Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pola makan yang sehat memang menawarkan manfaat yang banyak bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga menurunkan risiko penyakit tertentu, seperti gangguan pendengaran. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menjalani diet sehat dapat menurunkan risiko gangguan pendengaran.

Diet sehat menurunkan risiko gangguan pendengaran

gangguan pendengaran karena cacar air

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi pendengaran setiap orang pun ikut menurun. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menjaga kesehatan telinga agar fungsinya tidak memburuk. Ada satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko gangguan pendengaran, yaitu menjalani diet sehat. 

Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari American Journal of Epidemiology. Para peneliti dari Brigham and Women’s Hospital mendapati bahwa makan makanan sehat terkait dengan penurunan risiko gangguan pendengaran.

Temuan ini diperlihatkan pada wanita yang memiliki pola makan sehat, seperti DASH, diet mediterania, dan Alternate Healthy Index-2010 (AHEI). 

Data penelitian ini telah dikumpulkan selama lebih dari 20 tahun. Sebagai contoh, para ahli mencoba menganalisis hubungan diet jangka panjang yang dilakukan oleh peserta terhadap ketiga jenis diet di atas.

diet mediterania penyakit jantung

Penelitian ini diikuti oleh perawat dan dilakukan di 19 lokasi di Amerika Serikat. Para peneliti mencoba menggunakan metode CHEARS standar, yaitu cara untuk mengukur perubahan pendengaran nada murni. Selain itu, mendeteksi volume terendah yang dapat didengar oleh peserta.

Selanjutnya, peneliti mengeluarkan nada dalam frekuensi yang berbeda, yaitu 0.5 dan 2 kHz sebagai frekuensi terendah. Lalu, 3 kHz dan 4 kHz sebagai frekuensi menengah serta 6 kHz dan 8 kHz sebagai frekuensi tertinggi. Peserta diminta untuk menunjukkan pada frekuensi mana mereka tidak bisa mendengar nada atau suara.

Hasilnya, peserta yang menjalani diet sehat tersebut mendapatkan efek kesehatan yang cukup baik, termasuk menurunkan risiko penyakit jantung dan gangguan pendengaran. Wanita yang mengikuti diet tersebut mengurangi risiko gangguan pendengaran setidaknya 30 persen. 

Para ahli juga menemukan bahwa makan lebih banyak buah dan sayur dengan mineral yang tinggi, seperti asam folat dan kalium juga ikut berkontribusi dalam hal ini. Kondisi ini dapat terjadi karena hubungan antara diet dan penurunan sensitivitas pendengaran meliputi frekuensi untuk memahami saat orang berbicara. 

Wanita disebut lebih rentan terhadap gangguan pendengaran

infeksi telinga tengah

Para perawat wanita yang mengikuti penelitian ini memang menunjukkan bahwa diet sehat dapat menurunkan risiko gangguan pendengaran. 

Akan tetapi, hasil dari penelitian ini juga memperlihatkan ada banyaknya wanita yang mengalami penurunan fungsi pendengaran pada usia yang terbilang mudaUsia rata-rata wanita dalam penelitian ini adalah 59 tahun karena sebagian besar di antara mereka berumur 50-an dan awal 60-an. 

Setelah tiga tahun berlalu, hampir setengah dari peserta penelitian mengalami gangguan apda frekuensi yang lebih tinggi. Lalu, 19% peserta mengalami pendengaran pada frekuensi rendah dan 38 persen lainnya mengalami gangguan pendengaran pada frekuensi lebih tinggi.

Seiring dengan berjalannya waktu, kepekaan pendengaran peserta memburuk. Bahkan, gangguan pendengaran pada banyak peserta tidak akan terdeteksi, sehingga jarang ditangani oleh dokter. 

Walaupun demikian, penelitian ini hanya melibatkan tenaga kesehatan wanita yang bertujuan meningkatkan kekuatan informasi kesehatan yang dikumpulkan.

