Apa Saja Efek Samping Operasi Plastik yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 November 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Operasi plastik dilakukan untuk memperbaiki penampilan wajah untuk alasan kecantikan atau kesehatan. Namun sama seperti prosedur medis lainnya, operasi plastik juga dapat mengakibatkan efek samping dan komplikasi. Meski tidak semuanya akan pasti berakhir begitu, tapi ketahui dulu efek samping operasi plastik sebelum Anda memutuskan melakukannya.

Berbagai efek samping operasi plastik yang mungkin terjadi

Efek samping operasi plastik yang paling umum adalah wajah membengkak, kemerahan, atau rasa nyeri setelah selesai prosedur. Selain risiko ini, juga ada kemungkinan timbulnya efek samping dari anestesi. Namun biasanya semua efek ini akan mereda sendiri seiring waktu.

Berikut beberapa efek samping operasi plastik serta komplikasi lainnya yang mungkin terjadi.

Hasil yang tidak sesuai

Mungkin ini adalah ketakutan terbesar dari setiap pasien operasi plastik. Bukannya mendapatkan wajah yang selama ini diimpikan, penampilan Anda bisa jadi malah tidak memuaskan

Bekas luka

Jaringan parut adalah bagian dari proses penyembuhan luka operasi. Luka parut dapat timbul akibat kerusakan kulitnya cukup signifikan sehingga mengubah jaringan normal kulit yang sedang dalam pemulihan.

Kemunculan jaringan parut tidak selalu dapat diprediksi, tetapi dapat dicegah dengan tidak merokok sebelum dan setelah operasi, menjaga pola makan dengan baik setelah operasi, dan mengikuti petunjuk pemulihan dari dokter.

Kerusakan saraf atau mati rasa

Dalam beberapa kasus, saraf dapat rusak atau terputus selama prosedur operasi plastik. Ketika saraf-saraf wajah terluka, hasilnya bisa menjadi membuat wajah tidak bisa berekspresi atau mata ptosis (kelopak mata atas turun)

Infeksi

Risiko infeksi luka setelah operasi dapat dipicu oleh bakteri yang masuk saat atau setelah proses operasi, hingga menyebabkan luka di bekas sayatan. Namun, peluang infeksi luka operasi termasuk kecil, hanya terjadi sebanyak 1-3% dari total kasus.

Hematoma

Hematoma adalah kumpulan darah di luar pembuluh darah. Kondisi ini dapat terjadi setelah operasi, membuat area yang dioperasi bengkak dan memar dengan kemunculan kantong darah di bawah kulit.

Dalam beberapa kasus, hematoma bisa cukup besar untuk menyebabkan rasa sakit dan bahkan menghambat aliran darah melalui area tersebut. Ahli bedah dapat memilih untuk mengeluarkan sebagian darah yang terkumpul dengan jarum suntik atau metode lain yang serupa.

Nekrosis

Kematian jaringan dapat disebabkan oleh operasi atau masalah yang timbul setelah prosedur. Dalam kebanyakan kasus, risiko nekrosis dari operasi plastik sangat kecil atau bahkan hampir tidak ada.

Perdarahan

Seperti halnya prosedur operasi lainnya, perdarahan adalah efek samping yang dapat terjadi setelah operasi plastik. Perdarahan menjadi masalah ketika keluar berlebihan, atau berlanjut setelah luka seharusnya sembuh.

Kematian

Kematian menjadi risiko operasi plastik yang paling jarang terjadi. Persentasenya bahkanmungkinkurang dari satu persen. Dalam banyak kasus, kematian pascaoperasi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat anestesi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Biaya Operasi Plastik Ditanggung Oleh Asuransi Kesehatan?

Biaya operasi plastik dibandrol dengan harga yang tidak sedikit. Lantas kalau begini, apakah keseluruhan operasi plastik bisa ditanggung pakai asuransi?

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan, Asuransi 1 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Mengatasi Rahang Bawah yang Maju?

Rahang bawah maju bisa membuat dagu tampak panjang yang mengganggu penampilan Anda secara keseluruhan. Bagaimana cara mengatasi rahang bawah yang maju?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 3 April 2018 . Waktu baca 3 menit

Plus Minus Membesarkan Payudara Dengan Implan Silikon dan Saline

Ada dua jenis implan yang digunakan untuk operasi pembesaran payudara, yaitu implan payudara silikon dan salin. Mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maggie Nathania
Kesehatan, Operasi A-Z 31 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

Ingin Punya Hidung Mancung Lewat Operasi? Simak Fakta-fakta Ini Dulu

Operasi memancungkan hidung dilakukan untuk mengubah bentuk hidung menjadi lebih indah. Namun, sebelum melakukannya simak beberapa fakta berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan, Operasi A-Z 29 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suntik filler wajah

Apa Saja Efek Samping Suntik Filler di Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
operasi rahang

Mengenal Tren Operasi Rahang untuk Bikin Pipi dan Rahang Lebih Tirus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Sih yang Terjadi Saat Operasi Ganti Kelamin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
tanam benang dan operasi plastik

Membandingkan Tanam Benang dan Operasi Plastik Facelift (Mana yang Lebih Baik?)

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2018 . Waktu baca 4 menit