Menghadapi Perubahan Gairah Seksual Ibu Hamil di Trimester Kedua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Keinginan untuk tetap berhubungan seks saat hamil merupakan hal yang wajar. Kehamilan bukanlah halangan Anda untuk tetap berhubungan intim. Namun, yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai Anda dan pasangan membahayakan janin saat berhubungan seks.

Saat trimester kedua, perut ibu hamil belum terlalu membesar, biasanya ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual saat hamil. Namun, apakah gairah seksual ibu hamil trimester kedua sudah mulai kembali normal? Berikut penjelasannya.

Gairah seksual ibu hamil trimester kedua

Saat kehamilan trimester pertama, mungkin kebanyakan ibu hamil mengalami penurunan gairah seksual. Namun, gairah seksual ibu hamil umumnya akan meningkat di akhir trimester pertama dan memasuki trimester kedua.

Rasa mual dan kelelahan yang biasanya banyak terjadi di trimester pertama sudah mereda. Peningkatan hormon di trimester kedua ini juga membuat Anda lebih seksi, sehingga Anda merasa lebih bergairah dalam berhubungan intim dengan pasangan. Bahkan banyak wanita mengalami orgasme berulang kali untuk pertama kalinya pada masa kehamilan ini.

Pada trimester kedua, seks akan lebih menarik dan berpotensi lebih memuaskan bagi ibu hamil. Terlebih lagi, sebagian besar wanita masih cukup nyaman selama trimester kedua karena perut mereka belum terlalu membesar.

Peningkatan gairah seksual ibu hamil pada trimester kedua ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon estrogen. Pada trimester kedua kehamilan, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak hormon estrogen. Hormon ini meningkatkan aliran darah di daerah organ intim dan menyebabkan daerah ini lebih sensitif sehingga rangsangan seksual pun bertambah besar.

Selain itu, saat kehamilan trimester kedua, cairan vagina juga meningkat yang membuat vagina lebih siap menerima penetrasi. Perubahan payudara yang lebih berkembang dan lebih sensitif juga menjadi alasan meningkatnya keinginan seksual ibu hamil. 

Manfaatkan saat ini dengan pasangan Anda dan bagikan dengan sukacita bagaimana tubuh Anda berubah. Seks selama kehamilan adalah cara yang bagus untuk tetap mental, emosional, dan terhubung secara fisik.

Tips berhubungan intim yang aman untuk ibu hamil trimester kedua

Periksakan kehamilan Anda secara rutin pada dokter kandungan, untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda apakah dalam keadaan sehat, dan juga untuk meyakinkan apakah aman untuk tetap melakukan hubungan intim. Jika gairah seksual Anda baik dan tidak mengalami gangguan kehamilan yang berisiko tinggi, maka Anda tetap diperbolehkan melakukan hubungan seksual.

Namun, tetap perhatikan kenyamanan dan risiko yang mungkin terjadi pada bayi dalam kandungan. Anda dan pasangan harus merasa nyaman secara fisik dan posisi seks yang tidak menempatkan tekanan pada rahim atau membebani perut ibu hamil.

Sebaiknya Anda tidak berhubungan seks jika Anda mengalami perdarahan, nyeri perut atau kram, cairan ketuban rusak atau pecah, riwayat kelemahan serviks atau serviks Anda mulai membuka secara prematur, plasenta letak rendah (plasenta previa), memiliki riwayat persalinan prematur, dan hamil kembar atau lebih.

Posisi seks yang aman untuk ibu hamil trimester kedua

Ada beberapa posisi seks yang dapat Anda lakukan saat kehamilan trimester kedua. Bisa dibilang kehamilan trimester kedua adalah kondisi kehamilan yang menyenangkan untuk melakukan hubungan seksual. Rasa mual atau morning sickness sudah mereda dan perut Anda juga belum membesar. Berikut posisi seks yang perlu dicoba saat kehamilan trimester kedua.

  • Posisi duduk sambil bertatapan. Ini dilakukan dengan pria berada pada posisi duduk di kursi. Pasangan wanita duduk di pangkuan pria dengan menatap mata masing-masing.
  • Posisi merangkak (doggy style). Posisi ini memungkinkan penetrasi yang dalam, yang mungkin sudah tidak akan nyaman jika dilakukan di trimester ketiga.
  • Posisi tidur menyamping. Berbaringlah menghadap ke sisi Anda dengan pasangan pria secara saling berhadapan. Nikmatilah pose saling bertatapan ini selama Anda masih bisa melakukannya.

Setelah Anda memasuki 20 minggu kehamilan, maka hindarilah posisi yang membuat Anda berbaring telentang, seperti posisi misionaris. Ketika Anda berbaring telentang, rahim yang membesar akan menekan aorta, yang berfungsi mengalirkan darah ke plasenta. Kemudian, cobalah untuk mengganjal pinggul sebelah kiri dengan bantal.

Sebaiknya pasangan Anda juga tidak meniupkan udara ke daerah genital. Meniup udara ke dalam vagina bisa menyebabkan emboli udara (gelembung udara yang masuk ke dalam sirkulasi darah Anda). Hal ini jarang terjadi, tetapi bisa mengancam jiwa Anda atau bayi. Oral seks aman selama kehamilan, tetapi sebaiknya tidak meniupkan udara ke dalam vagina.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Psst, Kaum Adam Wajib Tahu 15 Titik Rangsang Wanita Ini!

Bukan hanya satu bagian tubuh perempuan yang sangat peka bila disentuh lelaki. Nyatanya, wanita punya 15 titik rangsang, lho! Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Lama Tidak Berhubungan Intim, Apa Saja Efeknya Bagi Tubuh?

Bagi beberapa pasangan yang karena satu dan lain hal sudah lama tidak berhubungan intim, ketahui apa saja efeknya bagi tubuh dalam penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Fakta Menarik Seputar Air Mani Pria, Ternyata Berbeda dengan Sperma, Lho!

Banyak yang mengira bahwa air mani pria dan sperma adalah dua hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar. Ini faktanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit