Kenapa Telinga Saya Sakit Saat Menelan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Nyeri telinga bisa datang kapan saja, bahkan saat Anda makan. Telinga sakit saat menelan atau mengunyah merupakan salah satu sinyal yang diberikan tubuh bahwa ada yang tidak beres dari bagian tubuh Anda yang lain. Oleh karena itu, untuk dapat mengatasi ketidaknyamanan ini, Anda perlu mengetahui penyebab pastinya untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Apa saja penyebab telinga sakit saat menelan?

Telinga sakit saat menelan dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, termasuk:

1. Infeksi telinga

kena infeksi telinga dewasa

Penyebab paling umum dari telinga sakit saat menelan adalah infeksi telinga yang menyerang bagian telinga tengah (otitis media) atau telinga luar (otitis eksterna). Infeksi bakteri atau virus bisa menyebabkan jaringan dalam telinga membengkak dan teriritasi sehingga menimbulkan rasa sakit.

Dikutip dari Mayo Clinic, selain sakit saat menelan, gejala infeksi telinga umumnya adalah

  • Demam tinggi (> 37,7ºC)
  • Cairan atau kotoran telinga yang berbau tidak sedap
  • Sulit tidur
  • Sakit kepala
  • Telinga terasa penuh; sulit mendengar dengan jelas

Infeksi telinga luar dapat dibedakan dengan otitis media dari gejala tampak luarnya. Infeksi yang menyerang telinga luar menyebabkan kulit telinga memerah, bengkak, dan terasa gatal. Otitis media tidak menimbulkan gejala-gejala ini.

Infeksi telinga tengah justru membuat Anda mudah emosian dan tidak nafsu makan. Tak hanya saat mengunyah dan menelan, telinga juga terasa makin sakit saat berbaring jika Anda mengalami infeksi otitis media.

Infeksi telinga biasanya akan membaik sendiri dalam waktu 7-10 hari, dan bisa dipercepat dengan minum obat antinyeri yang dijual bebas. Namun, jika kondisi tidak juga membaik, konsultasikan ke dokter untuk mendapat resep obat tetes telinga antibiotik yang tepat.

2. Pilek dan sinus

sakit tenggorokan sebelah

Sinusitis atau pilek yang tidak sembuh-sembuh bisa menyebabkan infeksi telinga, terutama pada anak-anak. Ini karena lendir alias ingus dapat mengalir melewati saluran eustachius dan mengisi ruang kosong di ruang telinga tengah yang seharusnya hanya terisi oleh udara.

Semakin lama pilek atau sinus dibiarkan, semakin banyak lendir yang bisa menggenang di dalam telinga tengah. Kondisi telinga tengah yang lembap ideal bagi bakteri dan virus untuk berkembang biak, sehingga menyebabkan infeksi telinga tengah.

Anak-anak lebih mudah mengalami infeksi telinga akibat pilek karena sistem imun mereka masih lemah. Selain itu, panjang saluran eustachius telinga anak lebih pendek dan mendatar dibandingkan dengan orang dewasa. Ini memudahkan virus dan bakteri untuk berjalan menuju telinga tengah.

Berbagai gejala yang mungkin anak Anda alami dari kondisi ini, yaitu:

  • Telinga sakit saat mengunyah
  • Telinga sakit saat menelan
  • Batuk
  • Tenggorokan kering dan gatal
  • Kemerahan di belakang bagian mulut
  • Bau mulut
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher

3. Radang amandel

mengatasi sakit karena amandel

Radang amandel terjadi ketika amandel (tonsil) terinfeksi oleh bakteri atau virus sehingga membengkak. Gejala-gejala yang biasanya ditunjukkan saat amandel meradang antara lain adalah demam dan sakit tenggorokan saat menelan.

Amandel umumnya diobati dengan antibiotik resep jika disebabkan oleh bakteri atau antiviral jika diakibatkan infeksi virus. Jika tidak diobati, radang amandel bisa semakin parah dan menyebabkan komplikasi yang disebut abses peritonsil.

Abses peritonsil ditandai dengan amandel yang membengkak sangat besar dan bisa bernanah. Rasa sakitnya dapat menjalar hingga ke salah satu sisi telinga, yang membuat telingat sakit saat menelan, mengunyah, atau sekadar membuka mulut.

Selain antibiotik, dokter biasanya akan menyarankan amandel diangkat untuk mengeluarkan nanahnya agar infeksi tidak semakin menyebar.

4. Glossopharyngeal neuralgia (GPN)

kenapa flu ditandai dengan sakit menelan

Glossopharyngeal neuralgia (GN) adalah sindrom nyeri langka yang menyerang saraf glossopharyngeal, saraf kranial kesembilan yang terletak jauh di dalam leher. GN menyebabkan rasa sakit yang tajam menusuk di bagian belakang tenggorokan dan lidah, amandel, dan bagian tengah telinga.

Rasa sakit luar biasa dari GN dapat berlangsung terus-terusan selama beberapa detik hingga beberapa menit, dan dapat kembali beberapa kali dalam satu hari atau setiap beberapa minggu sekali. Banyak orang dengan GN yang melaporkan rasa sakit pada telinga biasa muncul saat menelan, minum dingin, bersin, batuk, berbicara, berdeham, dan menyentuh gusi atau bagian dalam mulut.

GN terkait dengan multiple sclerosis, dan khususnya lebih sering dialami oleh orang tua. Pengobatan yang mungkin disarankan adalah resep obat nyeri neuropatik seperti pregabalin dan gabapentin, atau pembedahan.

Kapan saya harus ke dokter?

tes skrining mendeteksi kanker usus besar

Telinga sakit saat menelan atau mengunyah makanan pasti akan terasa sangat tidak nyaman. Anda bisa segera menemui dokter jika merasakan berbagai gejala, seperti:

  • Demam tinggi
  • Cairan yang terus keluar dari telinga
  • Gangguan pendengaran
  • Bengkak pada atau di sekitar telinga
  • Sakit telinga yang berlangsung lebih dari lima hari
  • Muntah
  • Sakit tenggorokan yang cukup mengganggu
  • Sering mengalami infeksi telinga berulang

Selain itu, Anda juga perlu segera memeriksakannya ke dokter jika Anda memiliki berbagai kondisi medis jangka panjang seperti diabetes, jantung, paru-paru, ginjal, penyakit saraf, dan penyakit lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Tanda dan Gejala Aktinomikosis, Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku

Aktinomikosis (actinomycosis) adalah infeksi bakteri langka yang dapat membahayakan tulang atau otak jika tidak ditangani dengan baik. Apa gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 23 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Tidak Boleh Membersihkan Telinga Pakai Cotton Bud?

Kalau tak boleh pakai cotton bud, bagaimana caranya membersihkan telinga?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Masalah yang Umum dan Sering Terjadi pada Telinga

Tak jarang, kesehatan telinga luput dari perhatian Anda. Padahal, jika kesehatan telinga tidak dijaga, Anda bisa mengalami salah satu masalah telinga ini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Amandel Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini 5 Cara Alami Mengobatinya

Tak semua orang perlu menjalani operasi amandel. Lain kali amandel meradang, Anda bisa mengobati amandel dengan lima cara mudah ini, tanpa perlu operasi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 6 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi infeksi telinga

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Akibat Tindik di Telinga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
telinga kemasukan serangga

Pertolongan Pertama Ketika Telinga Kemasukan Serangga

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
obat tetes telinga

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
otitis media

Otitis Media

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit