home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Saja Efek Samping Operasi Plastik yang Mungkin Terjadi?

Apa Saja Efek Samping Operasi Plastik yang Mungkin Terjadi?

Operasi plastik dilakukan untuk memperbaiki penampilan wajah untuk alasan kecantikan atau kesehatan. Namun sama seperti prosedur medis lainnya, operasi plastik juga dapat mengakibatkan efek samping dan komplikasi. Meski tidak semuanya akan pasti berakhir begitu, tapi ketahui dulu efek samping operasi plastik sebelum Anda memutuskan melakukannya.

Berbagai efek samping operasi plastik yang mungkin terjadi

Efek samping operasi plastik yang paling umum adalah wajah membengkak, kemerahan, atau rasa nyeri setelah selesai prosedur. Selain risiko ini, juga ada kemungkinan timbulnya efek samping dari anestesi. Namun biasanya semua efek ini akan mereda sendiri seiring waktu.

Berikut beberapa efek samping operasi plastik serta komplikasi lainnya yang mungkin terjadi.

Hasil yang tidak sesuai

Mungkin ini adalah ketakutan terbesar dari setiap pasien operasi plastik. Bukannya mendapatkan wajah yang selama ini diimpikan, penampilan Anda bisa jadi malah tidak memuaskan

Bekas luka

Jaringan parut adalah bagian dari proses penyembuhan luka operasi. Luka parut dapat timbul akibat kerusakan kulitnya cukup signifikan sehingga mengubah jaringan normal kulit yang sedang dalam pemulihan.

Kemunculan jaringan parut tidak selalu dapat diprediksi, tetapi dapat dicegah dengan tidak merokok sebelum dan setelah operasi, menjaga pola makan dengan baik setelah operasi, dan mengikuti petunjuk pemulihan dari dokter.

Kerusakan saraf atau mati rasa

Dalam beberapa kasus, saraf dapat rusak atau terputus selama prosedur operasi plastik. Ketika saraf-saraf wajah terluka, hasilnya bisa menjadi membuat wajah tidak bisa berekspresi atau mata ptosis (kelopak mata atas turun)

Infeksi

Risiko infeksi luka setelah operasi dapat dipicu oleh bakteri yang masuk saat atau setelah proses operasi, hingga menyebabkan luka di bekas sayatan. Namun, peluang infeksi luka operasi termasuk kecil, hanya terjadi sebanyak 1-3% dari total kasus.

Hematoma

Hematoma adalah kumpulan darah di luar pembuluh darah. Kondisi ini dapat terjadi setelah operasi, membuat area yang dioperasi bengkak dan memar dengan kemunculan kantong darah di bawah kulit.

Dalam beberapa kasus, hematoma bisa cukup besar untuk menyebabkan rasa sakit dan bahkan menghambat aliran darah melalui area tersebut. Ahli bedah dapat memilih untuk mengeluarkan sebagian darah yang terkumpul dengan jarum suntik atau metode lain yang serupa.

Nekrosis

Kematian jaringan dapat disebabkan oleh operasi atau masalah yang timbul setelah prosedur. Dalam kebanyakan kasus, risiko nekrosis dari operasi plastik sangat kecil atau bahkan hampir tidak ada.

Perdarahan

Seperti halnya prosedur operasi lainnya, perdarahan adalah efek samping yang dapat terjadi setelah operasi plastik. Perdarahan menjadi masalah ketika keluar berlebihan, atau berlanjut setelah luka seharusnya sembuh.

Kematian

Kematian menjadi risiko operasi plastik yang paling jarang terjadi. Persentasenya bahkanmungkinkurang dari satu persen. Dalam banyak kasus, kematian pascaoperasi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat anestesi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The 10 Most Common Plastic Surgery Complications  https://www.healthline.com/health/most-common-plastic-surgery-complications#2 diakses 8 November  2018.

Understanding the Risks of Plastic Surgery https://www.verywellhealth.com/what-are-the-risks-of-plastic-surgery-3156954 diakses 8 November  2018.

Cosmetic surgery: What you should know https://www.medicalnewstoday.com/articles/155757.php diakses 8 November  2018.


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 09/11/2018
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x