home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ciri-Ciri dan Gejala Adanya Polip di dalam Hidung Anda, Apa Saja?

Ciri-Ciri dan Gejala Adanya Polip di dalam Hidung Anda, Apa Saja?

Ketika hidung Anda terasa mampet, mengeluarkan ingus berlebih, serta tidak bisa mencium bau dengan normal, Anda mungkin perlu waspada bahwa hal tersebut menandakan adanya polip hidung. Apa saja ciri-ciri dan gejala dari polip hidung? Lalu, kapan saya harus periksa ke dokter?

Mengenal apa itu polip hidung

Polip hidung adalah pertumbuhan jaringan atau benjolan yang terdapat di dinding saluran hidung, tepatnya di lapisan mukosa atau lendir yang ada di hidung serta sinus.

Penyebab dari munculnya polip masih belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini selalu berkaitan dengan peradangan dan pembengkakan di lapisan mukosa hidung serta sinus.

Menurut Mayo Clinic, pertumbuhan pada dinding saluran hidung dan sinus lebih mudah terjadi apabila Anda:

  • mengidap penyakit tertentu, seperti asma, sinusitis, atau fibrosis kistik
  • kekurangan vitamin D
  • sensitif terhadap obat aspirin

Benjolan atau polip pada hidung tersebut tidak berbahaya dan tidak berpotensi menjadi kanker, tapi memang menimbulkan gejala-gejala yang tidak nyaman.

Tanda-tanda dan gejala polip hidung

Ukuran polip hidung (nasal) pada setiap orang biasanya berbeda-beda. Itu sebabnya, gejala yang muncul juga bisa saja beda-beda. Biasanya, kondisi ini baru akan menunjukkan gejala-gejala tertentu jika ukuran polip sudah cukup besar.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, hidung tersumbat dan kemampuan mencium bau menurun bisa jadi menandakan adanya polip hidung. Namun, ternyata ada pula gejala-gejala lain yang perlu Anda perhatikan.

Berikut adalah beberapa gejala polip hidung yang paling umum:

1. Hidung meler atau tersumbat

Peradangan yang terjadi di saluran hidung dapat menyebabkan produksi lendir atau ingus menjadi lebih banyak. Ini yang menyebabkan hidung meler terus Anda rasakan.

Selain itu, peradangan juga bisa menimbulkan pembengkakan, sehingga gejala hidung tersumbat saat memiliki polip juga bisa terasa. Belum lagi ukuran polip yang mungkin terlampau besar, sehingga Anda mungkin merasa kesulitan bernapas.

2. Postnasal drip

Produksi lendir atau ingus berlebih akibat polip hidung tidak hanya berdampak pada hidung. Lendir bisa mengalir menuju ke bagian belakang tenggorokan Anda. Nah, tumpukan lendir di tenggorokan yang berasal dari hidung ini disebut dengan postnasal drip.

Postnasal drip ini yang menyebabkan lendir menumpuk dan menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Ini yang membuat gejala-gejala polip hidung juga sering disalahartikan dengan sakit tenggorokan atau batuk pilek biasa.

3. Daya penciuman terganggu

Gejala lain dari polip hidung yang cukup khas adalah gangguan indra penciuman. Kondisi ini biasanya dibagi dalam 2 jenis, yaitu hiposmia dan anosmia.

Hiposmia adalah kondisi ketika daya penciuman menurun. Bau yang tercium dari suatu benda atau lingkungan sekitar mungkin masih ada, tetapi tidak setajam saat kondisi sehat.

Lain lagi dengan anosmia, yaitu ketika Anda tidak mencium bau sama sekali. Terkadang, indra perasa Anda juga bisa terganggu, sehingga Anda tidak dapat merasakan makanan atau minuman di lidah Anda.

Polip yang tumbuh di hidung menyebabkan bau tidak dapat diterima oleh saraf-saraf pencium bau dengan baik. Gejala ini tergolong normal apabila Anda mengalami peradangan dan pembengkakan di dalam saluran hidung.

4. Gangguan tidur

Jaringan polip di hidung yang ukurannya cukup besar berisiko menghalangi udara untuk masuk lewat hidung. Selain mengakibatkan kesulitan bernapas, ada kemungkinan Anda jadi sering terbangun di malam hari. Gangguan pernapasan saat tidur ini biasa disebut dengan sleep apnea, yang bisa jadi salah satu gejala adanya polip hidung.

Tak hanya itu, pertumbuhan jaringan polip di hidung juga menyebabkan Anda lebih sering mendengkur alias ngorok saat tidur. Hal ini karena polip bisa menghambat udara keluar masuk melalui hidung, sehingga Anda akan bernapas melalui mulut saat tidur. Akibatnya, suara mendengkur pun tidak terhindari.

5. Sakit kepala

Ukuran polip yang semakin besar bisa saja menekan tulang hidung dan rongga sinus Anda dari dalam. Tekanan ini mengakibatkan rasa sakit yang menusuk, terutama di area hidung dan pipi. Gejala sakit kepala ini bisa saja semakin parah jika Anda juga menderita sinusitis atau radang sinus bersifat kronis.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Meski tidak berbahaya, gejala-gejala polip hidung sebaiknya ditangani dengan tindakan medis secepat mungkin. Pasalnya, polip bisa saja menyebabkan peradangan kronis di hidung, yang justru akan menambah gangguan pada hidung Anda.

Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Masalah pernapasan yang serius
  • Gejala-gejala di atas bertambah parah secara mendadak
  • Penglihatan ganda atau buram
  • Pembengkakan di sekitar mata
  • Sakit kepala disertai demam tinggi

Dengan periksa ke dokter, Anda akan mendapat pengobatan polip hidung yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nasal polyps – Mayo Clinic. (2019). Retrieved October 23, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/nasal-polyps/symptoms-causes/syc-20351888 

Nasal polyps – NHS. (2020). Retrieved October 23, 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/nasal-polyps/ 

Nasal Polyps – Harvard Health Publishing. (2019). Retrieved October 23, 2020, from https://www.health.harvard.edu/a_to_z/nasal-polyps-a-to-z 

Nasal Polyps – American Academy of Allergy, Asthma & Immunology. (2019). Retrieved October 23, 2020, from https://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/library/allergy-library/nasal-polyps 

Nasal polyps – MedlinePlus. (2019). Retrieved October 23, 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/001641.htm 

Could nasal polyps be the cause of your stuffy nose? – Johns Hopkins Medicine. (n.d.). Retrieved October 23, 2020, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/could-nasal-polyps-be-the-cause-of-your-stuffy-nose 

Chronic Sinusitis and Nasal Polyps – Michigan Medicine. (n.d.). Retrieved October 23, 2020, from https://www.uofmhealth.org/conditions-treatments/ear-nose-throat/sinus/chronic-sinusitis-nasal-polyps 

Hyposmia and Anosmia – McGovern Medical School, The University of Texas. (2019). Retrieved October 23, 2020, from https://med.uth.edu/orl/2020/01/09/hyposmia-and-anosmia/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Tanggal diperbarui 23/12/2020
x