home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Berhubungan Intim Bisa Membesarkan Otot?

Benarkah Berhubungan Intim Bisa Membesarkan Otot?

Berhubungan intim punya banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari mencegah penyakit jantung, mencegah penuaan, dan mengurangi stres. Untuk wanita, sering berhubungan seks bisa bikin awet muda dan tambah cantik. Sementara untuk pria, rutin berhubungan seks katanya bisa membentuk dan membesarkan otot. Benarkah begitu faktanya?

Seks dan manfaatnya untuk membentuk otot pria

Berhubungan intim digadang-gadang bisa membentuk otot tubuh jadi semakin besar. Ini karena semakin rajin berhubungan seks, tubuh semakin banyak memproduksi hormon testosteron.

Ketika seorang lelaki sering berhubungan seks, libido mereka akan semakin meningkat. Namun ketika terdapat jeda, awalnya libido akan meningkat tapi selanjutnya akan menurun.

Sebuah penelitian menunjukkan ketika testosteron meningkat, maka libido pun akan meningkat. Ketika seorang lelaki berhubungan seks, hormon testosteron pun akan meningkat. Ketika Anda melakukan hubungan seks dengan rutin, ini artinya Anda dapat mempertahankan libido dan hormon testosteron Anda terus meningkat. Hormon testosterone berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otot.

Secara tidak langsung, hal apa pun yang meningkatkan kadar testosteron, termasuk berhubungan intim, dapat membantu meningkatkan otot Anda saat olahraga.

Manfaat lain berhubungan intim, selain membantu membentuk otot

Membakar kalori

Setelah berhubungan intim tubuh pasti rasanya jadi sangat capek. Bahkan capeknya bercinta sering disamakan dengan olahraga di gym atau latihan kekuatan.

Menurut penelitian dari University of montreal, berhubungan seks selama 25 menit bisa membakar 100 kalori. Sedangkan menurut jurnal PLoS One, kalori yang dibakar dari aktivitas seksual bisa lebih tinggi dari pada berjalan selama 4 km/jam.

Dilihat dari situ, rutinitas di atas ranjang berpotensi kuat dapat membantu Anda membentuk otot tubuh saat di gym. Tidak dipungkiri juga bahwa berhubungan intim sebetulnya merupakan bentuk lain dari aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

Semakin lama durasi dan banyaknya ronde seks, semakin banyak kalori yang terbuang, semakin terbantu Anda untuk membentuk otot.

Mengurangi stres

Stres dapat menghambat pembentukan otot tubuh. Ini karena stres memunculkan hormon arena kortisol bersifat katabolik, yang dapat menghambat pembentukan protein di dalam tubuh. Protein sendiri sangat penting untuk membentuk otot tubuh. Maka, secara tidak langsung berhubungan intim dapat mencegah stres yang dapat membantu membentuk otot lebih cepat terjadi.

Berhubungan seks tidak hanya bermanfaat untuk membantu membentuk otot. Berhubungan intim diketahui dapat memunculkan hormon oksitosin yang bisa meredakan stres beberapa saat setelah ronde selesai. Pelepasan hormon oksitosin setelah berhubungan intim dapat membuat Anda merasa rileks, bahagia, dan lebih sayang dengan pasangan Anda sesudahnya.

Menurut Debby Herbenick, Ph.D., seorang ahli seks di Universitas Indiana, umumnya kadar hormon oksitosin akan keluar secara stabil dalam 10 menit setelah Anda orgasme. Disarankan untuk coba memeluk pasangan untuk menambah keintiman sembari bersantai melepas stres.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Does sex effect musle growth? https://www.bodybuilding.com/content/does-sex-effect-muscle-growth.html diakses pada 28 mei 2019.

Boost male fertility https://www.healthline.com/nutrition/boost-male-fertility-sperm-count#section9 diakses pada 28 mei 2019.

Zinc and ED https://www.healthline.com/health/erectile-dysfunction/zinc diakses pada 28 mei 2019.

Rappier, J., Toupin, I., Levy, J., Aubertin-Leheudre, M. and Karelis, A. (2013). Energy Expenditure during Sexual Activity in Young Healthy Couples. PLoS ONE, 8(10), p.e79342. Diakses pada 28 mei 2019.

How stress sabotage muscle building and weight loss https://www.menshealth.com/uk/health/a759406/how-stress-sabotages-muscle-building-and-weight-loss-goals/ diakses pada 28 mei 2019.

Sex and workout https://www.menshealth.com/sex-women/a19537023/sex-workout/ diakses pada 28 mei 2019.

More sex, better testosterone levels? https://www.webmd.com/men/news/20150313/more-sex-better-testosterone-levels#2 diakses pada 31 mei 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph pada 14/06/2019
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x