backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

8 Tips Persiapan jika Pertama Kali ke Dokter Hewan dan Biayanya

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 29/02/2024

8 Tips Persiapan jika Pertama Kali ke Dokter Hewan dan Biayanya

Bagi Anda yang baru memiliki hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing, Anda mungkin merasa bingung saat ingin membawanya pertama kali ke dokter hewan untuk mendapat pemeriksaan. 

Nah, untuk mempermudah Anda, simak dulu ulasan di bawah ini agar Anda tahu hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk ke dokter hewan pertama kali. 

Berapa biaya ke dokter hewan? 

Biaya ke dokter hewan sebenarnya bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi praktik, tingkat kualifikasi dokter hewan, jenis layanan yang diberikan, hingga kondisi kesehatan hewan peliharaan Anda.

Namun, berikut ini adalah perkiraan biaya untuk beberapa pelayanan umum yang biasanya diberikan oleh dokter hewan. 

  • Pemeriksaan rutin. Untuk biaya ini berkisar antara Rp50.000 hingga Rp200.000. 
  • Vaksinasi. Untuk biaya vaksinasi kucing atau hewan lainnya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp300.000 per vaksin, tergantung pada jenis vaksin yang diberikan. 
  • Perawatan gigi. Biaya untuk pembersihan dan perawatan gigi kucing berkisar antara Rp100.000 hingga Rp500.000.
  • Steril. Harga tindakan steril kucing sekitar Rp750.000, sedangkan untuk steril anjing berkisar Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000.
  • Operasi caesar. Untuk tindakan ini mulai dari harga Rp2.000.000.
  • Grooming. Untuk grooming hewan, termasuk grooming kucing berkisar antara Rp60.000 hingga Rp150.000.

Bila hewan peliharaan Anda mengalami masalah kesehatan tertentu atau memerlukan perawatan khusus, seperti pengobatan jangka panjang, maka biaya yang dapat dikeluarkan pun bergantung pada kebutuhan perawatan hewan Anda. 

Kapan membawa kucing ke dokter hewan?

Membawa kucing Anda ke dokter hewan secara teratur adalah bagian penting dari menjaga kesehatannya. Namun, ada beberapa situasi khusus di mana Anda perlu membawa hewan peliharaan Anda ke dokter hewan, di antaranya berikut ini.
  • Adanya perubahan perilaku, seperti penurunan nafsu makan atau menjadi lebih pendiam.
  • Mencurigai adanya gejala penyakit tertentu, seperti muntah, diare, hingga sulit bernapas.
  • Saat kucing hamil, mungkin Anda perlu berkonsultasi kepada dokter hewan.
  • Melakukan pemeriksaan rutin tahunan, seperti memastikan vaksinasi.

Berbagai tips pertama kali ke dokter hewan 

jenis parasit pada kucing

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan sebagai persiapan pertama kali ke dokter hewan. 

1. Buat janji terlebih dahulu 

Tips pertama kali ke dokter hewan adalah membuat janji terlebih dahulu. Apalagi bila dokter tersebut memiliki jadwal yang cukup padat dengan pasien hewan yang banyak. 

Dengan membuat janji, hewan kesayangan Anda bisa mendapatkan perhatian yang memadai serta tidak perlu menunggu terlalu lama di klinik. 

2. Persiapkan dokumen penting 

Merangkum The Kennel Club, bawa dokumen kesehatan tentang hewan peliharaan Anda, seperti catatan vaksinasi. 

Selain itu, jangan lupa juga jelaskan kepada dokter tentang jenis makanan yang sedang dikonsumsi serta kebiasaan makan dan minumnya, termasuk takaran makannya

3. Bawa hewan peliharaan dalam keadaan tenang 

Membawa hewan peliharaan dalam keadaan tenang adalah kunci membuat kunjungan ke dokter hewan pertama kali menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. 

Sebelum pergi ke dokter hewan, berikan hewan peliharaan Anda kesempatan untuk bermain. Cara ini dapat membantu meredakan kecemasan dan energi yang berlebih yang mungkin dimiliki hewan peliharaan Anda. 

4. Gunakan pet carrier yang nyaman 

Bila Anda membawa hewan peliharaan dengan pet carrier, pastikan bahwa alat itu aman dan nyaman untuk hewan peliharaan Anda. 

Bila perlu biasakan terlebih dahulu dengan pet carrier tersebut beberapa hari sebelum melakukan kunjungan ke dokter. Dengan begitu, ia tidak akan merasa terjebak dan tidak nyaman berada di dalamnya. 

5. Bawa mainan dan cemilan kesukaan 

Bila hewan peliharaan Anda memiliki mainan kesukaan, tidak ada salahnya untuk membawa benda ini saat pertama kali ke dokter hewan agar ia merasa lebih nyaman selama kunjungan tersebut. 

Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk membawa makanan ringan atau snack kesukaannya untuk mengalihkan perhatiannya dan ia menjadi lebih tenang. 

6. Jangan lupakan pertanyaan Anda

Saat sudah berada di ruang pemeriksaan dokter, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter tentang segala hal yang Anda khawatirkan atau ingin ketahui tentang kesehatan hewan peliharaan Anda. 

Beberapa pertanyaan yang mungkin dapat Anda ajukan yaitu “apakah hewan peliharaan saya dalam kondisi kesehatan yang baik secara umum? atau “apakah ada vaksinasi yang diperlukan atau disarankan?”.

Diskusikan segala sesuatunya dengan dokter hewan tentang rencana perawatan kesehatan yang tepat untuk hewan peliharaan Anda. Ini termasuk vaksinasi, perawatan gigi, dan pencegahan terhadap penyakit tertentu. 

7. Jelaskan gejala atau masalah yang diperhatikan

Bila Anda mengunjungi dokter hewan pertama kali karena kekhawatiran Anda terhadap gejala atau kondisi kesehatan tertentu, pastikan untuk menjelaskan secara detail seputar keluhan yang Anda perhatikan pada hewan peliharaan Anda. 

Informasi tersebut dapat membantu dokter hewan dalam membuat diagnosis yang akurat dan menentukan perawatan yang tepat. 

8. Ikuti petunjuk dokter hewan 

Setelah melakukan kunjungan, pastikan untuk mengikuti petunjuk dan rekomendasi dokter hewan dengan baik.

Ini termasuk dalam pemberian obat-obatan, menjadwalkan vaksinasi, hingga cara menjaga kesehatan umum secara keseluruhan. 

Perlu diingat, memeriksakan hewan ke dokter secara rutin menjadi salah satu bagian penting dalam cara merawat kucing, anjing, atau hewan peliharaan lainnya agar tetap sehat. 

Semoga dengan mengikuti tips persiapan ini, Anda dapat memastikan bahwa kunjungan pertama kali ke dokter hewan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kesehatan hewan peliharaan Anda. 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 29/02/2024

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan