Pusing dan Sakit Kepala Itu Tidak Sama, Ini 3 Perbedaannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gangguan pada kepala yang sering terjadi adalah sakit kepala dan kepala pusing. Kedua kondisi ini berbeda, tapi masih banyak orang yang keliru membedakan keduanya. Kekeliruan mengenai perbedaan sakit kepala dan kepala pusing tentu bisa menyebabkan kerancuan pengarahan diagnosis bagi dokter. Agar hal tersebut tidak terjadi, pelajari apa saja perbedaan pusing dan sakit kepala berikut ini.

Perbedaan kepala pusing dan sakit kepala

1. Sensasi yang muncul

Pusing dan sakit kepala memang sama-sama menyerang daerah kepala. Namun, sensasi yang muncul pada kedua kondisi tersebut berbeda. Seseorang yang merasa pusing akan merasakan sensasi seolah akan pingsan atau goyah (gangguan keseimbangan), kepala terasa berat, penglihatan kabur, dan badan lemas. Bahkan kondisi ini bisa makin parah bila gejalanya menyebabkan seseorang merasa lingkungan di sekitarnya bergerak atau berputar kliyengan (vertigo).

Sementara seseorang yang mengalami sakit kepala, ada denyutan di sekitar kepala, baik itu sebagian (bagian samping kanan atau kiri) atau di lokasi kepala lainnya. Rasa sakitnya meliputi perasaan nyeri seperti dipukul-pukul atau kepala terasa diikat dengan kencang.

2. Berdasarkan penyebabnya

Ada dua jenis sakit kepala, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala utama biasanya disebabkan oleh aktivitas berlebihan atau adanya masalah pada struktur kepala yang sensitif terhadap nyeri dan juga adanya perubahan aktivitas kimia pada otak. Sementara sakit kepala sekunder terjadi karena adanya penyakit lain yang merangsang rasa sakit kepala muncul.

Sakit kepala primer memiliki beberapa tipe, yaitu:

  • Tension headaches (kepala terasa nyeri seperti diikat tali ketat di sekitar kepala)
  • Migrain (sakit kepala sebelah)
  • Cluster headaches (sakit kepala parah yang biasanya terletak di sekitar satu area mata)

Kemudian untuk sakit kepala sekunder, beberapa penyakit dan kondisi yang mendasarinya, yaitu:

  • Glaukoma (kerusakan saraf mata)
  • Keracunan karbon monoksida
  • Penggumpalan darah
  • Tumor otak
  • Mabuk atau keracunan alkohol
  • Dehidrasi
  • Stroke
  • Serangan panik
  • Perdarahan di sekitar otak
  • Influenza (flu)
  • Penggunaan obat sakit kepala berlebihan (rebound headaches)
  • Kekurangan gizi

Sama seperti sakit kepala sekunder, pusing juga disebabkan oleh kondisi lain yang mendasarinya. Akan tetapi, pusing tidak memiliki perbedaan tipe seperti sakit kepala. Pusing bisa dirasakan pada seluruh bagian kepala, tidak cuma di beberapa bagian seperti sakit kepala.

Beberapa penyakit atau kondisi yang menyebabkan pusing, yaitu:

  • Masalah pada telinga bagian dalam (vertigo)
  • Vestibular neuritis (infeksi saraf vestibular)
  • Penyakit meniere
  • Buruknya sirkulasi udara
  • Tekanan darah rendah
  • Penyakit saraf seperti multiple sclerosis dan parkinson
  • Anemia
  • Hipertermia
  • Kadar gula darah rendah
  • Gangguan kecemasan

Dilansir dari Medical News Today, kondisi sakit kepala dan pusing bisa terjadi secara bersamaan. Kondisi ini biasanya terjadi pada migrain, cedera pada otak, dan kadar gula darah yang rendah.

3. Pengobatan yang dilakukan

Penyakit yang menyebabkan sakit kepala dan pusing memang berbeda. Maka, penting bagi pasien untuk memahami perbedaan antara sakit kepala dan pusing, agar pengobatan yang diberikan sesuai dan kondisi akan membaik nantinya.

Bila Anda merasakan salah satu kondisi tersebut, maka jangan salah memberikan keluhan Anda kepada dokter. Sebab, apabila yang rasa sakit yang Anda rasakan di antara kedua kondisi tersebut salah, diagnosis dan pemberian obat yang digunakan mungkin tidak sesuai.

Sakit kepala primer yang ringan bisa disembuhkan tanpa obat. Namun, ada juga yang perlu disembuhkan dengan menggunakan obat pencegah timbulnya nyeri sakit kepala, seperti beta blocker, antidepresan trisiklik, atau agonis reseptor serotonin. Selain itu, beberapa pengobatan alternatif seperti akupuntur, meditasi, terapi perilaku kognitif juga bisa membantu mengobati sakit kepala.

Sakit kepala sekunder biasanya memerlukan tes kesehatan lebih lanjut untuk mendapatkan penyebab sakit kepala yang mendasarinya. Untuk itu, perlu rekomendasi dan konsultasi dari dokter terlebih dahulu. Begitu juga dengan pusing, Anda mungkin harus melakukan pengobatan sesuai dengan kondisi atas penyakit yang mendasarinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cacing pita

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
menghirup debu

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit