2. Pilih ear plug dengan kualitas baik

Pastikan penutup telinga yang Anda pilih berkualitas baik, terutama dari segi bahannya. Misalnya,  penyumbat telinga dengan bantalan lilin dibuat sesuai dengan ukuran telinga sehingga nyaman digunakan saat tidur, sedangkan bahan silikon lebih cocok untuk kegiatan berenang.

Selain itu, pilih bahan penyumbat telinga yang cocok dengan kondisi kesehatan Anda. Beberapa orang memiliki alergi terhadap bahan tertentu. Sebaiknya Anda lebih dulu mencari tahu bahan seperti apa yang dapat memicu alergi Anda, bila Anda memilikinya.

3. Pastikan merawat kebersihan ear plug

Meskipun beberapa sumbat telinga didesain untuk penggunaan dalam waktu yang lama, memperpanjang penggunaan sumbat telinga tanpa dibersihkan dengan rutin dapat menyebabkan dampak seperti timbulnya dengungan pada telinga (tinnitus). Oleh karena itu, Anda disarankan membersihkan penyumbat telinga secara rutin. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Trombositosis, Saat Jumlah Trombosit Meningkat Secara Berlebihan

Trombositosis adalah kondisi ketika trombosit melonjak tinggi di atas normal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa penyakit. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Beragam Obat Kutil, dari Penanganan Medis Hingga Bahan Alami

Kesal karena kutil tidak kunjung sembuh? Tenang saja, simak cara menghilangkan kutil baik dengan obat medis maupun bahan alami berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Apa Penyebab Bisul dan Kapan Perlu Diperiksa Dokter?

Meski kecil, bisul bisa jadi mengganggu, bahkan menyakitkan, terutama jika letaknya di pantat. Tapi, apa penyebab bisul sebenarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Mencari Penyebab Leukosit Tinggi dalam Darah dan Cara Menanganinya

Leukositosis adalah kondisi saat sel darah putih atau leukosit tinggi. Kelebihan sel darah putih bisa jadi tanda keganasan ataupun infeksi biasa.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hernia umbilikalis

7 Fakta Menarik Tentang Pusar Alias “Udel” Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 4 menit
air mani untuk masker wajah

Benarkah Masker dari Air Mani Pria Bisa Membuat Kulit Wajah Mulus dan Awet Muda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi telinga tersumbat karena flu, telinga sakit saat flu

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Golongan darah O, golongan darah B, diet golongan darah, golongan darah AB, golongan darah A

Mengenal Golongan Darah A, B, AB, dan O Beserta Karakteristiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 8 menit