home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pusing dan Sakit Kepala Itu Tidak Sama, Ini Tiga Perbedaannya

Pusing dan Sakit Kepala Itu Tidak Sama, Ini Tiga Perbedaannya

Gangguan pada kepala yang sering terjadi adalah sakit kepala dan kepala pusing. Kedua kondisi ini berbeda, tapi masih banyak orang yang keliru membedakan keduanya. Bahkan, ada juga yang mengira bahwa kedua kondisi ini sama. Kekeliruan mengenai perbedaan sakit kepala dan pusing tentu bisa menyebabkan kerancuan diagnosis oleh dokter. Agar hal tersebut tidak terjadi, pelajari apa saja perbedaan pusing dan sakit kepala berikut ini.

Tiga perbedaan kepala pusing dan sakit kepala

Pusing dan sakit kepala merupakan gejala terkait sistem saraf yang paling sering dikeluhkan. Keduanya sama-sama terjadi di kepala dan kerap mengganggu aktivitas harian Anda.

Bahkan, keduanya juga bisa terjadi secara bersamaan, sehingga makin sulit bagi Anda untuk membedakan dua kondisi medis ini.

Meski demikian, ada tiga perbedaan dasar yang bisa menjadi acuan bagi Anda untuk mengetahui apa beda dari pusing dan sakit kepala. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah tiga perbedaan pusing dan sakit kepala yang perlu Anda ketahui.

1. Sensasi yang muncul

Pusing dan sakit kepala memang sama-sama menyerang daerah kepala. Namun, sensasi yang muncul pada kedua kondisi tersebut berbeda.

Seseorang yang pusing akan merasakan sensasi seolah akan pingsan atau goyah, tidak stabil atau mengalami gangguan keseimbangan, dan perasaan melayang.

Bahkan, kondisi ini bisa makin parah bila gejalanya terasa seperti berputar atau kliyengan (vertigo). Tak hanya itu, sensasi ini kadang bisa menimbulkan mual, atau bahkan terjatuh karena kehilangan keseimbangan.

Adapun pusing bisa muncul secara tiba-tiba di seluruh bagian kepala hingga Anda merasa perlu duduk atau tiduran secara tiba-tiba. Biasanya, sensasi pusing akan semakin parah bila Anda berdiri atau berjalan.

Berbeda dengan pusing, sakit kepala umumnya terasa seperti sakit atau nyeri yang tajam, berdenyut, atau tumpul di sekitar kepala, baik itu sebelah (samping kanan atau kiri), kedua sisi, atau di satu titik kepala tertentu.

Terkadang, rasa sakitnya meliputi perasaan nyeri seperti dipukul-pukul atau kepala terasa diikat dengan kencang.

Adapun gejala sakit kepala ini bisa berkembang secara bertahap atau tiba-tiba, yang berlangsung kurang dari satu jam hingga beberapa hari. Rasa sakitnya juga bisa menyebar dari satu titik ke seluruh bagian kepala.

2. Berdasarkan penyebabnya

sakit kepala gejala covid-19

Selain pada sensasi, perbedaan sakit kepala dan pusing juga bisa Anda ketahui dari penyebabnya.

Untuk sakit kepala, penyebabnya tergantung pada jenis sakit kepala yang terjadi. Secara umum, ada dua jenis sakit kepala, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

Sakit kepala primer umumnya terjadi karena aktivitas berlebihan atau adanya masalah pada struktur kepala yang sensitif terhadap nyeri. Selain itu, penyebab sakit kepala primer juga bisa berupa perubahan aktivitas kimia di otak.

Adapun sakit kepala primer tersebut dibedakan kembali ke dalam tiga jenis, yang masing-masing juga memiliki gejala dan pemicu berbeda.

Sementara sakit kepala sekunder terjadi karena ada penyakit lain yang menimbulkan rasa sakit tersebut. Berikut adalah beberapa penyakit dan kondisi medis yang memicu terjadinya sakit kepala sekunder.

Sama seperti sakit kepala sekunder, pusing juga disebabkan oleh kondisi lain yang mendasarinya. Akan tetapi, pusing tidak memiliki perbedaan tipe seperti sakit kepala.

Selain itu, pusing juga sering terjadi akibat masalah pada bagian telinga dan otak yang berfungsi mengontrol keseimbangan tubuh (gangguan vestibular). Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa penyakit atau kondisi yang menjadi penyebab pusing.

Pada beberapa kasus, sakit kepala bisa muncul bersamaan dengan pusing. Kondisi ini biasanya terjadi pada penderita migrain dan cedera otak.

3. Pengobatan yang dilakukan

akupuntur saat hamil

Penyakit atau kondisi yang menyebabkan kedua kondisi tersebut memang berbeda, sehingga pengobatan yang dibutuhkan pun tak sama. Maka, penting bagi pasien untuk memahami perbedaan antara sakit kepala dan pusing, agar pengobatan yang diberikan sesuai dan tepat.

Bila Anda merasakan salah satu kondisi tersebut, maka jangan salah memberikan keluhan Anda kepada dokter. Sebab, bila rasa sakit yang Anda rasakan di antara kedua kondisi tersebut salah, diagnosis dan pemberian obat yang dokter berikan mungkin tidak sesuai.

Lalu, apa perbedaan pengobatan pada keduanya? Pada beberapa kondisi, sakit kepala dan pusing bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis apapun.

Namun, beberapa jenis sakit kepala primer bisa diobati dengan obat pereda nyeri, seperti aspirin, ibuprofen, atau acetaminophen (paracetamol). Selain itu, ada pula jenis obat-obatan lainnya yang mungkin dapat membantu meredakan dan mencegah serangan sakit kepala.

Misalnya, obat beta blocker, obat antikejang, atau obat antidepresan. Selain itu, beberapa pengobatan alternatif, seperti akupuntur untuk sakit kepala, meditasi, dan terapi perilaku kognitif juga bisa membantu mengatasi sakit kepala.

Sementara sakit kepala sekunder biasanya memerlukan tes kesehatan lebih lanjut untuk mendapatkan penyebab sakit kepala yang mendasarinya. Untuk itu, perlu rekomendasi dan konsultasi dari dokter terlebih dahulu untuk mengetahui pengobatan yang tepat.

Begitu juga dengan pusing, Anda mungkin harus melakukan pengobatan sesuai dengan kondisi medis yang mendasarinya. Misalnya, penderita pusing akibat penyakit Meniere mungkin perlu mendapat obat diuretik untuk mengurangi cairan dalam tubuh yang menjadi penyebab pusing.

Bahkan, prosedur operasi juga mungkin saja dokter berikan, seperti labyrinthectomy, untuk mengatasi gangguan vestibular yang sering menimbulkan pusing pada penderitanya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dizziness – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dizziness/symptoms-causes/syc-20371787

Dizziness. nhs.uk. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/dizziness/

Dizziness: What It Is, Causes & Management. Cleveland Clinic. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/6422-dizziness#possible-causes

Headache Causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/headache/basics/causes/sym-20050800

Headaches: Types, Symptoms, Causes, Diagnosis & Treatment. Cleveland Clinic. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9639-headaches

Migraine – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. Mayoclinic.org. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache/diagnosis-treatment/drc-20360207

Which treatment is best for your headaches?. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 22 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-daily-headaches/in-depth/headaches/art-20047375

Cohen, J. M., & Escasena, C. A. (2015). Headache and Dizziness: How to Differentiate Vestibular Migraine from Other Conditions. Current pain and headache reports19(7), 31. https://doi.org/10.1007/s11916-015-0502-3

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui 3 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x