Semua yang Perlu Anda Tahu Tentang Operasi Kelopak Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kelopak mata turun atau layu biasanya menjadi alasan utama bagi sebagian orang untuk mempertimbangkan menjalani operasi mata, alias blepharoplasty. Tujuannya, untuk mengangkat dan mengencangkan kulit kelopak demi penampilan wajah tampak awet muda.

Bahkan pada beberapa kasus, blepharoplasty tipe fungsional bisa memperbaiki gangguan penglihatan akibat kelopak mata atas yang merosot menutupi hingga sebagian pupil. Namun ada dua tipe prosedur yang bisa Anda pilih untuk ini: operasi eye lift dan operasi double eyelid.

Apa itu prosedur eye lift?

Eye lift adalah operasi plastik yang bukan termasuk prosedur medis gawat darurat, dan dilakukan atas dasar meningkatkan penampilan wajah secara umum.

Kelopak mata, baik atas maupun bawah, bisa menjadi turun atau berkantung sebagai hasil dari proses penuaan. Kulit kelopak meregang, otot pendukungnya melemah, dan kantung lemak mata menjadi terlhat sangat jelas dan menonjol. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan.

Jika dilihat dari keseluruhan penampilan, mata yang layu bisa mengurangi daya tarik seseorang akibat tampilan wajah yang terlihat selalu capek dan tua.

Prosedur eye lift umumnya dilakukan oleh dokter bedah spesialis optamologis dan oculoplastic, namun dokter bedah umum, dokter bedah mulut dan maksilofasial, serta dokter bedah THT juga bisa melakukan prosedur kosmetik eye lift.

 Apa bedanya dengan double eyelid?

Double eyelid surgery, atau Asian blepharoplasty, adalah prosedur kosmetik kelopak mata untuk menciptakan lipatan di kelopak mata atas bagi orang-orang memiliki mata khas Asia (mata kecil dan kelopak mata hanya satu lipatan alias monolid), dan membuat bukaan yang lebih besar antara kelopak mata atas dan bawah untuk membuat penampilan mata terlihat lebih besar.

Jenis mata yang kecil dan tanpa lipatan mata dianggap sebagai ciri fisik yang kurang disukai bagi sebagian wanita Asia, sehingga mereka lebih memilih untuk menjalankan operasi plastik double eyelid untuk memiliki tampilan mata ‘normal’.

Lipatan kelopak mata atas memberikan kesan mata yang terbuka lebar dan ekspresif. Prosedur ini juga membuat pengaplikasian makeup, seperti eyeshadow dan maskara, menjadi lebih mudah.

Prosedur double eyelid melibatkan pengangkatan sebagian kecil jaringan kulit dan lemak di kelopak mata. Garis bekas irisan operasi tersembunyi di balik lipatan kelopak mata baru Anda. Pada beberapa kasus tertentu, prosedur ini dilakukan pada kedua kelopak mata atas dan bawah.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk bisa melihat hasil akhirnya?

Hasil akhir dapat Anda lihat setelah pembengkakan dan memar (tidak selalu terjadi) menghilang dengan sendirinya. Tanyakan pada dokter bedah yang menangani Anda berapa lama hal ini akan berlangsung; biasanya berkisar 2-3 minggu.

Seberapa lama hasil operasi bisa bertahan?

Untuk kebanyakan orang, hasil prosedur eye lift dan double eyelid bisa bertahan lama, hingga 10 tahun.

Tidak seperti face lift atau botox, yang bisa hilang efektivitasnya dari waktu ke waktu akibat gravitasi, prosedur kosmetik kelopak mata lebih bertujuan untuk mengoreksi masalah yang disebabkan oleh pengaruh genetik dan faktor lainnya dibandingkan dengan masalah gravitasi.

Siapa saja yang bisa menjalankan prosedur ini?

Jika Anda memiliki gangguan penglihatan dan tidak merasa yakin membutuhkan prosedur blepharoplasty, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter mata Anda untuk mencari tahu penyebab pasti dari keluhan Anda.

Jika Anda tidak memiliki alasan medis untuk menjalani operasi peremajaan mata (baik eye lift biasa maupun double eyelid), Anda bisa diskusikan mengenai tujuan dan kekhawatiran Anda dengan dokter Anda. Sebelum benar-benar menjalankan prosedur kosmetik ini, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk memiliki ekspektasi yang serealistis mungkin. Operasi plastik terkadang bisa meningkatkan penampilan secara signifikan, tapi bukanlah jalan keluar satu-satunya untuk memperbaiki penampilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Selain lebih murah, waxing di rumah dengan bahan alami ternyata lebih aman karena memiliki kemungkinan infeksi lebih kecil daripada waxing di salon.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
pakai masker wajah setiap hari

Apakah Pakai Masker Wajah Setiap Hari Pasti Bikin Kulit Lebih Mulus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyakit kuku dan masalah pada kuku

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit