home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Perlu Melakukan Puasa Sebelum Periksa Kesehatan?

Kenapa Perlu Melakukan Puasa Sebelum Periksa Kesehatan?

Apakah Anda pernah menjalani medical check up? Medical check up adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien. Pemeriksaan kesehatan ini bisa dilakukan bagi semua kalangan umur dan jenis kelamin tergantung kebutuhan seseorang. Anda bisa periksa kesehatan di mana saja selama tersedia laboratorium untuk melakukan uji tes darah.

Biasanya sebelum melakukan tes darah, dokter akan menyuruh pasien untuk melakukan puasa. Namun ada juga jenis pemeriksaan kesehatan tertentu yang mana dokter memperbolehkan Anda untuk makan dan minum apapun yang Anda inginkan.

Persiapan pemeriksaan yang benar merupakan hal yang perlu Anda lakukan agar bisa mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat sebagai bentuk diagnosis terkait masalah medis yang sedang Anda alami. Itu sebabnya, Anda harus melakukan instruksi yang diberikan oleh dokter dengan benar untuk menghindari pemeriksaan ulang atau menghindari pemeriksaan tambahan yang tidak perlu.

Kenapa harus terlebih dulu puasa sebelum periksa kesehatan?

Puasa sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan sangat penting dilakukan untuk membantu memastikan hasil tes yang Anda lakukan akurat. Pasalnya kandungan gizi dalam makanan dan minuman yang Anda konsumsi sebelum melakukan tes kesehatan akan diserap ke dalam aliran darah dan bisa memberikan dampak langsung pada tingkat glukosa darah, lemak dan zat besi dalam tubuh.

Itu sebabnya Anda diperintahkan oleh dokter untuk berpuasa sebelum melakukan tes kesehatan. Hal ini juga sebagai cara untuk memastikan agar hasil pemeriksaan tidak dipengaruhi oleh konsumsi makanan terakhir dan dapat artikan dengan benar oleh dokter sehingga proses diagnosis terkait kondisi kesehatan Anda akan lebih akurat.

Jenis tes yang mengharuskan puasa sebelum periksa kesehatan

Beberapa pemeriksaan kesehatan yang mewajibkan pasiennya puasa saat medical check up, yaitu:

  • Pemeriksaan glukosa
  • Pemeriksaan kolesterol ( profil lipid/lemak)
  • Pemeriksaan urea dan asam urat
  • Pemeriksaan fungsi hati
  • Pemeriksaan tingkat trigliserida
  • Pemeriksaan sistem metabolisme dasar
  • Dan lain sebagainya

Berapa lama harus puasa sebelum periksa kesehatan?

Pada dasarnya, lamanya Anda puasa bergantung pada jenis tes kesehatan yang Anda lakukan. Waktu puasa berkisar selama 10-12 jam sebelum melakukan tes kesehatan. Namun jika Anda ingin memeriksakan kadar glukosa dalam darah, Anda dianjurkan cukup berpuasa minimal 8 jam saja.

Apa akibatnya jika tidak puasa sebelum medical check up?

Puasa dalam konteks pemeriksaan kesehatan adalah tidak mengonsumsi makanan dan minuman dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Meski begitu Anda tetap diperbolehkan untuk minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik sehingga akan memberikan gambaran kadar pemeriksaan yang sebenarnya.

Nah, jika Anda tidak berpuasa atau berpuasa tidak sesuai dengan waktu yang dianjurkan, pemeriksaan yang Anda lakukan akan memberikan hasil yang tidak akurat karena pemeriksaan tertentu masih dipengaruhi oleh makanan. Namun kalau Anda merasa berpuasa justru akan menimbulkan masalah bagi kondisi tubuh, Anda dapat mengkonsultasikannya kepada dokter atau perawat.

Bolehkah minum obat ketika melakukan pemeriksaan kesehatan?

Sebelum Anda melakukan pemeriksaan kesehatan, Anda tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat-obatan dalam kurun waktu tertentu. Pasalnya ada beberapa obat yang akan berdampak terhadap hasil tes darah. Namun jika memang diharuskan untuk tetap meminum obat, ada baiknya Anda melakukan konfirmasi ke pihak laboratorium. Hal ini bertujuan untuk membantu pihak laboratorium dalam memvalidasi hasil tes kesehatan Anda.

Pemeriksaan kesehatan baiknya dilakukan pada pagi hari, saat tubuh masih dalam keadaan bugar setelah beristirahat pada malam hari. Selain itu, tubuh kita memiliki variasi biologis sesuai dengan waktu, artinya zat kimia yang yang diperiksa pada pagi hari dapat memberikan hasil yang berbeda jika diperiksa pada sore hari. Untuk itu, pastikan Anda mengikuti petunjuk dokter atau petugas laboratorium sebelum periksa kesehatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What to know about fasting before your lab test – http://www.questdiagnostics.com/home/patients/prepare-for-test/fasting.html diakes pada 24 Mei 2017

Everything You Need to Know About Fasting Before a Blood Test – http://www.healthline.com/health/fasting-before-blood-test diakses pada 24 Mei 2017

Can I Eat and Drink Before Having a Blood Test? – http://www.nhs.uk/chq/Pages/1018.aspx?CategoryID=69 diakses pada 24 Mei 2017

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 3 minggu lalu
x