home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Penyebab Sering Lupa Meski Masih Muda

Berbagai Penyebab Sering Lupa Meski Masih Muda

Menjadi pelupa merupakan suatu hal yang wajar bagi seseorang yang sudah lanjut usia. Pada kondisi tersebut, faktor penuaan seringkali menjadi penyebab sering lupa yang umum terjadi. Meski demikian, beberapa orang yang masih muda pun sering merasa lupa akan berbagai hal. Lantas, mengapa seseorang bisa sering lupa di usia muda? Apakah kondisi ini selalu menjadi tanda dari kondisi medis tertentu?

Mengapa seseorang yang masih muda sering lupa?

Berbeda dengan lansia, penyebab sering lupa di usia muda seringkali berkaitan dengan gaya hidup yang buruk. Ini merupakan penyebab yang paling sering terjadi, dan umumnya bisa teratasi dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Meski demikian, tak dipungkiri, kondisi medis tertentu juga bisa menjadi penyebab sering lupa pada usia muda. Adapun ini merupakan penyebab yang serius dan seringkali membutuhkan perhatian. Untuk dapat lebih mengenali kondisi ini, berikut adalah berbagai penyebab sering lupa pada seseorang yang masih muda:

1. Stres, kecemasan, dan depresi

mental block

Stres, kecemasan, dan depresi memang kerap terjadi pada orang muda. Kondisi ini sering muncul karena faktor pekerjaan, sekolah, hingga masalah dengan keluarga, teman, atau pasangan. Adapun permasalahan tersebut bisa mengganggu konsentrasi, yang juga dapat menimbulkan permasalahan memori.

2. Kurang tidur

Kurang tidur juga kerap dialami oleh seseorang yang masih muda, sehingga seringkali menjadi penyebab sering lupa yang dialaminya. Anda yang masih muda mungkin memiliki segudang aktivitas yang menyita waktu hingga tak cukup tidur atau bahkan kebiasaan screentime sebelum tidur. Adapun kurang tidur bisa menyebabkan perubahan suasana hati dan kecemasan, yang pada gilirannya bisa menimbulkan masalah ingatan.

3. Pola makan yang buruk

Tidak hanya karena stres dan kurang tidur, seseorang yang masih muda juga seringkali memiliki pola makan yang buruk. Mereka mungkin merasa masih sehat, sehingga seringkali mengonsumsi apapun yang disukainya. Padahal, tanpa disadari, mengonsumsi makanan tertentu secara berlebihan justru bisa memperburuk ingatan Anda, seperti makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans.

Pengaruh asupan lemak jenuh dan trans terhadap daya ingat memang tidak begitu diketahui. Namun, dilansir dari Harvard Health Publishing, hubungan antar keduanya mungkin dimediasi oleh gen apolipoprotein E (APOE). Adapun gen tersebut berkaitan dengan jumlah kolesterol dalam darah, dan orang-orang dengan variasi gen ini lebih berisiko terkena masalah memori, termasuk demensia dan penyakit Alzheimer.

4. Mengonsumsi alkohol berlebihan

Seseorang yang masih muda juga bisa sering lupa bila mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Pasalnya, minum terlalu banyak alkohol dapat mengganggu memori jangka pendek, bahkan setelah efek alkohol tersebut hilang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengurangi konsumsi alkohol untuk memininalisir risiko tersebut. Paling tidak, konsumsi alkohol tidak boleh lebih dari dua gelas per hari untuk pria dan satu gelas untuk wanita.

5. Mengonsumsi obat-obatan

obat nyeri saat hamil

Beberapa orang yang masih muda mungkin memiliki kondisi medis tertentu, sehingga perlu mengonsumsi obat-obatan. Pada kondisi ini, obat-obatan yang dikonsumsi bisa menimbulkan efek samping berupa sedasi atau kebingungan (linglung), sehingga menjadi penyebab sering lupa di usia muda. Adapun obat-obatan yang bisa memengaruhi memori manusia, seperti obat antidepresan atau obat tekanan darah tinggi.

6. Masalah tiroid

Hipotiroidisme juga sering menjadi penyebab sering lupa meski masih muda. Ini merupakan kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid. Adapun kondisi tersebut dapat memengaruhi memori serta mengganggu tidur dan menyebabkan depresi, yang semuanya merupakan penyebab seseorang menjadi pelupa.

7. Gangguan kognitif ringan

Masih muda, tetapi sering lupa juga bisa terjadi karena kondisi medis yang disebut dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment/MCI). MCI adalah penurunan fungsi kognitif (kemampuan mengingat dan berpikir) pada seseorang yang kondisinya di luar normal untuk individu seusianya.

Namun, kondisi ini bukanlah demensia dan tidak tergolong parah. Bahkan, penderitanya masih bisa menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana orang normal. Meski demikian, gangguan ini bisa meningkatkan risiko demensia dan penyakit Alzheimer pada masa mendatang.

8. Demensia dan penyakit Alzheimer

Pada kondisi yang serius, sering lupa di usia muda bisa menjadi tanda dari demensia. Meski sering dialami oleh lansia, nyatanya, orang yang berusia muda juga bisa mengalami kondisi medis ini. Adapun penyakit Alzheimer merupakan jenis demensia yang paling umum terjadi pada orang muda, yang memengaruhi satu dari tiga orang yang lebih muda dengan demensia.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

7 common causes of forgetfulness – Harvard Health. Harvard Health. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/7-common-causes-of-forgetfulness-201302225923.

Mild cognitive impairment – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mild-cognitive-impairment/symptoms-causes/syc-20354578.

Mild cognitive impairment (MCI). Alzheimer’s Society. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.alzheimers.org.uk/about-dementia/types-dementia/mild-cognitive-impairment-mci.

Things Forgotten. NIH News in Health. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://newsinhealth.nih.gov/2010/02/things-forgotten.

Depression in young people – Better Health Channel. Betterhealth.vic.gov.au. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/Depression-in-young-people.

Teenagers and sleep – Better Health Channel. Betterhealth.vic.gov.au. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/teenagers-and-sleep.

Boost your memory by eating right – Harvard Health. Harvard Health. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/boost-your-memory-by-eating-right.

Alzheimer Europe – Dementia – Other forms of dementia – Metabolic diseases – Thyroid disorders. Alzheimer-europe.org. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.alzheimer-europe.org/Dementia/Other-forms-of-dementia/Metabolic-diseases/Thyroid-disorders.

What causes young-onset dementia?. Alzheimer’s Society. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.alzheimers.org.uk/about-dementia/types-dementia/what-causes-young-onset-dementia.

Foto Penulis
Ditulis oleh Ihda Fadila pada 05/04/2017
x