Benarkah Pusing Mereda Setelah Berhubungan Intim?

    Benarkah Pusing Mereda Setelah Berhubungan Intim?

    Tanpa disadari, Anda mungkin pernah merasa pusing saat atau setelah berhubungan intim. Namun di sisi lain ternyata ada juga yang merasa bahwa berhubungan intim bisa meredakan sakit kepala yang tadinya diderita.

    Lantas, bagaimana sebenarnya hubungan antara bercinta dan sakit kepala?

    Benarkah pusing bisa berkurang setelah berhubungan intim?

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam oleh Cephalalgia membuktikan bahwa berhubungan intim memang bisa mengatasi migrain atau pusing.

    Penelitian itu melibatkan 800 pasien migrain dan 200 pasien sakit kepala biasa. Mereka diminta untuk mengisi kuisioner tentang bagaimana pengalamannya saat bercinta ketika pusing.

    Dari 40 persen pasien yang merespon kuesioner yang diberikan, 60 persen pasien migrain menyatakan bahwa kondisinya membaik setelah melakukan hubungan intim. Namun pasien lainnya menyatakan bahwa berhubungan intim justru membuat sakit kepala mereka memburuk.

    Sementara itu, pada pasien dengan sakit kepala biasa, 37 persen diantaranya melaporkan bahwa pusing mereka berkurang setelah berhubungan intim. Beberapa pasien laki-laki bahkan menyatakan bahwa bercinta menjadi salah satu terapi untuk meringankan sakit kepala.

    Meski begitu, masih ada 50 persen pasien sakit kepala yang menyatakan bahwa pusing di kepala mereka semakin menjadi-jadi setelah berhubungan intim.

    Bagaimana cara berhubungan intim mengurangi rasa pusing?

    posisi berhubungan intim saat puasa

    Sampai saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana bercinta bisa meringankan sakit kepala. Dugaan sementara, manfaat ini berasal dari adanya peningkatan zat endorfin terutama saat pasangan mencapai orgasme.

    Endorfin sendiri bekerja dengan cara menghilangkan rasa sakit, termasuk yang ada di kepala dan menyebabkan pusing.

    Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan manfaat berhubungan intim untuk meredakan sakit kepala. Sebab dari penelitian di atas terlihat bahwa berhubungan intim juga menyebabkan pusing.

    Bagaimana berhubungan intim bisa mengakibatkan pusing?

    stres setelah berhubungan intim

    Laman American Migraine Foundation menyebutkan bahwa sakit kepala bisa terjadi saat orgasme dan setelah orgasme. Kondisi ini benar-benar terjadi saat sedang bercinta, bukan dikarenakan masalah kesehatan yang memang membuat Anda pusing sejak sebelum bercinta.

    Berikut adalah dua jenis sakit kepala yang kerap dirasakan saat sedang bercinta.

    • Sakit kepala pre-orgasme: Pusing atau sakit kepala ini biasanya terasa ringan dan akan meningkat seiring dengan peningkatan gairah berhubungan intim.
    • Sakit kepala orgasme: Terjadi secara mendadak disertai dengan denyutan hebat sesaat sebelum orgasme.

    Meski bisa dialami oleh pria maupun wanita, kasus sakit kepala karena berhubungan intim ini lebih banyak ditemukan pada pria.

    Umumnya, pusing hanya terasa selama beberapa menit saja setelah berhubungan intim. Namun tidak jarang kondisi ini bisa bertahan hingga dua sampai tiga hari.

    Sakit kepala setelah berhubungan intim memang masih dianggap sebagai hal yang wajar. Namun jika Anda merasa tidak nyaman, segera konsultasikan dengan dokter.

    Usahakan Anda mengetahui apakah sakit kepala yang Anda derita murni dari hubungan intim atau faktor lain.

    Penyebab sakit kepala saat berhubungan intim

    Pusing yang dipicu oleh berhubungan intim biasanya mulai terasa saat terjadi peningkatan gairah bercinta dan semakin kuat saat mencapai orgasme.

    Kondisi tersebut juga bisa dipicu karena adanya beberapa faktor seperti berikut.

    • Adanya pelebaran dinding arteri di kepala
    • Hubungan abnormal antara arteri dan vena di dalam otak
    • Perdarahan di dalam dinding arteri yang menuju ke otak.
    • Peningkatan tekanan darah.
    • Memiliki riwayat penyakit stroke atau arteri koroner.
    • Penggunaan beberapa obat-obatan, termasuk pil KB.
    • Memiliki peradangan dari infeksi tertentu.

    Pusing karena berhubungan intim biasanya dirasakan di dua sisi sekaligus atau bagian belakang kepala.

    Jangan ragu untuk meminta pasangan menghentikan kegiatan bercinta jika Anda mulai merasa pusing.

    Selain itu, jika sakit kepala yang Anda alami juga disertai muntah, leher kaku, hilangnya kesadaran, atau gejala penyakit saraf lainnya yang bertahan sampai lebih dari 24 jam, tidak ada salahnya untuk konsultasi ke dokter.

    Semua tentang pusing dan hubungan intim

    • Meski belum pasti, penyebab hubungan intim bisa meredakan pusing adalah produksi hormon endorfin yang meningkat.
    • Beberapa orang juga merasakan bahwa bercinta justru menimbulkan rasa pusing. Kondisi ini biasa disebabkan oleh masalah pada sel saraf di otak.
    • Keduanya merupakan hal yang normal terjadi. Namun jika membuat Anda merasa tidak nyaman, tidak ada salahnya untuk periksa ke dokter.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

    General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


    Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan