Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ini Alasan Psikologis Mengapa Ada Orang yang Punya Otak Mesum

Ini Alasan Psikologis Mengapa Ada Orang yang Punya Otak Mesum

Dalam hidup Anda, Anda pasti mengenal paling tidak satu orang yang pikirannya seolah dipenuhi dengan seks. Apa pun topik pembicaraannya, pada akhirnya orang tersebut akan membahas hal-hal mesum. Orang tersebut juga mungkin mudah terangsang ketika melihat orang berpakaian seksi atau bersentuhan dengan lawan jenis.

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa sih ada orang yang sepertinya susah mengendalikan nafsu seksualnya? Daripada penasaran, simak penjelasan berikut ini, ya.

Reaksi setiap orang terhadap seks memang berbeda

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim ahli di University of California Los Angeles (UCLA) membuktikan bahwa setiap orang memang memiliki reaksi biologis yang berbeda-beda terhadap seks. Hal ini diungkapkan oleh hasil pemindaian dengan alat rekam otak EEG.

Dalam penelitian ini yang dimuat dalam Social Cognitive and Affective Neuroscience ini, para ahli melihat aktivitas otak para peserta. Ternyata otak beberapa orang peserta memang lebih peka terhadap isyarat seksual seperti foto orang berciuman hingga foto yang mengandung unsur pornografi.

Aktivitas otak ini akan dibaca oleh seluruh tubuh Anda, mulai dari organ jantung sampai pembuluh darah arteri. Darah pun akan mengalir deras ke organ intim Anda, yaitu penis atau vagina. Hal ini tentu mengakibatkan ereksi penis pada pria dan vagina basah pada wanita.

Mengapa ada orang yang lebih mudah terangsang?

Ada yang bilang seseorang akan lebih mudah terangsang di masa puber atau kalau sedang haus akan seks. Namun, sebuah penelitian di Kanada dalam Journal of Sex Research berkata lain. Kecenderungan seseorang untuk mudah terangsang ternyata tidak dipengaruhi oleh usia atau pengalaman seksualnya. Maksudnya, Anda bisa saja sudah berusia paruh baya dan sudah sering berhubungan seks namun tetap sulit mengendalikan nafsu seksual.

Otak mesum justru lebih dekat hubungannya dengan pengendalian emosi seseorang. Penelitian yang dipimpin oleh dr. Jason Winters dari University of British Columbia ini berhasil menunjukkan bahwa peserta penelitian yang mampu mengendalikan nafsu seksualnya juga pandai mengendalikan diri terhadap berbagai macam pemicu emosi. Maka, semakin mudah terpicu emosi, Anda juga akan semakin mudah terangsang.

Selain itu, dr. Jason Winters juga menjelaskan bahwa orang yang tingkat kecemasannya tinggi cenderung lebih sulit mengendalikan diri ketika terangsang. Ini karena bagian otak yang mengatur gejolak emosi sama seperti bagian otak yang memproses rangsangan seksual, yaitu amigdala.

Tips mengendalikan diri agar tak mudah terangsang

Bila Anda adalah salah satu orang dengan otak mesum, jangan berkecil hati dulu. Layaknya mengendalikan emosi, otak Anda juga bisa dilatih supaya tidak mudah terangsang di saat yang tidak tepat, misalnya di kantor atau di tempat umum. Berikut tips-tips andalnya.

  • Saat penis ereksi di tempat umum, pikirkan hal-hal yang bikin Anda hilang nafsu, misalnya deadline pekerjaan.
  • Kurangi masturbasi.
  • Kurangi konsumsi tontonan atau bacaan pornografi.
  • Kurangi konsumsi minuman beralkohol yang bisa membuat Anda lebih impulsif, sulit mengendalikan diri, atau bicara sembarangan.
  • Bila nafsu seksual Anda sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan dengan dokter atau terapis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Some People Are Wired to Want More Sex, Brain Study Shows. http://time.com/101705/sex-partners-revealed-by-brain/ Diakses pada 23 Maret 2017.

Why Some Men Can’t Control Arousal. http://www.livescience.com/5804-men-control-arousal.html Diakses pada 23 Maret 2017.

Tips for Controlling Erections. http://teens.webmd.com/boys/questions-about-erections?page=2 Diakses pada 23 Maret 2017.

How to Control Your Sex Drive. http://www.livestrong.com/article/75465-control-sex-drive/ Diakses pada 23 Maret 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 09/11/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x