Tak Semua Selaput Dara Bisa Robek Saat Pertama Kali Berhubungan Seks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Keutuhan selaput dara identik dengan keperawanan. Selain itu, masyarakat juga mengasosiasikan keperawanan wanita dengan kehormatan dan nama baik keluarga. Selaput dara, atau disebut juga hymen, adalah simbol kesucian dan moralitas seorang perempuan yang setia pada keluarga, budaya, atau agama.

Keperawanan adalah topik yang kerap diselimuti oleh berbagai macam mitos dan kesimpangsiuran. Tidak jarang pula, kedua topik ini masih dianggap tabu untuk dibicarakan bagi sebagian besar masyarakat.

Apa itu keperawanan?

Perawan sering diartikan sebagai wanita yang belum pernah melakukan seks. Seks itu sendiri memiliki cakupan bervariatif untuk bisa diartikan akurat.

Banyak orang yang mengartikan seks sebagai aktivitas penetrasi penis ke dalam vagina. Definisi ini benar-benar sempit karena mengesampingkan banyak orang dan tipe seks lainnya. Beberapa orang yang belum pernah melakukan seks penetrasi vagina tidak menganggap diri mereka sebagai perawan karena sudah pernah melakukan seks tipe lainnya, anal atau oral.

Definisi ini juga membatasi lingkup komunitas LGBTQ+ yang mungkin tidak pernah melakukan seks penetratif penis-vagina, tapi tidak menganggap mereka termasuk perawan.

Sebagian orang percaya bahwa “keperawanan” didasari oleh persetujuan (keinginan dan setuju untuk terlibat dalam hubungan seksual dari masing-masing pihak). Jadi, banyak pula yang menganggap bahwa hubungan seksual atas dasar paksaan tidak menjadikan seseorang bukan perawan lagi.

Apa itu selaput dara?

Selaput dara adalah jaringan kulit sangat tipis yang melapisi bukaan vagina. Banyak anggapan yang menyatakan bahwa selaput ini merentang menutupi keseluruhan vagina. Padahal, hymen memiliki berbagai macam tingkat elastisitas dan ketebalan, juga memiliki bukaan (bentuk bukaannya berbeda-beda pada setiap wanita) untuk memungkinkan darah menstruasi dan cairan tubuh lainnya mengalir keluar.

Umumnya, selaput dara memiliki bukaan selebar ukuran jari atau sebuah tampon kecil. Namun, bukaan tersebut tidak selalu berbentuk seperti lubang donat. Untuk beberapa wanita, bukaan selaput berbentuk seperti injakan tangga, dan ada juga yang bukaannya berbentuk seperti lubang-lubang kecil di seluruh permukaan hymen. Pada kasus yang sangat langka, bukaan bisa terlihat sangat kecil sehingga jari, tampon, atau penis mungkin tidak bisa menembus lapisan tersebut dengan mudah (atau, tidak bisa sama sekali). Bahkan, ada segelintir wanita yang lahir tanpa selaput dara dalam vagina mereka.

Saat seorang wanita menginjak masa puber dan mulai memproduksi hormon estrogen, hal ini bisa menyebabkan hymen berubah teksturnya, menyediakan halangan ‘semu’ untuk menikmati hubungan seksual tanpa rasa sakit.

Fungsi selaput dara masih belum diketahui, tapi satu teori mengatakan bahwa hymen ada untuk melindungi bukaan vagina dan daerah sekitarnya selama awal masa pertumbuhan seseorang.

Selaput dara robek, artinya sudah tidak perawan?

Keutuhan selaput dara sampai saat ini masih menjadi tolak ukur keperawanan dan moralitas seseorang. Padahal, keperawanan tidak bisa diukur atau dibuktikan dari pemeriksaan fisik vagina.

Hymen biasanya robek saat mengalami seks penetratif untuk pertama kalinya, namun ini tidak selalu terjadi. Robeknya hymen dapat menyebabkan perdarahan sementara dan sedikit rasa tidak nyaman. Yang perlu dipahami, selaput juga bisa robek akibat kondisi lain, misalnya masturbasi (memasukkan jari atau mainan seks ke dalam vagina), memasukkan tampon, penyisipan speculum saat pemeriksaan dokter ginekolog, atau olahraga fisik lainnya (senam, menunggang kuda, bersepeda).

Begitu banyak faktor penentu yang mungkin memainkan faktor pada cedera selaput dara. Banyak pula penelitian yang menunjukkan bahwa ahli forensik pada kasus pelecehan seksual anak tidak mampu membaca tanda-tanda kerusakan hymen, terutama jika korban terlambat dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, karena selaput yang robek pada anak dan remaja masih bisa pulih dengan cepat.

Beberapa wanita bisa tidak menyadari saat selaput mereka robek, terutama jika hal tersebut tidak terjadi saat hubungan seksual, karena robeknya hymen bisa terjadi tanpa mengakibatkan perdarahan maupun rasa sakit.

Bagaimana bisa selaput dara tak robek saat berhubungan seks?

Rasa sakit selama berhubungan seks adalah kondisi ginekologis umum, dan bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor yang mungkin tidak ada hubungannya sama sekali dengan gangguan medis, salah satunya terlalu terburu-buru penetrasi tanpa lubrikasi vaginal yang cukup.

Saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya, selaput dalam vagina akan meregang demi memfasilitasi jalur masuk penis. Anda bisa ‘menjaga’ selaput dara tidak sobek saat berhubungan seksual jika tubuh Anda rileks dan memiliki lubrikasi yang baik.

Beberapa wanita bisa mengalami perdarahan saat seks pertama mereka karena struktur hymen yang mereka miliki lebih tebal atau lebih resisten daripada wanita lainnya.

Selaput dara hanya ada satu kali seumur hidup

Uniknya, hymen tidak akan hilang begitu saja dari dalam tubuh Anda, bahkan setelah terjadi sobekan. Beberapa residu jaringan selaput akan tetap menempel dalam vagina setelah hubungan seksual, bahkan akan bertahan setelah proses persalinan.

Selain itu, perkembangan tekonologi medis modern memungkinkan orang-orang untuk ‘meremajakan’ kembali vagina dan selaput dara mereka. Ada dua prosedur khusus untuk melakukan hal ini:

  • Operasi rekonstruksi selaput dara (hymenplasty atau hymenorrgraphy). Prosedur ini memungkinkan dokter untuk menjahit kembali sisa-sisa jaringan selaput dalam vagina Anda. Prosedur ini akan menyamarkan “ketidakperawanan” Anda sehingga saat Anda diharuskan untuk menjalani tes keperawanan, petugas kesehatan tidak akan mengetahui perbedaannya. Operasi rekonstruksi selaput dara bukanlah intervensi medis gawat darurat, melainkan hanya suatu prosedur yang dilakukan atas dasar sosial layaknya operasi plastik lain.
  • Selaput dara buatan. Benda artifisial ini tidak beracun dan aman untuk dipakai. Hymen buatan bisa dimasukkan ke dalam vagina, sehingga melepaskan perdarahan palsu (cairan buatan dengan tekstur mirip darah) saat penetrasi terjadi.

Dengan demikian, utuh tidaknya selaput dara tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan keperawanan seseorang karena keperawanan tidak selalu berhubungan dengan penetrasi penis.

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Endometriosis

Endometriosis adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegah penyakit ini di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 3 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Trikomoniasis

Kalkulator Masa Subur Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut. Kapan Ya? Your ...

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Seksual, Trikomoniasis 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit