4 Gejala Pada Bibir yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Tertentu

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tampilan bibir yang halus dan merah merona adalah dambaan semua wanita. Bibir bisa menjadi daya tarik seorang wanita, sehingga banyak wanita yang sangat memerhatikan penampilan bibir, entah itu memolesnya dengan pelembap sampai berbagai macam warna lipstik. Tapi tahukah Anda, terkadang tampilan dan warna bibir merupakan tanda bahwa Anda mengalami suatu kondisi kesehatan tertentu? Simak beberapa jenis tampilan dan warna bibir yang mungkin saja Anda alami.

1. Warna bibir berubah menjadi gelap

Salah satu alasan yang membuat warna bibir Anda berubah adalah kebiasaan merokok. Rokok memiliki berbagai jenis bahan kimia berbahaya yang dapat mengubah warna bibir Anda menjadi hitam. Namun jika Anda tidak merokok dan warna bibir menghitam, maka menandakan bahwa Anda mengalami:

  • Anemia adalah kondisi kesehatan yang terjadi akibat kekurangan hemoglobin di dalam tubuh. Sementara hemoglobin berperan dalam memberikan warna merah pada permukaan tubuh, termasuk bibir.  
  • Keracunan berbagai logam yang terkandung dalam kosmetik. Anda harus memerhatikan dengan benar kualitas kosmetik yang Anda gunakan, karena bisa saja di dalam kosmetik tersebut terkandung zat yang berbahaya bagi kesehatan
  • Hiperpigmentasi, terjadi akibat terlalu sering dan lama terpapar sinar matahari. Oleh karena itu lebih baik menggunakan tabir surya khusus bibir untuk mencegah hal ini terjadi.

2. Bibir pecah-pecah

Jangan remehkan kondisi bibir yang sering pecah-pecah, terkadang penyebabnya bukan hanya karena Anda kurang minum atau tidak memakai pelembap pada bibir. Beberapa kondisi kesehatan yang cukup serius juga ditandai dengan bibir yang pecah-pecah, seperti:

  • Pellagra, yaitu kondisi kesehatan yang terjadi akibat kekurangan vitamin B3 atau niasin. Biasanya, gejala yang muncul ketika seseorang mengalami pellagra adalah diare, masalah pada lidah, bibir kering, dan masalah kulit – memerah atau gatal. Pellagra disebabkan oleh kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B3 atau mengalami penyakit infeksi lain seperti peradangan pada usus, sehingga penyerapan vitamin B3 terganggu.
  • Angular cheilitis, merupakan penyakit yang sering menyerang bibir yang ditandai oleh bibir yang pecah-pecah hingga lecet serta produksi air liur berkurang. Menggunakan lipbalm atau pelembap bibir dapat membantu mengatasi gejala bibir pecah yang Anda alami.

3. Bibir membesar dan bengkak

Penyebab utama dari bibir yang bengkak adalah alergi terhadap sesuatu, entah itu makanan, kosmetik, binatang, mengonsumsi obat-obatan, atau hal lain yang pernah berkontak langsung dengan bibir Anda. Namun, terkadang bibir bengkak disebabkan oleh infeksi atau peradangan yang terjadi. Beberapa jenis makanan yang mungkin membuat Anda alergi kemudian menyebabkan bibir bengkak adalah:

  • Kacang-kacangan
  • Kerang
  • Putih telur
  • Berbagai produk susu

4. Bibir yang asalnya merona berubah jadi pucat

Bibir pucat bisa saja menandakan Anda mengalami beberapa masalah kesehatan seperti:

  • Anemia
  • Adanya masalah pada jantung dan pembuluh darah
  • Memiliki kadar gula darah yang rendah atau mengalami hipoglikemia

Jika Anda mengalami beberapa kondisi tersebut, tidak hanya bibir saja yang akan terlihat pucat, tetapi hampir semua permukaan kulit akan mendapati hal yang sama. Lebih baik untuk memeriksakan diri ke dokter apabila gejala ini terus berlanjut dalam beberapa hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit