Rhinitis Alergi (Pilek Alergi)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu rhinitis alergi?

Rhinitis alergi atau hay fever adalah salah satu jenis rhinitis (radang membran hidung) yang muncul ketika Anda menghirup alergen. Ini adalah reaksi berlebihan tubuh dalam merespons alergen.

Hay fever adalah kondisi yang menyebabkan tanda dan gejala, seperti pilek, mata gatal, hidung mampet, bersin, dan tekanan sinus. Namun, tidak seperti pilek, hay fever adalah kondisi yang bukan disebabkan oleh virus

Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan alergi musiman. Hal ini disebabkan oleh alergi ini memiliki dua macam, yaitu alergi musiman (terjadi pada suatu periode waktu dalam setahun) dan tahunan (sepanjang tahun).

Selain membuat Anda tidak nyaman, rhinitis alergi dapat memengaruhi kinerja Anda di tempat kerja atau sekolah. Namun, Anda dapat menghindari pemicu dan melakukan perawatan yang tepat. 

Seberapa umumkah alergi musiman ini?

Hay fever adalah kondisi yang sangat umum dan dapat terjadi pada semua umur. Menurut statistik dari American Academy of Allergy, Asthma & Immunology, persentase orang yang mungkin juga mengalami rhinitis alergi adalah sekitar 10-30% dari populasi dunia.

Tanda-Tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala rhinitis alergi?

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala hay fever yang paling umum muncul adalah:

  • Hidung meler dan hidung tersumbat
  • Mata berair, gatal, dan merah (konjungtivitis alergi)
  • Bersin
  • Batuk
  • Hidung, langit-langit mulut, atau tenggorokan terasa gatal
  • Kulit di bawah mata bengkak, berwarna biru (penyinaran alergi) 
  • Kelelahan

Anda biasanya akan merasakan satu atau lebih dari gejala yang disebutkan di atas segera, setelah bersentuhan dengan alergen. Beberapa gejala, seperti sakit kepala berulang dan kelelahan, hanya dapat terjadi setelah paparan alergen jangka panjang. 

Gejala rhinitis alergi dan pilek biasa tidak sama. Berikut adalah perbedaan gejala hay fever dan pilek biasa:

  • Rhinitis alergi menunjukkan gejala hidung meler dengan cairan cenderung tipis dan cair, tidak ada demam. Gejala tersebut muncul setelah terpapar alergen. Durasi penyakit tetap muncul selama Anda terpapar. 
  • Pilek biasa menunjukkan gejala hidung meler dengan cairan yang cair atau padat, dan berwarna kuning. Anda juga akan merasakan pegal linu dan mengalami demam ringan. Gejala tersebut biasanya muncul tiga hari setelah terpapar virus. Anda akan pulih dalam tiga sampai tujuh hari. 

Beberapa orang jarang mengalami gejala rhinitis. Ini mungkin terjadi ketika Anda terpapar alergen dalam jumlah besar. Sementara itu, orang lain dapat mengalami gejala di sepanjang tahun. 

Beberapa gejala mungkin tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang gejala, konsultasikan kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter apabila:

  • Gejala parah
  • Pengobatan yang dulunya efektif tidak lagi bekerja
  • Gejala yang muncul tidak berpengaruh pada pengobatan yang diberikan

Banyak orang, terutama anak-anak, kerap membiasakan diri dengan gejala rhinitis alergi, sehingga mereka biasanya tidak mencari pengobatan sampai gejalanya menjadi parah. Namun, perawatan medis yang tepat mungkin menawarkan bantuan. 

Penyebab

Apa penyebab rhinitis alergi?

Ketika Anda menghirup alergen, sistem imun melepaskan histamin—zat kimia alami yang bertanggung jawab dalam melindungi tubuh dari faktor berbahaya dari luar. Zat kimia ini adalah penyebab munculnya gejala, menyebabkan rhinitis alergi.

Alergen yang umumnya memicu hay fever adalah:

  • Serbuk bunga
  • Rumput
  • Debu
  • Jamur
  • Ketombe hewan
  • Asap rokok
  • Parfum.

Selama waktu-waktu tertentu dalam setahun, serbuk sari pohon bisa menjadi masalah untuk Anda. Rumput dan gulma pun menghasilkan lebih banyak serbuk sari di musim panas. 

Faktor faktor

Apa yang meningkatkan risiko rhinitis alergi?

Rhinitis alergi dapat memengaruhi siapa pun, tetapi Anda punya risiko yang lebih tinggi jika asa riwayat alergi di keluarga Anda. Mengidap asma atau eksim atopik juga dapat meningkatkan risiko rinitis alergi.

Faktor risiko yang mungkin memperparah hay fever adalah:

  • Zat kimia
  • Suhu dingin
  • Kelembapan
  • Angin
  • Polusi udara
  • Hairspray
  • Parfum
  • Asap kayu
  • Asap beracun

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk rhinitis alergi?

Langkah yang dapat Anda lakukan adalah batasi paparan zat yang menyebabkan hay fever sebisa mungkin. Jika rhinitis alergi tidak terlalu parah, obat yang dijual bebas mungkin cukup untuk meredakan gejala. Untuk gejala yang lebih buruk, Anda mungkin memerlukan obat resep dari dokter. 

Banyak orang membaik karena kombinasi obat alergi. Anda mungkin perlu mencoba satu per satu hingga menemukan yang paling efektif menyembuhkan. 

Jika Anda menderita rhinitis alergi, Anda perlu berdiskusi dengan dokter. Tidak semua obat dapat diberikan pada anak-anak. Selalu baca label kemasan dengan cermat. 

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi hay fever:

Obat-obatan

Obat dapat diresepkan untuk mengurangi gejala rhinitis alergi. Beberapa obat hay fever yang mungkin diresepkan oleh dokter adalah:

  • Antihistamin. Merupakan solusi paling umum untuk rhinitis alergi. Obat bekerja untuk menghentikan produksi histamin. Antihistamin dapat diminum atau disemprot ke dalam hidung. Beberapa jenis antihistamin bisa menyebabkan kantuk.
  • Dekongestan. Salah satu obat yang dapat mengatasi hidung mampet adalah dekongestan, tapi penggunaannya tidak boleh melebihi 3 hari.
  • Semprotan kortikosteroid hidung. Efektif untuk mengobati alergi musiman. Ini membantu mencegah dan mengobati hidung yang gatal karena hay fever. 
  • Cromolyn sodium. Obat ini tersedia yang dijual bebas dalam bentuk semprotan hidung. Ini membantu meringankan gejala dan mencegah pelepasan histamin. 
  • Montelukast. Obat ini berfungsi untuk memblokir aksi leukotrien, yaitu zat kimia dalam sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan gejala alergi berupa lendir berlebihan. 
  • Ipratropium. Obat ini tersedia dalam bentuk semprotan hidung dan membantu meringankan pilek parah dengan mencegah cairan berlebih. 
  • Kortikosteroid oral. Pil kortikosteroid seperti prednison kadang digunakan untuk meredakan gejala alergi parah.

Bila Anda sedang menggunakan obat jenis lainnya, Anda harus berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan obat rhinitis alergi.

Suntikan alergi

Jika kondisi parah, dokter mungkin menyarankan Anda mendapatkan suntikan alergi (imunoterapi). Pengobatan ini meliputi suntikan alergen secara teratur yang telah Anda dapatkan, sampai gejala terkendali.

Imunoterapi sublingual

Pengobatan ini mirip dengan suntikan alergi, tapi obat ditaruh di bawah lidah. Kemungkinan efek samping termasuk gatal pada mulut atau telinga dan iritasi tenggorokan.

Tes apa saja yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Pertama-tama, dokter mungkin bertanya tentang gejala untuk menentukan kondisi kesehatan Anda dan apakah Anda mengalami alergi musiman atau tahunan.

Kemudian, tes kulit dilakukan dengan mengoleskan beberapa zat di atas kulit. Dokter dapat mengetahui penyebab rhinitis alergi jika bintik merah kecil muncul di atas kulit.

Seandainya Anda tidak menjalani tes kulit, dokter akan meminta Anda menjalani tes darah, yang juga dikenal dengan tes radioallergosorbent (RAST). Dengan menguji jumlah antibodi immunoglobulin E ke alergen tertentu di dalam darah, RAST dapat mengukur kadar zat yang terkait dengan alergi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Untuk mencegah kambuhnya alergi ini, Anda harus menghindari alergen penyebabnya. Contohnya, daripada membuka jendela yang memungkinkan serbuk bunga, angin, debu masuk ke dalam rumah Anda boleh mencoba menggunakan AC.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

    Selain baik untuk kesehatan Anda, terbiasa minum air putih juga bisa bantu mencegah Anda dari penyakit flu. Berikut penjelasannya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Pilek & Flu, Health Centers April 11, 2020

    Kapan Sakit Flu Harus Periksa ke Dokter?

    Sakit flu bisa terjadi pada siapa saja. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, ada kalanya Anda harus segera ke dokter saat flu tidak kunjung sembuh.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila

    Tips Menyembuhkan Flu dengan Cepat

    Terserang penyakit flu dapat mengganggu aktivitas, sehingga Anda pasti ingin cepat sembuh. Apa saja tips untuk menyembuhkan flu dengan cepat?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila

    Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

    Ruam di kulit setelah memakai parfum pertanda alergi parfum? Jangan terburu-buru mendiagnosis, berikut beberapa penyebab yang mungkin Anda alami.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh Roby Rizki
    Hidup Sehat, Fakta Unik Maret 23, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab hidung meler

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh Roby Rizki
    Tanggal tayang Mei 13, 2020
    puasa saat flu saat puasa

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Widya Citra Andini
    Tanggal tayang Mei 4, 2020
    alergi-buah-kiwi

    Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Nabila Azmi
    Tanggal tayang April 26, 2020
    penyebab hidung tersumbat

    Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Tanggal tayang April 15, 2020