Mengapa Kita Tidak Boleh Minum Air Laut?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minum air laut tidak diperbolehkan, bahkan ketika Anda berada dalam kondisi bertahan hidup di laut sekalipun. Air garam adalah air yang telah terkontaminasi dengan garam dan mineral lainnya, seperti merkuri atau arsen. Dan air laut adalah contoh air yang memiliki kandungan garam tinggi. Konsentrasi garam dalam tubuh adalah sekitar 75 persen lebih sedikit daripada yang dikandung oleh air laut. Meskipun air garam yang telah dipersiapkan dengan benar dapat menjadi sumber air minum atau sebagai bagian dari objek pembersih, dan membantu pasien pasca-gegar otak yang menderita peningkatan tekanan darah, namun dalam banyak kasus, minum air garam tidak sehat untuk Anda.

Efek minum air laut untuk kesehatan

1. Dehidrasi

Garam dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga semakin banyak air garam yang Anda minum akan semakin banyak cairan tubuh Anda yang hilang. Menurut Marine Knowledge, ketika Anda minum air laut, air yang sudah ada di tubuh Anda akan dialihkan untuk membantu tubuh mencairkan kelebihan garam. Akibatnya, fungsi tubuh lainnya akan mulai menderita karena kurangnya air dalam sistem tubuh Anda. Dehidrasi menyebabkan peningkatan rasa haus, dan juga menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil. Ini terjadi karena tubuh Anda sedang mencoba untuk menyingkirkan kelebihan garam. Dengan kekurangan cairan dan pengeluaran urin berlebih, maka masalah dehidrasi akan semakin buruk.

2. Gagal ginjal

Ginjal Anda bertanggung jawab untuk menyaring kelebihan bahan kimia dari darah Anda. Ketika Anda menelan air garam, Anda akan meningkatkan jumlah garam pada ginjal yang menyaring darah. Dengan begitu, ginjal harus membuang garam dengan bantuan sejumlah besar air. Air dan garam disaring, dan dibuang melalui urin Anda. Selama periode panjang konsumsi air laut, kelebihan air akan membanjiri ginjal, dan ginjal akan mulai rusak. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian.

3. Gejala akut

Dalam beberapa jam setelah minum air garam, Anda mungkin akan mengalami gejala yang terkait dengan tingginya kadar garam yang ada di tubuh Anda, menurut Western Journal of Medicine. Gejala awal bisa ditandai dengan diare berat dan tak kunjung hilang. Usus Anda hanya dapat menyerap sejumlah garam dalam jangka waktu tertentu. Air laut menyebabkan kelebihan garam sering tersisa di saluran usus, sehingga air mengalir keluar dari sel dan masuk ke saluran usus. Kondisi itu menyebabkan isi usus menjadi encer, dan mengakibatkan diare.

Peningkatan jumlah urin yang keluar juga merupakan gejala akut dari menelan air garam. Garam disaring oleh ginjal dengan sejumlah besar air untuk dibuang dengan benar. Volume besar air ini secara signifikan akan meningkatkan pengeluaran urin Anda. Kedua gejala ini dapat menyebabkan hilangnya cairan yang sangat fatal.

4. Gejala kronis

Asupan jangka panjang dari air garam menyebabkan dehidrasi berat, yang bisa memicu efek yang serius. Tubuh Anda cenderung kehilangan sejumlah besar air secara kronis dalam mencerna air garam. Anda dapat mengalami halusinasi dan mengigau. Sering kali, Anda akan kehilangan kesadaran dan menderita kejang. Tubuh Anda tidak dapat berfungsi tanpa air, dan pada saat Anda kehilangan 15% dari total air dalam tubuh, Anda berada pada risiko tinggi untuk mengalami koma, kerusakan otak, dan bahkan kematian.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Selain untuk menyedapkan rasa masakan, garam juga bermanfaat untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Bagaimana cara menggunakan air garam untuk berkumur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2016 . Waktu baca 10 menit

Menguak Manfaat Air Garam untuk Kesehatan Mulut

Tahukah Anda bahwa air garam telah digunakan oleh beberapa budaya dari generasi ke generasi yang tak terhitung jumlahnya untuk membersihkan mulut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 30 Oktober 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

merendam kaki pakai garam

Benarkah Merendam Kaki Dengan Air Garam Baik Bagi Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
garam tidak boleh dimasak

Benarkah Garam Tidak Boleh Dimasak Karena Akan Jadi Racun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit
Metronidazole adalah, obat Metronidazole, Metronidazole 500 mg, dosis Metronidazole, efek samping Metronidazole

Cara Memilih Obat Radang Tenggorokan Berdasarkan Penyebab dan Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2017 . Waktu baca 5 menit
manfaat garam sebagai pembersih rumah tangga

15 Manfaat Garam Selain untuk Masakan (Bisa Buat Bersih-Bersih, Lho!)

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 13 September 2017 . Waktu baca 7 menit