home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Obat dari Dokter dan Alami yang Manjur Atasi Polip Hidung

Pilihan Obat dari Dokter dan Alami yang Manjur Atasi Polip Hidung

Kemunculan jaringan lunak di hidung alias polip hidung memang tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, jaringan tersebut bisa menutup hidung dan mengganggu pernapasan. Oleh karena itu, diperlukan obat polip hidung alami maupun resep dokter yang ampuh agar gangguan ini teratasi.

Obat untuk atasi polip hidung tanpa operasi

Polip hidung adalah gangguan pada hidung yang biasanya tidak sakit, tidak menyebabkan kanker, dan tumbuh dengan lunak.

Pada umumnya, kondisi ini disebabkan oleh peradangan seperti asma, kambuhnya infeksi, alergi atau sensitif terhadap obat tertentu, dan gangguan imun. Walaupun tidak terdengar tidak berbahaya, polip bisa menutup hidung dan mengganggu pernapasan.

Nah, pengobatan polip hidung biasanya dimulai dengan menggunakan obat-obatan yang diresepkan dokter. Sebagian besar obat yang diresepkan bekerja dengan cara mengurangi peradangan pada saluran hidung atau pernapasan.

Tujuannya tentu agar jaringan di dalam hidung ini terhambat pertumbuhannya atau mengecil. Dengan demikian, gejala-gejala seperti hidung tersumbat, mimisan, serta pilek bisa diatasi.

Selain dengan obat-obatan dari dokter, Anda juga bisa melakukan cara-cara sederhana di rumah untuk membantu mengobati polip hidung.

Berikut adalah macam-macam obat dari dokter serta bahan-bahan alami yang dapat diandalkan untuk mengatasi polip hidung.

1. Kortikosteroid hidung

Obat kortikosteroid hidung dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan yang ada di saluran pernapasan. Biasanya, setelah Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda akan diresepkan obat kandungan steroid yang bisa mengatasi polip hidung.

Obat ini tersedia dalam bentuk semprotan hidung yang harus digunakan setiap hari. Namun, ada kemungkinan pula obat ini hanya perlu digunakan saat gejala-gejala polip hidung mengganggu aktivitas Anda.

Obat kortikosteroid ini biasanya memang digunakan untuk memperkecil polip hingga menghilangkannya secara keseluruhan. Tentunya, setiap pengobatan memiliki efek samping, seperti iritasi tenggorokan, sakit kepala, serta mimisan.

2. Kortikosteroid oral

Nah, jika obat kortikosteroid hidung tidak lagi mempan untuk mengatasi polip hidung Anda, dokter Anda mungkin akan meresepkan kortikosteroid oral atau minum.

Kortikosteroid oral bisa berupa obat pil, tablet, atau obat cair. Mirip dengan kortikosteroid hidung, obat ini akan membantu meredakan peradangan dan pembengkakan di saluran pernapasan. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan menganjurkan pemakaian kortikosteroid oral dan hidung secara bersamaan untuk hasil akhir yang lebih maksimal.

Biasanya, Anda hanya memakainya dalam jangka waktu yang sangat singkat karena jenis obat ini memiliki efek samping yang cukup serius jika tidak digunakan dengan tepat, seperti mual, insomnia, serta gangguan pencernaan.

3. Tablet steroid

Apabila polip pada hidung Anda semakin parah, tablet dengan hormon steroid adalah salah satu obat yang ampuh untuk mengatasi gangguan ini. Nah, biasanya terdapat dua cara memakai obat ini, yaitu dengan menyemprotkan obat ke lubang hidung atau minum tabet oral.

Walaupun efektif, efek sampingnya ternyata tidak boleh disepelekan, seperti bertambahnya berat badan. Oleh karena ini, obat polip hidung jenis ini hanya digunakan untuk beberapa minggu saja.

4. Antihistamin

Selain obat-obat di atas, Anda juga bisa memakai obat antihistamin untuk polip hidung yang berkaitan dengan alergi. Antihistamin bekerja dengan cara menekan produksi histamin, senyawa di dalam tubuh yang memicu timbulnya reaksi alergi.

Antihistamin adalah obat yang tergolong aman. Anda bisa mendapatkan obat ini di apotek tanpa menggunakan resep dokter. Namun, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika memang polip hidung Anda berhubungan dengan alergi.

5. Antibiotik

Beberapa kasus polip hidung disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti Staphylococcus aureus. Untuk polip hidung yang diakibatkan adanya bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik oral agar tubuh mampu melawan serangan bakteri.

Salah satu jenis antibiotik yang dapat dikonsumsi untuk menyusutkan polip hidung adalah doxycycline. Dalam beberapa kasus, doxycycline bisa dikombinasikan dengan kortikosteroid jenis methylprednisolone dan mampu mengecilkan polip hidung secara efektif.

Pemberian antibiotik biasanya hanya dilakukan dalam jangka pendek. Selain itu, antibiotik hanya bekerja pada kasus polip hidung yang disebabkan oleh bakteri, bukan virus ataupun jamur.

6. Aspirin desensitization

Polip hidung juga bisa diatasi dengan pengobatan aspirin desensitization. Pengobatan ini dikhususkan untuk pengidap polip hidung yang sensitif terhadap obat aspirin. Pasalnya, beberapa kasus kemunculan polip hidung dikaitkan dengan kondisi tubuh yang alergi terhadap aspirin.

Sebuah studi dari Current Allergy and Asthma Reports menunjukkan bahwa pengobatan aspirin desensitization berhasil menurunkan jumlah angka pasien polip hidung yang menjalani operasi dan perawatan di rumah sakit.

Tentunya, aspirin desensitization hanya diperuntukkan bagi orang-orang dengan alergi aspirin. Tidak semua orang dengan polip hidung memerlukan metode pengobatan ini.

7. Antileukotrien

Pilihan obat lainnya untuk polip hidung adalah antileukotrien, atau yang dikenal juga dengan nama leukotriene modifier. Obat ini efektif bekerja untuk mengurangi peradangan, serta mengurangi gejala-gejala kesulitan bernapas.

Dibandingkan dengan kortikosteroid, obat antileukotrien dinilai memiliki efek samping yang lebih sedikit. Meski demikian, tingkat keberhasilannya dalam meredakan peradangan tidak sebaik obat kortikosteroid.

Obat alami untuk polip hidung

Selain dengan pengobatan medis, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang kebanyakan dapat ditemui di rumah Anda.

Namun, penting untuk diingat bahwa Anda tidak dapat mengandalkan obat-obatan alami sepenuhnya untuk mengecilkan polip hidung. Bentuk pengobatan di bawah juga tetap dibarengi dengan obat-obatan medis.

Berikut adalah beberapa cara alami yang bisa Anda manfaatkan untuk menyembuhkan gejala-gejala polip hidung.

1. Tea tree oil

menghilangkan ketombe

Mungkin Anda lebih familiar dengan tea tree oil sebagai obat pembasmi jerawat. Nyatanya, minyak serbaguna ini juga dikenal sebagai obat alami untuk mengatasi gejala-gejala polip hidung.

Menurut sebuah studi dari Clinical Microbiology Reviews, tea tree oil dipercaya dapat melawan infeksi jamur dalam tubuh. Selain itu, tea tree oil juga diperkaya dengan zat-zat antibakteri serta anti-inflamasi, yang dipercaya mampu meredakan gejala-gejala penyakit saluran pernapasan. Nah, infeksi jamur serta penyakit pernapasan merupakan beberapa faktor risiko dari munculnya polip hidung.

Tertarik untuk mencobanya? Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk memakai tea tree oil sebagai obat pereda gejala polip hidung:

  • Campurkan air dengan minyak pohon teh dan 3-5 tetes minyak pelarut. Biasanya, direkomendasikan untuk memakai minyak almond atau minyak zaitun.
  • Aduk hingga encer, lalu celupkan kapas bersih dan oleskan cairan tersebut pada hidung Anda.

2. Bawang putih

khasiat bawang putih

Anda tentu sudah tidak asing dengan bawang putih. Ya, bumbu tradisional ini lumrah digunakan dalam berbagai jenis makanan. Selain untuk bahan masakan, ternyata Anda juga bisa memanfaatkan bawang putih sebagai obat polip hidung, lho.

Sudah banyak penelitian yang menyatakan bahwa bawang putih berkhasiat untuk kesehatan tubuh Anda. Salah satunya adalah sebuah studi dari Avicenna Journal of Phytomedicine, yang memaparkan bahwa bawang putih mengandung zat anti-inflamasi untuk mengatasi peradangan. Ditambah lagi, bawang putih dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melawan infeksi bakteri.

Karena aroma dan rasanya yang cukup tajam, Anda bisa menggunakannya sebagai campuran bumbu masakan seperti biasa. Atau, Anda juga bisa mengonsumsinya dengan campuran jus buah dan dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari.

3. Jahe

manfaat jahe

Jahe adalah salah satu bahan tradisional yang paling enak dinikmati sebagai minuman hangat atau dimasak sebagai bumbu makanan. Kebaikan yang terkandung dalam jahe ternyata bisa digunakan sebagai obat polip hidung.

Serupa dengan bawang putih, jahe memberikan efek anti-inflamasi yang mampu meringankan peradangan di dalam tubuh. Selain itu, jahe juga mengandung antioksidan yang membantu tubuh menangkal radikal bebas sebagai pemicu kerusakan sel-sel tubuh.

Nah, penggunaannya pun hampir sama dengan bawang putih. Cukup menambahkan bubuk jahe ke dalam makanan Anda, dengan takaran yang sesuai selera Anda. Alternatif lain adalah menyeduh secangkir teh jahe hangat pun bisa mengurangi gejala polip hidung.

4. Kunyit

kunyit untuk psoriasis

Kunyit juga termasuk dalam tanaman tradisional yang sering Anda jumpai dalam bentuk minuman jamu atau bumbu masakan. Nah, bumbu rempah dengan warna khas kuning ini dipercaya dapat membantu meringankan gejala-gejala peradangan, termasuk pada polip hidung.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah studi dari Fitoterapia. Menurut studi tersebut, kunyit dapat membantu mengatasi peradangan dan iritasi yang terdapat di saluran pernapasan.

Meski demikian, belum ada studi yang menyatakan kunyit bisa menjadi obat untuk menyembuhkan polip hidung sepenuhnya. Namun, tidak ada salahnya mencoba bumbu rempah ini untuk mengurangi gejala-gejala polip hidung yang Anda alami.

Tambahkan 1-2 sendok teh kunyit ke masakan Anda. Selain itu, kunyit juga bisa Anda campurkan dengan teh atau madu untuk diminum selagi masih hangat.

5. Eukaliptus

eucalyptus anti corona virus

Minyak eukaliptus dipercaya membawa banyak manfaat untuk kesehatan, sehingga tanaman ini juga direkomendasikan sebagai obat alami untuk mengatasi polip hidung.

Berdasarkan sebuah penelitian dari PLoS One, kandungan cineole yang tinggi di dalam minyak eukaliptus memberikan efek analgesik dan antiradang pada tubuh. Ditambah lagi, minyak eukaliptus sudah cukup banyak digunakan sebagai obat alami masalah pernapasan.

Untuk memakai minyak eukaliptus, Anda bisa memakai diffuser atau air panas, kemudian hiruplah uap yang telah tercampur dengan minyak ini. Anda juga bisa mencampurkan minyak ini dengan air, kemudian tepuk-tepuk hidung Anda dengan kapas yang dibasahi air campuran minyak eukaliptus.

6. Chamomile

chamomile obat polip hidung

Satu lagi tanaman yang dipercaya efektif meredakan gejala-gejala polip hidung adalah chamomile, yang mungkin sudah pernah Anda jumpai dalam bentuk teh atau minyak esensial.

Melansir dari Journal of Essential Oil Bearing Plants, bunga chamomile mengandung zat anti-inflamasi yang membantu meredakan pembengkakan akibat peradangan. Selain itu, tanaman ini juga menunjukkan efek anti-alergi yang baik.

Penting untuk ditekankan bahwa obat alami untuk polip hidung ini tentu tidak bisa benar-benar diandalkan. Biasanya, cara ini digunakan ketika gejala gangguan masih termasuk dalam kategori ringan. Oleh karena itu, apabila gejala sudah semakin parah, memeriksakan diri ke dokter adalah cara yang paling efektif.mik

Untuk kasus polip hidung yang sudah cukup parah dan berukuran besar, biasanya cara-cara di atas tidak lagi berhasil mengecilkan ukuran polip. Maka itu, besar kemungkinan dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan polip hidung atau nasal polypectomy.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nasal polyps – Mayo Clinic. (2019). Retrieved October 22, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/nasal-polyps/symptoms-causes/syc-20351888 

Steroid nasal sprays – NHS. (2020). Retrieved October 22, 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/steroid-nasal-sprays/ 

Nasal corticosteroid sprays – MedlinePlus. (2019). Retrieved October 22, 2020, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000404.htm#:~:text=A%20nasal%20corticosteroid%20spray%20reduces,lining%20of%20the%20nasal%20passage 

Antihistamines – NHS. (2020). Retrieved October 22, 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/antihistamines/ 

Nasal Polyps – Cedars Sinai. (n.d.). Retrieved October 22, 2020, from https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/n/nasal-polyps.html 

Treatment for Nasal Polyps – Fairview. (n.d.). Retrieved October 22, 2020, from https://www.fairview.org/sitecore/content/Fairview/Home/Patient-Education/Articles/English/t/r/e/a/t/Treatment_for_Nasal_Polyps_90555 

Aspirin Sensitivity & Aspirin Desensitization – Cleveland Clinic. (2015). Retrieved October 22, 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/15629-aspirin-sensitivity–aspirin-desensitization#:~:text=Treatment%20of%20AERD%20is%20a,to%20the%20public%20in%201899

 Ma, C., Ma, Z., Fu, Q., & Ma, S. (2013). Curcumin attenuates allergic airway inflammation by regulation of CD4+CD25+ regulatory T cells (Tregs)/Th17 balance in ovalbumin-sensitized mice. Fitoterapia, 87, 57-64. https://doi.org/10.1016/j.fitote.2013.02.014 

Jun, Y., Kang, P., Min, S., Lee, J., Kim, H., & Seol, G. (2013). Effect of Eucalyptus Oil Inhalation on Pain and Inflammatory Responses after Total Knee Replacement: A Randomized Clinical Trial. Evidence-Based Complementary And Alternative Medicine, 2013, 1-7. https://doi.org/10.1155/2013/502727 

Wu, Y., Xu, Y., & Yao, L. (2012). Anti-inflammatory and Anti-allergic Effects of German Chamomile (Matricaria chamomillaL.). Journal Of Essential Oil Bearing Plants, 15(1), 75-83. https://doi.org/10.1080/0972060X.2012.10644022 

Horváth, G., & Ács, K. (2015). Essential oils in the treatment of respiratory tract diseases highlighting their role in bacterial infections and their anti-inflammatory action: a review. Flavour And Fragrance Journal, 30(5), 331-341. https://doi.org/10.1002/ffj.3252 

Chauhan, B., & Ducharme, F. (2012). Anti-leukotriene agents compared to inhaled corticosteroids in the management of recurrent and/or chronic asthma in adults and children. Cochrane Database Of Systematic Reviews. https://doi.org/10.1002/14651858.cd002314.pub3 

Carson, C. F., Hammer, K. A., & Riley, T. V. (2006). Melaleuca alternifolia (Tea Tree) oil: a review of antimicrobial and other medicinal properties. Clinical microbiology reviews, 19(1), 50–62. https://doi.org/10.1128/CMR.19.1.50-62.2006 

Yadav, N., & Chandra, H. (2017). Suppression of inflammatory and infection responses in lung macrophages by eucalyptus oil and its constituent 1,8-cineole: Role of pattern recognition receptors TREM-1 and NLRP3, the MAP kinase regulator MKP-1, and NFκB. PloS one, 12(11), e0188232. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0188232 

Bayan, L., Koulivand, P. H., & Gorji, A. (2014). Garlic: a review of potential therapeutic effects. Avicenna journal of phytomedicine, 4(1), 1–14.

Mashhadi, N. S., Ghiasvand, R., Askari, G., Hariri, M., Darvishi, L., & Mofid, M. R. (2013). Anti-oxidative and anti-inflammatory effects of ginger in health and physical activity: review of current evidence. International journal of preventive medicine, 4(Suppl 1), S36–S42. 

Alobid, I., & Mullol, J. (2012). Role of medical therapy in the management of nasal polyps. Current allergy and asthma reports, 12(2), 144–153. https://doi.org/10.1007/s11882-012-0247-6 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal diperbarui 24/04/2019
x