Namun, populasi studi ini terbatas pada wanita berkulit putih paruh baya. Maka itu, peneliti masih memerlukan penelitian lebih lanjut dalam populasi yang lebih beragam agar hasilnya lebih jelas. 

Mengapa diet sehat berpengaruh terhadap fungsi pendengaran?

pola diet sehat

Penelitian yang telah dijelaskan memang bertujuan untuk memperkuat informasi tentang diet sehat bisa menurunkan risiko gangguan pendengaran. Lantas, apa yang membuat makan makanan sehat dapat berpengaruh terhadap kesehatan telinga?

Temuan lain juga memperlihatkan adanya dampak positif dari makan makanan sehat terhadap pendengaran. Sebagai contoh, kandungan kalium yang ada dalam pisang dan kentang berperan besar terhadap peningkatan fungsi telinga bagian dalam. Bagian ini berfungsi untuk mengubah suara untuk diteruskan menjadi sinyal ke otak. 

Selain kalium, ada beberapa zat gizi yang ternyata bisa Anda masukkan ke dalam diet sehat untuk menurunkan risiko gangguan pendengaran, seperti:

Zinc dan magnesium

manfaat magnesium bagi tubuh

Zinc dan magnesium merupakan satu dari sekian banyak zat gizi yang bisa Anda konsumsi saat menjalani diet sehat untuk menurunkan risiko gangguan pendengaran.

Kandungan zinc yang ada pada almond dan cokelat ternyata bisa membantu mengobati tinnitus. Tinnitus adalah kondisi ketika telinga berdering akibat kondisi kesehatan tertentu. 

Magnesium juga disebut dapat memerangi radikal bebas yang diproduksi oleh suara keras dan berperan sebagai pelindung sel rambut telinga bagian dalam. 

Maka itu, makan makanan yang teratur dengan memasukkan kedua zat gizi ini bisa mempertahankan fungsi pendengaran Anda saat ini. 

Asam folat

folat dan asam folat apa bedanya

Tahukah Anda bahwa konsumsi makanan yang mengandung asam folat juga dapat mengurangi risiko gangguan pendengaran? 

Aliran darah yang dibatasi oleh asam amino membuat fungsi asam folat untuk melakukan metabolisme agar aliran darah lancar. Kondisi ini dapat terjadi karena telinga bagian dalam mengandalkan aliran darah yang teratur, sehingga folat berperan penting. 

Maka dari itu, Anda bisa mulai menjalani diet sehat dengan konsumsi makanan asam folat, zinc, magnesium, dan kalium yang tinggi untuk menurunkan risiko gangguan pendengaran.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Telinga Berair dan Pilihan Pengobatannya

Telinga berair bisa disebabkan oleh banyak hal, dari yang sepele hingga serius. Lalu bagaimana cara mengobati telinga berair? Yuk, simak di sini pilihannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

15 Pilihan Makanan dan Minuman untuk Diabetes, Plus Menunya!

Pola makan jadi kunci utama untuk mengendalikan diabetes. Berikut beberapa jenis minuman dan makanan untuk penderita diabetes, beserta contoh menunya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes 8 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kalau Berat Badan Sudah Normal, Bolehkah Tetap Menjalani Program Diet?

Ada beberapa orang yang masih merasa ingin diet walaupun sudah memiliki berat badan normal atau ideal. Apakah itu baik secara kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Telinga Tersumbat Bikin Tidak Nyaman Beraktivitas? Sontek 5 Cara Ini

Telinga yang tersumbat bikin Anda sulit mendengar baik. Jangan khawatir, Anda bisa mengatasi telinga tersumbat dengan beberapa trik berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya pakai earphone saat tidur

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Infeksi Telinga pada Bayi

Infeksi Telinga Pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
warna kotoran telinga

Dari Kuning Sampai Hitam, Ketahui Arti 6 Warna Kotoran Telinga Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
diet okinawa adalah

Mengenal Diet Okinawa, Rahasia Orang Jepang Berusia Panjang

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit