Blue Balls, Testis Membiru Akibat Gagal Ejakulasi. Apakah Berbahaya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak pria yang pernah mengalami ereksi di saat dan tempat yang tidak tepat, misalnya saat presentasi penting di hadapan rekan kerja atau ketika bertemu dengan calon mertua. Atau justru skenario berikut yang pernah terjadi pada Anda? Ketika sesi bercumbu dengan si dia sedang panas-panasnya, tiba-tiba ada tamu yang mengetuk pintu. Kini tinggallah Anda sendirian bersama ereksi yang terbengkalai tanpa penanganan. Penis yang menegang, dengan atau tanpa rangsangan, tapi tidak disudahi oleh ejakulasi dapat menyebabkan testis sakit. Kondisi ini populer disebut dengan blue balls, karena kadang rasa sakitnya dapat begitu mewalahkan hingga membuat buah zakar membiru. Apa ini bahaya?

Apa itu blue balls?

Dalam budaya populer, blue balls adalah kiasan untuk menggambarkan rasa frustasi seksual saat Anda gagal mendapatkan kepuasan seksual atau tidak mampu melampiaskan/menuntaskan hasrat seks karena satu dan lain hal. Misalnya, ketika penis ereksi di tempat umum Anda mau tidak mau harus menahannya sampai urusan Anda selesai, dan mendapat tempat dan waktu yang sesuai untuk menanganinya. Rasa gelisah dan resah sampai Anda bisa berejakulasi inilah yang biasa disebut sebagai blue balls.

Dalam dunia medis, blue balls dikenal dengan nama hipertensi epididymis. Ini terjadi ketika ereksi penis berkepanjangan tanpa diakhiri orgasme. Ketika Anda terangsang, jantung akan mengalirkan darah menuju penis untuk membangun ereksi. Di saat bersamaan, buah zakar tertarik ke dalam tubuh untuk mempersiapkan air mani. Jika situasi dan kondisinya tepat, ereksi akan berakhir pada ejakulasi air mani sehingga penis bisa kembali melemas seperti semula.

Namun ketika ada interupsi sehingga ejakulasi gagal atau tertunda, darah yang dipicu hipersensitivitas stimulasi seksual sebelumnya akan terus mengalir ke organ intim Anda. Akibatnya, penis akan tetap terus ereksi dan testis akan membengkak, terasa berat/penuh, dan sakit.

Pada beberapa kasus, blue balls benar-benar dapat membuat testis membiru. Hal disebabkan oleh darah yang menumpuk dan terperangkap di testis dalam jangka waktu lama, sehingga hemoglobin yang biasanya berwarna merah akan berubah menjadi biru karena minimnya asupan oksigen. Inilah yang disebut blue balls.

Apakah blue balls berbahaya?

Blue balls tidak berbahaya, bukanlah sebuah kondisi medis serius. Namun memang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada testis setelah mengalami ereksi tanpa orgasme. Sensasi nyerinya bahkan bisa menjalar ke perut bagian atas hingga ke ulu hati.

Blue balls lebih sering pada pria yang mudah terangsang, terlebih ketika berada di situasi-situasi tertentu. Kebiasaan masturbasi dan posisi atau cara berhubungan seksual juga dapat memengaruhi seorang pria mengalami testis sakit dan bengkak akibat si “bola biru” ini.

Cara mengatasi testis sakit akibat blue balls

Tidak diketahui banyak cara atau konsumsi obat tertentu yang diperuntukkan secara khusus untuk menghilangkan rasa sakit testis akibat blue balls. Blue balls pada umumnya bisa menyusut dan hilang dengan sendirinya ketika tekanan darah pada pembuluh darah testis menurun atau kembali normal. Hal tersebut dapat dicapai dengan mengusahan ejakulasi agar Anda bisa mencapai orgasme, baik dengan cara masturbasi atau berhubungan seksual secara aman. Setelah orgasme, rasa sakit testis tersebut akan hilang perlahan.

Jika waktu dan tempat tidak memungkinkan Anda untuk ejakulasi, ada beberapa cara lainnya untuk membuat penis kembali lemas, seperti:

  • Mandi air dingin, atau kompres area genital dengan kompres es
  • Mengalihkan pikiran. Cobalah untuk memikirkan hal-hal yang membosankan, menyebalkan, atau aneh. Misalnya deadline pekerjaan menyebalkan atau tikus mati yang tadi Anda temui di jalan.
  • Jalan kaki. Ketika Anda berjalan kaki, tubuh akan mengalirkan darah ke bagian lain, misalnya kaki dan otak. Darah yang tadinya berkumpul di area panggul pun akan pindah ke tempat lain sehingga penis tak lagi ereksi.
  • Cari kesibukan lainnya, seperti menonton film atau mendengarkan musik
  • Olahraga untuk mengalihkan darah dari pembuluh darah testis ke otot

Jika rasa nyeri atau pembengkakannya tak kunjung reda, sakit testis Anda mungkin disebabkan oleh hal lainnya selain blue balls karena gagal orgasme.

Penyebab lainnya dari rasa sakit pada testis

Hal yang membedakan blue balls dengan penyebab rasa nyeri lainnya pada testis adalah faktor pemicunya. Blue balls hanya terjadi dalam durasi yang berdekatan dengan waktu seseorang terstimulasi secara seksual. Jika rasa sakit testis terjadi terus-menerus, ini dapat disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya seperti:

Kapan harus mencari pengobatan?

Pada umumnya blue balls merupakan hal yang wajar dan hampir tidak memerlukan penanganan klinis. Namun jika rasa nyari yang ditimbulkan mengganggu aktivitas dan performa seksual, serta tidak ada hubungannya dengan aktivitas seksual, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Perhatikan gejala nyeri pada bagian testis yang disertai dengan:

  • Benjolan atau pembesaran pada salah satu atau kedua testis
  • Selalu merasakan nyeri yang tumpul di sekitar organ genital
  • Rasa nyeri menyebar kebagian tubuh lainnya seperti misalnya punggung bagian bawah.

Ketiga gejala testis sakit tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti kanker testis.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Gejala Torsio Testis yang Perlu Diwaspadai Pria

Torsio testis merupakan kondisi gawat medis pada pria yang memerlukan perawatan sesegera mungkin. Untuk itu, yuk kenali gejala awal torsio testis.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 1 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Pengobatan Medis untuk Mengatasi Torsio Testis Pada Pria

Torsio testis adalah kondisi darurat medis yang harus cepat-cepat ditangani karena bisa mengancam jiwa. Simak pilihan pengobatannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 21 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

6 Cara Ampuh Agar Ereksi Kuat dan Tahan Lama

Ereksi kuat dan tahan lama sering dijadikan simbol kejantanan dan kepuasan seksual. Berikut berbagai tips untuk mempertahankan ereksi yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual, Tips Seks 16 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit

3 Tipe Pria yang Paling Berisiko Mengalami Ereksi Berkepanjangan (Priapismus)

Priapismus yang menyebabkan penis ereksi terlalu lama termasuk kondisi langka, tetapi biasanya menyerang pria usia 30-an yang memiliki kondisi berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 10 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ukuran kondom

Cara Menentukan Ukuran Kondom yang Tepat untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ereksi penis yang normal

Ereksi Penis, Seperti Apa Kondisi yang Normal dan Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah mimpi basah saat puasa

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit