home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Minum Kopi untuk Performa di Atas Ranjang, Apakah Benar Bermanfaat?

Minum Kopi untuk Performa di Atas Ranjang, Apakah Benar Bermanfaat?

Kopi begitu digemari banyak orang, entah karena rasanya yang khas atau karena efeknya yang bisa menyegarkan pikiran Anda kembali. Konon, banyak yang berpendapat kalau minuman berkafein yang satu ini dapat meningkatkan performa di atas ranjang. Apa benar demikian? Apa saja efek minum kopi terhadap hubungan intim bersama pasangan? Cari tahu apa saja risiko dan manfaat minum kopi untuk hubungan intim di bawah ini.

Apa saja efek minum kopi terhadap hubungan intim?

Sering kali, kopi dijadikan salah satu pilihan untuk mengusir rasa kantuk di pagi hari. Beberapa orang juga menikmati kopi karena rasa pahitnya yang khas.

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan efek kopi terhadap kesehatan tubuh, mulai dari manfaat hingga efek sampingnya.

Namun, tahukah Anda bahwa minum kopi juga memiliki efek tertentu terhadap kualitas hubungan intim Anda?

Kandungan di dalam kopi yang mungkin dapat memengaruhi performa seks Anda adalah kafein. Pada pria dan wanita, efeknya mungkin akan berbeda-beda. Seperti apa?

Efek minum kopi pada kehidupan seks pria

Kandungan kafein dalam kopi dipercaya dapat mengatasi masalah disfungsi ereksi alias impotensi pada pria.

Disfungsi ereksi adalah salah satu kelainan seksual yang banyak ditemukan pada pria. Diperkirakan sebanyak 1 dari 10 pria dewasa mengalami kondisi ini.

Sebuah studi dari jurnal Plos One meneliti efek kopi dalam mengatasi disfungsi ereksi.

Dalam penelitian tersebut, dikatakan bahwa pria di atas 20 tahun yang minum kopi 2 hingga 3 cangkir sehari cenderung terhindar dari masalah disfungsi ereksi.

Belum diketahui secara pasti bagaimana kafein berpengaruh pada kemampuan pria dalam berereksi.

Namun, kopi diyakini efektif untuk membuat pria lebih tahan lama dalam berhubungan intim. Kopi membantu aliran darah lebih lancar mengalir ke penis dan menyebabkan ereksi.

Efek minum kopi pada kehidupan seks wanita

Minum kopi mungkin membantu memberikan efek positif terhadap hubungan intim wanita.

Zat stimulan dalam kopi memang bisa membuat Anda jadi lebih fokus dan berenergi. Hal ini tentu membantu wanita untuk lebih menikmati sesi panas bersama pasangannya.

Namun, sejauh ini memang belum ada penelitian yang bisa membuktikan dampak kopi pada gairah seksual manusia secara langsung.

Efek samping minum kopi terhadap hubungan intim

kopi untuk diabetes

Meskipun pada sebagian orang kopi bisa jadi penolong untuk berhubungan seks, hati-hati dengan risikonya.

Pasalnya, Anda mungkin sangat peka terhadap kafein dalam kopi. Terutama kalau Anda tidak biasa minum kopi.

Beberapa orang melaporkan efek samping seperti sakit kepala, gelisah, cemas, mual, diare, dan insomnia.

Maka dari itu, kalau Anda minum kopi sebelum bercinta, ada risiko Anda justru mengalami efek samping tersebut.

Mood untuk bermesraan bisa hilang dalam sekejap karenanya. Akibatnya, Anda pun justru tak bisa menikmati hubungan intim bersama pasangan.

Haruskah minum kopi untuk seks yang bergairah?

Tubuh setiap orang berbeda-beda. Anda mungkin akan mengalami reaksi yang berbeda dengan pasangan kalau minum kopi. Maka, sesuaikan dengan gaya hidup Anda sendiri.

Selain itu, Anda tak bisa sepenuhnya mengandalkan kopi untuk meningkatkan performa di atas ranjang. Berikut adalah beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan:

1. Makan makanan bernutrisi

Untuk merasakan efek minum kopi terhadap kualitas hubungan intim secara maksimal, Anda tentu harus menyertainya dengan konsumsi makanan bergizi.

Ada beberapa pilihan makanan yang dipercaya baik untuk dikonsumsi sebelum berhubungan intim, lho. Beberapa di antaranya adalah tiram dan alpukat.

2. Batasi konsumsi alkohol

Agar performa di atas ranjang tetap terjaga, Anda juga sebaiknya mengurangi konsumsi minuman beralkohol.

Dengan demikian, efek minum kopi terhadap hubungan intim dengan pasangan pun akan terasa lebih maksimal.

3. Kelola stres dengan baik

Stres adalah salah satu pemicu penurunan gairah selama berhubungan intim. Maka itu, upayakan untuk mengelola stres Anda, seperti dengan bermeditasi atau berkonsultasi ke psikolog.

Kalau Anda sudah biasa minum kopi setiap hari, Anda bisa meneguk dulu secangkir kopi hangat sebelum seks.

Namun, untuk menghindari efek sampingnya kopi terhadap hubungan intim, hindari minum kopi dalam dosis yang berlebihan.

Atau, jika Anda tidak menginginkan kadar kafein dari kopi yang terlalu tinggi, Anda bisa mencampur kopi dengan susu atau minuman lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Caffeine – MedlinePlus. (2021). Retrieved June 8, 2021, from https://medlineplus.gov/caffeine.html 

Erectile Dysfunction – Cleveland Clinic. (2019). Retrieved June 8, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10035-erectile-dysfunction 

What is Erectile Dysfunction? – Urology Care Foundation. (2018). Retrieved June 8, 2021, from https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/e/erectile-dysfunction-(ed) 

Can certain foods boost men’s libido? – Piedmont Healthcare. (n.d.). Retrieved June 8, 2021, from https://www.piedmont.org/living-better/can-certain-foods-boost-mens-libido 

Goto, A., Song, Y., Chen, B., Manson, J., Buring, J., & Liu, S. (2010). Coffee and Caffeine Consumption in Relation to Sex Hormone–Binding Globulin and Risk of Type 2 Diabetes in Postmenopausal Women. Diabetes, 60(1), 269-275. https://doi.org/10.2337/db10-1193

Miranda, A., Steluti, J., Goulart, A., Benseñor, I., Lotufo, P., & Marchioni, D. (2018). Coffee Consumption and Coronary Artery Calcium Score: Cross‐Sectional Results of ELSA‐Brasil (Brazilian Longitudinal Study of Adult Health). Journal Of The American Heart Association, 7(7). https://doi.org/10.1161/JAHA.117.007155

Lopez, D. S., Wang, R., Tsilidis, K. K., Zhu, H., Daniel, C. R., Sinha, A., & Canfield, S. (2015). Role of Caffeine Intake on Erectile Dysfunction in US Men: Results from NHANES 2001-2004. PloS one, 10(4), e0123547. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0123547

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 08/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x