home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Siasat Jitu Menahan Tangis di Depan Umum

4 Siasat Jitu Menahan Tangis di Depan Umum

Menangis itu wajar. Namun, menangis di tepat umum bisa membuat Anda jadi pusat perhatian. Lalu bagaimana caranya membendung emosi agar tidak meluap dan menangis di depan umum. Jadi, jika tidak ingin hal tersebut terjadi, yuk simak ulasan mengenai bagaimana cara mengendalikan diri supaya tidak menangis di tempat umum berikut ini.

Mengapa orang dewasa masih menangis?

Dilansir dari WebMD, Stephen Sideroff, Ph.D., seorang psikolog dari University of California Los Angeles & Orthopaedic Hospital menjelaskan bahwa menangis merupakan reaksi emosional yang lumrah ketika menghadapi perasaan tertentu. Baik itu bahagia atau sedih.

Selain itu, menangis juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk melepaskan hormon stres atau racun dari dalam tubuh. Menangis juga bisa dilakukan sebagai cara untuk mendapatkan perhatian orang lain. Karena itu, bukan cuma anak-anak atau bayi saja yang menangis. Orang dewasa pun bisa menangis juga kalau dipicu oleh hal-hal yang bersifat emosional.

Cara menahan diri agar tak menangis di tempat umum?

Menangis memang salah satu cara terbaik untuk meluapkan stres. Namun, bila situasinya sangat tidak memunginkan, Anda tentu harus berjuang segenap hati untuk menahan tangis. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan diri ketika akan menangis di tempat umum. Berikut penjelasannya.

1. Mengatur napas

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengatur napas Anda. Sebab dengan mengatur napas, Anda akan merasa lebih rileks sehingga perlahan-lahan, emosi yang tadinya begitu membuncah bisa diredam.

Untuk mulai mengatur napas, cobalah untuk memejamkan mata, kemudian tarik napas sedalam mungkin lewat hidung. Lalu embuskan napas Anda sepelan mungkin lewat mulut. Ulangi terus, tapi semakin lama semakin lembut dan panjang.

Fokuskan pikiran Anda pada setiap tarikan napas, misalnya sambil menghitung setiap tarikan dan embusan napas. Hal ini bisa membantu mengalihkan pikiran Anda dari apapun yang membuat Anda merasa sedih, takut, atau tak berdaya.

2. Mengedipkan mata

Jika air mata sudah membendung di bagian pelupuk, Anda bisa mengedipkan mata beberapa kali dengan cepat. Bukan untuk menghilangkan air mata, tapi mempercepat air mata untuk menyebar. Cara ini digunakan agar air mata tidak terlihat terlalu kentara.

3. Segera pergi dari tempat tersebut

Jika ada orang lain yang mengetahui bahwa Anda akan menangis atau Anda sedang menghadapi sesuatu yang memicu tangisan Anda. Sebaiknya, segera menjauh dari tempat tersebut. Mundurlah selangkah kemudian berbalik. Carilah tempat di mana Anda bisa mengatasi diri Anda dari rasa ingin menangis, misalnya toilet atau tempat yang sepi.

4. Mengalihkan pikiran dengan hal yang konyol

Cara ini dilakukan jika Anda tidak bisa pergi dari situasi tersebut. Mengalihkan diri dari sesuatu yang membuat Anda menangis akan menangkal emosi yang membuncah untuk sementara waktu. Apalagi jika Anda membayangkan sesuatu yang lucu atau yang Anda sukai.

Bayangkan atau ingat-ingat hal konyol yang pernah membuat Anda tertawa terpingkal-pingkal. Misalnya saat teman Anda jatuh karena tersandung. Ingat juga lelucon yang pernah dengar dan putar kembali adegan tersebut sejelas mungkin. Meski tidak mudah, usaha Anda untuk berusaha mengingat saja sudah cukup manjur untuk memecah konsentrasi Anda dari penyebab tangisan.

Namun, perlu diketahui bahwa menahan tangisan atau emosi yang sedang dirasakan tidak baik bagi kesehatan tubuh dan psikis Anda. Jadi, setelah sampai di tempat yang aman, misalnya di rumah, Anda bisa menuangkan perasaan Anda. Misalnya dengan menangis, menulis buku harian, atau curhat ke orang terpercaya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why We Cry: The Truth About Tearing Up. https://www.webmd.com/balance/features/why-we-cry-the-truth-about-tearing-up. Diakses pada 24 November 2017.

Stress Management. https://www.webmd.com/balance/stress-management/stress-management-relieving-stress#1. Diakses pada 24 November 2017.

Why Do We Blink Our Eyes? https://www.verywell.com/why-do-we-blink-our-eyes-3879210. Diakses pada 24 November 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 28/11/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x