Sisir Laser Penumbuh Rambut, Apa Benar Efektif?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rambut adalah mahkota kepala yang sering kali menjadi andalan setiap orang dalam urusan penampilan, baik bagi pria maupun wanita. Namun, berbagai masalah kerap menghampiri rambut kita, mulai dari rambut rontok hingga kebotakan. Beberapa perusahaan terkemuka merilis teknologi terbaru yang membantu Anda mengatasi kebotakan, yaitu sisir laser penumbuh rambut. Tetapi, apa benar alat tersebut terbukti berhasil mengatasi kebotakan? Apakah ada efek sampingnya? Simak ulasannya di bawah ini.

Bagaimana cara kerja sisir laser penumbuh rambut?

Masalah rambut rontok adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada hampir setiap orang. Meskipun normalnya manusia kehilangan beberapa helai rambut setiap hari, ada beberapa orang yang tidak mengalami penumbuhan rambut kembali.

Kondisi ini dapat berakibat pada kebotakan. Beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya kondisi tersebut adalah usia, keturunan, perubahan hormon, masalah kesehatan, kurangnya asupan nutrisi yang baik, efek samping pengobatan, serta stres.

Penggunaan laser untuk mengatasi rambut rontok dan kebotakan sebenarnya sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu. Terapi ini disebut dengan low-level laser therapy, atau terapi laser level rendah.

Dalam terapi ini, laser akan memancarkan foton yang akan diserap oleh jaringan kulit kepala. Foton ini akan merangsang folikel pada kulit kepala untuk menumbuhkan rambut.

Belakangan ini, telah diciptakan beberapa alat yang memungkinkan penggunanya melakukan terapi laser di rumah. Salah satunya adalah sisir laser penumbuh rambut. Alat ini ditujukan untuk orang-orang yang rambutnya rontok cukup parah.

Sisir laser yang digunakan sebagai penumbuh rambut ini menggunakan laser level rendah berwarna merah. Setiap gigi sisir didesain agar dapat memancarkan sinar laser yang mengandung foton.

Jadi, setiap kali Anda menyisir, gigi sisir akan mencapai kulit kepala, sehingga sinar laser dapat meresap ke kulit kepala dengan baik.

Jadi, apakah sisir laser penumbuh rambut memang terbukti ampuh?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard University melakukan penelitian terhadap efektivitas salah satu merek sisir laser penumbuh rambut. Studi ini dilakukan pada 146 pria dan 188 wanita yang menderita rambut rontok berpola (pattern hair loss).

Penelitian ini membandingkan hasil perawatan rambut rontok menggunakan sisir laser dengan alat tiruan. Alat tiruan ini tidak menggunakan teknologi apapun.

Setelah 26 minggu, hasil penelitian menunjukkan bahwa rambut peserta penelitian yang pakai sisir laser lebih banyak ketimbang. dengan responden yang menggunakan alat tiruan.

Selain itu, tidak ada efek samping yang berbahaya dari penggunaan alat ini. Beberapa responden melaporkan adanya masalah kulit kering (5,1%), iritasi ringan (1,3%), dan rasa hangat di bagian kulit kepala (1,3%).

Hasil penelitian menyatakan bahwa sisir laser ini terbukti efektif menumbuhkan rambut dan mengatasi kebotakan. Tidak hanya itu, penggunaannya pun telah teruji aman dan tidak mengakibatkan efek samping yang berarti.

Yang harus diperhatikan saat menggunakan sisir laser penumbuh rambut

Meskipun alat ini telah terbukti aman dan efektif untuk mengatasi kerontokan, tentunya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakannya.

Yang pertama adalah Anda tidak disarankan memakai sisir laser ini saat Anda sedang menjalani pengobatan yang bersifat photosensitizing. Pengobatan tersebut menimbulkan reaksi kimia tertentu pada tubuh, yang membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

Selain itu, keamanan dan efek jangka panjang alat ini masih belum diteliti lebih lanjut. Seluruh perangkat laser, termasuk sisir laser penumbuh rambut, digolongkan sebagai perangkat medis oleh Food and Drug Administration (FDA).

Karena itulah, perangkat-perangkat terapi laser tidak memiliki tingkat pengawasan dan pengujian yang sama dengan yang terdapat di obat-obatan sebelum disetujui. Di samping itu, penggunaan laser ini kurang efektif digunakan bagi mereka yang memiliki kerontokan rambut tahap lanjut dibanding mereka pada tahap awal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Cara Menjaga Kesehatan Tenggorokan untuk Jalani Hari yang Lebih Aktif

Menjaga kesehatan tenggorokan penting dilakukan di masa pandemi. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk menjaga kesehatan tenggorokan.

Ditulis oleh: Nadhila Erin
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Alasan Mengapa Radang Tenggorokan Itu Tanda Sistem Imun yang Lemah

Ketahui alasan mengapa radang tenggorokan bisa menjadi salah satu tanda yang menunjukan bahwa sistem imun Anda sedang lemah dan tidak bekerja optimal.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Hal Wajib yang Anda Bersihkan setelah Berhubungan Intim

Membersihkan Miss V setelah berhubungan intim penting, tetapi jangan lupa untuk menjaga kebersihan hal lainnya. Misalnya, sex toy juga perlu dibersihkan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Kesehatan Seksual, Tips Seks 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat peterseli

Kaya Antioksidan dan Penuh Nutrisi, Inilah 5 Manfaat Peterseli

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
merawat kaki pecah-pecah

Merawat Kaki Pecah-Pecah Agar Kembali Mulus, Ini Caranya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
hypertrichosis, hipertrikosi, werewolf syndrom

Hipertrikosis, Kelainan Langka yang Membuat Sekujur Tubuh Ditumbuhi Bulu Lebat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit