backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

8 Cara Bermain dengan Kucing yang Aman dan Bikin Senang

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 27/12/2023

8 Cara Bermain dengan Kucing yang Aman dan Bikin Senang

Bukan hanya manusia, kucing juga perlu bermain untuk merasa senang. Namun sayangnya, masih ada pemilik kucing peliharaan yang tidak tahu bahwa kucing butuh main setiap hari. Padahal, mengajak kucing bermain bisa menjadi cara untuk menjaga kesehatannya. Agar lebih jelas, berikut manfaat dan cara bermain dengan kucing yang perlu Anda tahu.

Pentingnya bermain dengan kucing

Bermain dengan kucing bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga memiliki banyak manfaat penting, baik untuk kesehatan fisik maupun mental kucing.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa bermain dengan kucing penting untuk perawatan kucing.

1. Stimulasi fisik

Bermain bersama diketahui bisa memberikan stimulasi fisik yang penting untuk kucing.

Aktivitas bermain dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan kekuatan otot, serta mendukung kesehatan jantung dan peredaran darah.

2. Stimulasi mental

Main dengan berbagai jenis mainan atau permainan interaktif membantu merangsang pikiran kucing.

Ini penting untuk mencegah kebosanan dan kelelahan mental yang dapat menyebabkan masalah perilaku dan mental.

3. Penguatan ikatan

Main bersama kucing juga bisa membangun ikatan antara Anda dan hewan peliharaan Anda ini.

Interaksi positif ini dapat meningkatkan rasa percaya diri pada kucing dan memperkuat hubungan dengan Anda.

4. Pencegahan kegemukan

Aktivitas fisik yang teratur dan rutin dengan main bersama bisa membantu mencegah kegemukan pada kucing.

Kucing yang kurang aktif memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan, seperti diabetes dan penyakit jantung.

5. Menunjukkan insting alami

Bermain memberikan kesempatan untuk menyalurkan insting berburu dan mencakar alami kucing.

Mainan yang bisa dipukul, digulingkan, atau digigit kucing bisa membantu memenuhi kebutuhan ini tanpa merusak perabotan rumah tangga.

6. Stres dan kecemasan

Bermain adalah cara yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan stres pada kucing.

Aktivitas fisik dan mental dapat membantu melepaskan energi negatif, terutama jika kucing selalu tinggal di dalam ruangan.

7. Pencegahan perilaku merusak

Kucing yang kurang stimulasi dan kegiatan fisik cenderung mencari pelampiasan melalui perilaku merusak, seperti menggaruk perabotan atau mencakar tembok.

Untuk itu, bermain secara aktif dapat membantu mengalihkan perhatian mereka ke aktivitas yang lebih positif.

8. Pemeliharaan kesehatan kuku

Bermain dengan mainan yang dapat digaruk bisa membantu menjaga kesehatan kuku kucing.

Ini adalah cara alami bagi kucing untuk bisa merawat kuku mereka dan mengasah insting pencakar yang dimiliki.

9. Pengurangan kecanduan

Aktivitas bermain dapat membantu mengurangi perilaku kecanduan, seperti menjilat diri (grooming) secara berlebihan atau menggigit bulu.

Hal tersebut dapat terjadi ketika kucing merasa bosan atau stres.

10. Hiburan dan keseruan

Hal yang terpenting, bermain adalah sumber hiburan dan kesenangan bagi kucing.

Bermain bisa memberi kucing kesempatan untuk bersenang-senang, melepaskan energi, dan merasakan kegembiraan.

Secara keseluruhan, bermain dengan kucing bukan hanya tentang memberikan kesenangan bagi hewan peliharaan Anda, tetapi juga merupakan bagian penting dari merawat kondisi kesehatannya.

Seberapa sering harus bermain dengan kucing?

  • Dilansir dari Cats, kucing yang lebih tua umumnya akan senang bermain sebanyak tiga atau empat kali sehari, sedangkan kucing yang masih muda senang jika main lebih sering, bahkan hingga sepuluh kali dalam sehari atau lebih.
  • Permainan yang sangat singkat selama 1—2 menit biasanya cukup untuk kucing. Anda bisa mengganti permainan secara rutin agar tetap menarik, tetapi jangan berikan kucing mainan yang dapat dicakar dan dimakan atau bisa kusut. Periksa mainan secara teratur untuk mengetahui tanda-tanda kerusakan, dan gantilah jika diperlukan.

Cara bermain dengan kucing yang aman

penyakit dari kucing

Main dengan kucing bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat baik untuk Anda maupun untuk kucing tersebut. Berikut adalah beberapa cara yang tepat untuk bermain dengan kucing.

1. Pilih mainan yang sesuai

Kucing umumnya menyukai mainan yang dapat digigit, dipukul, atau digulingkan. Mainan interaktif dapat meningkatkan stimulasi atau rangsangan pada mental dan fisik kucing.

Beberapa contoh mainan yang bagus dan umumnya paling disukai kucing, yaitu sebagai berikut.

  • Mainan bola. Bola karet atau bola berbulu dapat digulingkan atau dilemparkan. Kucing dapat mengejar dan menendang bola-bola ini.
  • Mainan pena atau bulu. Misalnya, mainan dengan paku bulu atau paku pena di ujungnya. Kucing sering kali tertarik pada gerakan dan tekstur bulu ini.
  • Mainan ikat tali. Contohnya, mainan tali atau tali yang terikat pada tongkat atau gagang. Anda bisa menggerak-gerakkan tali untuk memancing perhatian kucing.
  • Mainan lipatan kertas. Kucing sering kali tertarik pada kertas yang dirobek atau dilipat menjadi bola-bola kecil. Kucing dapat berguling atau bermain-main dengan bola kertas ini.
  • Mainan mencakar. Papan mencakar, tiang mencakar, atau mainan mencakar lainnya membantu kucing merawat kuku mereka dan memenuhi naluri mencakar alami.
  • Mainan interaktif elektronik. Mainan yang bergerak atau berpendar secara otomatis dapat menarik perhatian kucing. Contohnya, bola yang berpendar atau mainan serangga elektronik.
  • Mainan berisi catnip. Mainan yang diisi dengan catnip (tumbuhan yang dapat merangsang kucing) dapat membuat kucing sangat antusias dan semangat. Catnip juga dapat digunakan sebagai hadiah.
  • Mainan puzzle untuk makanan. Mainan yang dapat diisi dengan makanan kucing dapat memberikan stimulasi mental. Kucing harus berusaha untuk mengeluarkan makanan dari mainan tersebut.
  • Mainan dengan rantai atau tali panjang. Mainan yang tergantung di atas atau terikat pada tali panjang. Kucing dapat melompat dan mengejar mainan ini.
  • Mainan laser pointer. Laser pointer dapat digunakan untuk membuat garis cahaya yang bergerak di lantai atau dinding. Kucing dapat mengejar garis cahaya ini.

2. Berikan waktu untuk bermain

Kucing perlu waktu untuk bermain setiap hari secara rutin.

Untuk itu, Anda bisa luangkan waktu setidaknya 10—15 menit setiap hari untuk main bersama kucing di sela-sela aktivitas Anda.

3. Variasi dalam mainan

Cobalah berbagai jenis mainan untuk menentukan jenis yang paling disukai oleh kucing Anda.

Beberapa kucing lebih suka mainan yang bergerak cepat, sedangkan yang lain lebih suka mainan yang lebih tenang dan santai.

4. Bermain dengan kucing lain

Jika Anda memiliki lebih dari satu kucing, main bersama-sama dapat memperkuat ikatan sosial di antara mereka.

Sama seperti manusia, kucing yang sering main bersama biasanya akan semakin dekat dan pada akhirnya bisa berteman dan tidak akan bertengkar.

5. Ketahui batasan kucing

Pahami batasan kucing Anda. Beberapa kucing mungkin tidak suka dipegang atau terlalu kasar dalam bermain.

Ikuti keinginan kucing dan berhenti jika kucing terlihat stres atau tidak nyaman saat sedang main.

6. Berikan hadiah setelah bermain

Berikan hadiah, seperti camilan kucing atau kasih sayang, setelah sesi bermain bersama.

Ini bisa menjadi cara untuk mengajak kucing bermain, sekaligus memberikan dorongan positif dan memperkuat ikatan antara Anda dan si anabul.

Dengan begitu, kucing Anda akan semakin senang saat main bersama Anda.

7. Pantau kesehatan fisik

Saat sedang main, perhatikan tanda-tanda kelelahan atau ketidaknyamanan pada kucing.

Pastikan kucing tetap terhidrasi dan tidak terlalu lelah. Jika kucing sudah terlihat lelah, sebaiknya segera hentikan permainan agar kucing bisa istirahat,

8. Ajak bicara dan berikan perhatian

Kucing juga menikmati perhatian dari manusia, terutama Anda sebagai pemiliknya.

Untuk itu, selain bermain dengan mainan, Anda juga perlu mengajak bicara kucing Anda, seperti dengan cara memberi pujian dan sentuh atau gosok bagian tubuhnya yang ia sukai.

Ingatlah bahwa setiap kucing memiliki kepribadian dan keinginan main yang unik. Jadi selalu perhatikan respons kucing Anda dan sesuaikan dengan cara bermain Anda dengan kebutuhannya.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 27/12/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan