10 Langkah Efektif untuk Mengendalikan Amarah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda tidak dapat mengatasi kemarahan, ini dapat menyebabkan banyak masalah seperti terganggunya hubungan sosial dengan teman-teman, anggota keluarga atau rekan-rekan, serta dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Masalah pengendalian amarah adalah suatu penyakit mental yang tidak boleh diabaikan. Apabila Anda mulai merasa tidak dapat mengendalikan amarah Anda, pertimbangkan beberapa tips berikut.

Cara-cara yang dapat membantu mengendalikan amarah

Berikut cara yang dapat Anda lakukan:

1. Ekspresikan kemarahan Anda setelah Anda tenang

Mengendalikan amarah dapat dilakukan dengan memastikan Anda berpikir dengan jernih dan hati-hati tentang masalah yang Anda hadapi. Cobalah untuk tetap tenang saat Anda menyatakan kekhawatiran dan keinginan Anda. Penting untuk tidak menyakiti atau mengendalikan orang lain dengan kemarahan Anda.

2. Berpikir dahulu sebelum berbicara

Mudah untuk mengatakan hal-hal yang menyakitkan dan akan Anda sesali saat Anda marah. Sebelum berkata-kata, ambil waktu untuk memikirkan apakah perkataan Anda dapat diterima atau tidak. Anda dapat merefleksikan diri apabila situasi yang serupa pernah terjadi yang Anda gunakan untuk mengeluarkan amarah Anda.

3. Lakukan aktivitas fisik

Olahraga dan aktivitas fisik dapat melepaskan stress dengan efektif. Anda dapat berolahraga, berjalan atau berlari sebagai cara mengendalikan amarah. Semakin Anda merasa stress, semakin mudah Anda marah pada orang lain. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk latihan fisik setiap hari.

4. Ketahui akar penyebab kemarahan

Mengerti mengapa Anda marah dan dalam situasi apa dapat membantu Anda mencegah kemarahan. Jika Anda tetap merasa marah tanpa memiliki alasan yang jelas, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

5. Identifikasi solusi yang memungkinkan

Daripada menyesali apa yang telah terjadi, Anda dapat mencoba menyelesaikan masalah. Ingatkan diri Anda bahwa kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya memperburuk kondisi.

6. Latih ketrampilan relaksasi untuk mengendalikan amarah

Berlatihlah teknik deep breathing atau relaksasi dengan membayangkan situasi yang menenangkan dapat membantu mengendalikan amarah Anda. Beberapa orang mencoba mendengarkan musik, membaca buku, menulis jurnal atau berlatih yoga, yang dapat membantu relaksasi.

7. Jangan menyimpan dendam

Cobalah untuk tidak membiarkan kemarahan dan perasaan negatif menutupi perasaan postif. Anda dapat mengingat bahwa memaafkan adalah kunci yang dapat melepaskan ketegangan dan jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam sakit hati atau merasa tidak adil.

8. Gunakan humor sebagai langkah mengendalikan amarah

Humor dapat membantu Anda menghadapi hal yang membuat Anda marah. Ingatlah bahwa setiap ketegangan dapat dikurangi dengan senyuman atau pandangan yang positif terhadap situasi.

9. Hargai orang lain

Hindari mengkritik atau menyalahkan orang lain yang dapat meningkatkan ketegangan dan menunjukkan Anda tidak menghargai orang lain. Cobalah untuk mengerti masalah Anda sendiri sebelum menghakimi orang lain. Walau Anda sedang marah, namun Anda dapat menunjukkan sopan santun dan rasa hormat Anda sehingga tidak merusak hubungan sosial Anda dengan orang lain.

10. Ketahui kapan perlu mencari bantuan

Belajar mengendalikan amarah adalah tantangan bagi setiap orang. Pertimbangkan untuk mencari bantuan dalam mengatasi masalah kemarahan jika kemarahan Anda tidak terkendali, membuat Anda melakukan hal-hal yang membuat Anda menyesal atau menyakiti orang di sekitar Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Badan pegal bisa jadi lebih segar setelah dipijat. Ada beragam jenis pijat yang memberikan manfaat yang berbeda-beda. Anda lebih suka yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Merkuri dan Berbagai Bahayanya untuk Kesehatan Anda

Sebenarnya, seberapa bahaya merkuri untuk kesehatan tubuh Anda? Apakah merkuri hanya ada di pertambangan? Cek selengkapnya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Posisi Tidur yang Aman dan Nyaman Saat Sakit Leher

Posisi tidur yang salah sering kali membuat Anda terbangun dengan leher sakit. Tenang, coba posisi tidur ini untuk meredakan sakit leher Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Jenis Minuman yang Baik dan yang Perlu Dibatasi untuk Asam Lambung

Selain memilih jenis makanan yang dikonsumsi, Anda juga perlu tahu jenis minuman untuk asam lambung agar gejalanya tidak kambuh. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
daun mimba

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat infeksi jamur vagina

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit